Tampilkan postingan dengan label Contoh Pidato. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Contoh Pidato. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

Pidato Bahasa Indonesia Kenakalan Anak Muda


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulilah hirabil alamin wasalatu wasalamu alla asrafil anbiya iwal mursalin waala alii wasahbihi azmain ama badu

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji serta syukur kehadirat Allah subhana watala. salawat serta salam kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW,kepada keluargaNya, sahabat serta kepada kita selaku penganut sunahNya.

Teman-teman dan para guru semua yang saya hormati.

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato yang bertemakan tentang kenakalan dikalangan remaja dewasa ini.

Teman-teman yang saya cintai dan ibu guru yang saya hormati.

Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi ambang batas yang kewajar. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat dipungkuri lagi, kita dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang melalui media elektronik atau kita melihatnyalangsung di lingkungan sekitar kita.

Teman-teman yang saya cintai dan ibu guru yang saya hormati.

Hal tersebut bisa terjadi karena adanya faktor-faktor menunjang akan perubahan prilaku dikalangan remaja, sebagai contoh :
- kurangnya kasih sayang orang tua.
- kurangnya pengawasan dari orang tua.
- pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
- peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.
- tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.
- dasar-dasar agama yang kurang
- tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya
- kebebasan yang berlebihan
- masalah yang dipendam

Teman-teman yang saya cintai dan ibu guru yang saya hormati.

Ada beberapa cara yang mungkin bisa jadikan usaha untuk mengatasi dan mencegah kenakalan dikalangan remaja, Khususnya buat diri kita sendiri agar tidak ikut terjerumus kedalamnya, diantaranya:
- Perlunya pendidikan agama sejak dini yang rutin yang berguna untuk mempertebal keimanan diri kita sendiri.
- Mentaati nasehat - nasehat yang telah kita terima khususnya dari orang tua kita atau dari orang lain (guru, orang yang lebih berpengalaman atau teman-teman kita).
- Jangan terpancing untuk mencoba hal-hal yang menurut agama dan dan hukum dianggap salah.
- Mempunyai konsep hidup yang benar.
- Menyusun rencana masa depan dengan untuk kehidupan dan masa depan yang baik.

Teman-teman yang saya cintai dan ibu guru yang saya hormati.

Tidak ada hal yang terindah dalam hidup ini selain kita mengisi dan menjalani hidup ini dengan ha-hal yang baik.

Teman-teman yang saya cintai dan ibu guru yang saya hormati. Akhir kata dari saya, terima kasih atas semua perhatiannya.

Wss. Wr. Wb


Jumat, 14 September 2012

Pidato Bahasa Indonesia Tema Cintai Bumi Indonesia


LESTARIKAN BUMIKU

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang saya cintai,
Melalui sebuah momen yang sangat tepat ini, perkenankan saya menyampaikan pidato dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, untuk dijadikan renungan bagi Saudara-saudaraku semua. Namun sebelumnya marilah kita memanjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan YME atas segala limpahan rahmatNya sehingga kita dikaruniai kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di tempat ini.

Saudara-saudaraku,
Hampir setiap hari kita mendengar berita tentang adanya penebangan-penebangan liar yang membabi buta yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak punya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Sungguh hati ini merasa sangat prihatin atas kebiasaan buruk yang dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan bisnis kemudian mengesampingkan kelestarian hutan yang merupakan titipan anak cucu kita nanti.
Berapa ribu meter kubik kayu telah mereka jarah. Sementara setelah itu mereka tinggalkan lahan yang sudah sedemikian kritis yang sangat membahayakan saudara-saudara kita yang lain dengan kemungkinan bencana banjir yang siap mengancam setiap saat.

Saudara-saudaraku,
Sadarlah, bahwa lingkungan kita ini merupakan sebuah sistem yang saling terkait antara yang satu dengan yang lain. Jika salah satu bagiannya kita rusak maka bagian yang lain juga akan merasakan akibatnya.

Maka dari itu, sudahilah kegiatan merusak hutan, penebangan liar dan pembabatan hutan yang hanya mementingkan aspek bisnis tanpa mau peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Lestarikan lingkungan kita sebagai wujud syukur kita kepada Sang Maha Pencipta. Berikan hak-hak anak cucu kita berupa alam yang lestari untuk kelangsungan hidup segenap komponen alam.

Terima kasih atas perhatian Saudara-Saudaraku. Sekian.

Senin, 27 Agustus 2012

Pidato Panitia Peringatan HUT RI



Selamat malam dan salam sejahtera bagi yang tidak seiman dengan kami.

Yang kami hormati Bapak Kepala Kelurahan ...................... Bapak ............................beserta jajaran Muspika Kecamatan  ..........................., yang kami hormati Bapak Ketua RW ...... beserta Bapak-bapak Ketua RT se wilayah Rw ......., yang kami hormati Bapak-bapak, Ibu-Ibu, Rekan-rekan pemuda, Saudara-saudara tamu undangan dan hadirin yang berbahagia.

Terlebih dahulu marilah kita bersama-sama mensyukuri atas segala nikmat rahmat dan karunia Allah swt Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah diberikan kepada kita, sehingga kita pada malam ini bisa berkumpul semua disini dalam acara malam hiburan memperingati HUT RI ke 67 dalam keadaan sehat wal afiat tiada halangan apapun juga.

Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di hari akhir. Amin.

Saudara-saudara sekalian dan hadirin yang kami hormati!
Perkenankan kami mewakili seluruh rekan-rekan panitia Peringatan HUT RI ke 67 menyampaikan pertama ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat di wilayah Rw ..... ini yang telah memberikan sumbangsih berupa materiil dan spiritual sehingga dapat terlaksananya berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke 67 di wilayah Rw ....... ini mulai dari malam tasyakuran, lomba-lomba serta malam panggung hiburan saat ini, mudah-mudahan amal kebaikan Bapak Ibu Saudara semuanya mendapat pahala yang setimpal dari Allah swt. Amiin. Kedua kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan ini. Juga tak lupa atas nama panitia kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan acara ini banyak terdapat kekurangan yang kurang berkenan di hati para hadirin sekalian.

Harapan panitia semoga kita bersama-sama dapat  mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif menuju lingkungan yang aman, damai, tentram.

Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan yang baik ini, kurang dan lebihnya kami mohon maaf. Dirgahayu kemerdekaan RI yang ke 67, selamat berjuang, selamat mengisi kemerdekaan dan Merdeka… merdeka … merdeka ….

Akhiru kalam.



Senin, 18 Juni 2012

Pidato Halal Bihalal (Pidato Idul Fitri) Bahasa Jawa



السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ لله الذى اَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ اْلاِيْمَانِ وَاْلاِسْلاَمِ. وَاَوْ جَبَّ عَلَيْنَا بِالصَّلاَةِ وَالصَّيَامِ. وَأَمَرَ نَا بِالاِّ تِّحَادِ وَصِلَةِ ا ْلاَرْحَامِ. وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ ا ْلاَنَامِ. وَعَلَى اَلِهِ واَصْحَا بِهِ الْكِرَامِ. أ مّا بعد. مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَا ئِزِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّ وَمِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ.

Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin sekalian ingkang kulo hormati !
Langkung rumiyin kulo muji syukur Alhamdulillah dateng Alloh SWT, ingkang sampun paring Rohmat shoho ni’mat, sehingga kulo lan panjenengan saget pepanggihan wonten meniko majlis, dalam rangka “bersilaturrohim”, utawi resepsi “Halal bi halal” kanti keadaan sehat wal afiat, sami ugi sehat lahiriah, utawi batiniyah.



Kaping kalihipun Rohmat Ta’dzim dan salam bahagia Alloh, mugio tetep dipun limpahaken dateng kanjeng Nabi Muhammad SAW, shoho poro ahli keluarga lan sahabatipun.
Poro Bapak, poro Ibu, Hadirin sekalian !
Wonten ing saat meniko kito sampun manggihi wulan syawal malih. Kranten wonten ing wulan sakderengipun yakni wonten ing wulan Romadhon kito sampun sukses nindakaken ibadah puasa sebulan penuh. Kanti menambah amalan-amalan ibadah lintunipun kados dene sholat tarowih, tadarus Al-Qur’an lan sanesipun. Lan ugi wonten akhiripun wulan Romadhon kita tutup mawi Zakat Fitrah kanti harapan kulo mugi-mugi nopo ingkang kito laksanakaken wonten ing wulan Romadhon kolo wahu minongko dados amal ingkah sholeh. Ingkang mbuahaken amalan-amalan ingkang sahe wonten wulan-wulan sakterusipun, sehinggo saget ndadosaken fitrah utawi lambang kesucian, wonten ing manah kito sedoyo.
Poro Rawuh ingkang kulo hormat !
Kranten hikmah nindaaken ibadah poso meniko disamping kito ninda’aken perintahipun Allah SWT kanti ngeker hawa nafsu wonten ing siangipun wulan Romadhon, meniko ugi kito saget ngraosaken betapa sedih lan gelisahipun si Fakir-Miskin ingkang wonten ing saben dintenipun selalu ditimpa kekurangan dahar, ngunjuk, shoho keluhan lan kelemahan tenogo, ingkang akhiripun kito timbul roso belas kasihan kito dateng Fakir Miskin, sehinggo kito purun nafkahaken sebagian harta benda kito kangge shodaqoh dateng Fakir-Miskin kolo wahu.
Poro hadirin ingkang kulo hormati ! menawi kito mboeten purun nglampahi ibadah puoso, berarti kito meniko gesang nuruti kemauan howo nafsu lan kemauan weteng utawi dados Abdul butun alias hamba perut, selalu dikuasi Howo Nafsu. Setiap hari selalu dalam pemborosan, mangan ngumbe sak katahipun, selalu berlebih-lebihan, melampauai batas tanpa mengukur kekuatanipun. Padahal, Alloh dawuh wonten Al-Qur’an :
كُلُوْ وَاشْرَبُوْا وَلاَ تُسْرِ فُوْا إِنَّ الله لاَ يُحِبُّ الْمُشْرِفِيْنَ
Ingkang artosipun :
Mangano siro kabeh lan ngumbiho. Lan ojo ngliwati bates. Saktemen Alloh ikut ora demen marang wong kang ngliwati bates

Poro Bapak, poro Ibu, hadirin sekalian !
Sak meniko sampun dugi wulan syawal, wulan ingkang penuh dipun rameaken lan dipun meriahaken dening sedoyo umat Islam. Kranten ing wulan menikolah saat meledakipun kegembiraan ingkang penuh harapan menuju kearah hidup baru gesang ingkang langkung sahe, katimbang wulan ingkang berlalu.
Pramilo monggo kesempatan wulan syawal meniko kito ginaaken kangge bersilaturrohim, mempererat tali persaudaraan antara keluarga, famili, konco-konco lan sanak, shoho sederek seagomo lan seperjuangan. Mungkin wonten ing saat-saat ingkang berlalu terjadi kesalahan-kesalana utawi sering melakukan hal-hal ingkang mboten nyekecoaken manah. Sering timbul rasa iri, dengki, buruk sangka, mangkel-mangkelan lan sanesipun.
Pramilo saat meniko kito bucal, kito lenyapaken mawi berjabatan tangan, kito isi kanti halal bihalal, saling maaf memaafkan lahir lan batin.
Monggo kito ndugeni, kito panggihi sanak keluarga, sahabat karib, tiyang sepuh kito, guru-guru kito, kanti bersilaturahim, supados gesang kito meniko angsal berkah sangking Alloh SWT. Kanjeng Nabi sampun dawuh :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَاءَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artosipun :
Sing sopo wonge pengin diluasne rizkine, lan didawakne (di berkahi) umure, mongko becik silaturrohmi (nyambung sanak sedulure)”

Poro Bapak, Poro Ibu hadirin sekalian !
Dados wal hasil wonten ing kesempatan wulan Syawal meniko, monggo kito tingkataken mutu pendidikan lan praktek, utawi mewujudkan sedoyo amal ingkang saget mbeto bahagia, sejahtera wonten ing duniyo lan akhirat. Mengingat kata penyair :
إِذَا فَتَنِى الْيَوْمُ وَلَمْ أَكْتَسِبْ عِلْمً* وَلَمْ أَصْنِغْ يَدًا فَمَا ذا كَ مِنْ عُمْرِى
Ingkang artosipun :
Naliko wis ngliwati aku sijining dino, lan aku durung ngasilken ilmu pengetahuan, lan durung ngasilaken pekerjaan tangan, Mongko opo gunane umurku ing dino iku”
Poro hadirin sekalian !
Sesuai kalian kata syair kasebut, monggo kito berusaha ningkataken pendidikan dateng putri-putri kito generasi mendatang, supados dados generasi ingkang berguna lan berjasa, ingkang sanggup dibebani seribu macam tugas, saking agomo, bangsa lan negoro. Kranten generasi meniko ingkang menentukan masa ingkang bade dateng. Kata penyair malih :
لَقَدْ غَرَ سُوْا فَا ءَ كَلْنَا وَإِنَّنَا * لَنَغْرِسُ حَتَّى يَأْ كُلَ النَّاسُ بَعْدَ نَا
Ingkang artosipun :
Sa’temen wong-wong sakwuse kito wis podo nandur jasa, lan kito sing mangan jasane. Lan yektine kito ugo nandur jasa supaya wong-wong sing sak wusi kito biso mangan jasa kito (metik jasa kito)”

Poro rawuh ingkang kulo hormat !
Kintenipun cekap semanten atur kulo, sedoyo kelepatan nyuwun pangapunten.
مِنَ الْعَا ئِدِيْنَ وَالْفائِزِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّ وَمِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته

Minggu, 17 Juni 2012

Pidato Peringatan Bulan Rajab (Bahasa Jawa)



السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى جَعَلَ إِسْرَاهُ مِنْ مَكَّةَ اِلَى بَيْتِ الْمُقَدَّسِ فِى لَيلَةِ الْكُبْرَآ. وَاَرْسَلَهُ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا وَدَا عِيًا إِلَى اللهِ بِإِذْنِهِ سِرَاجًا وَمُنِيْرًأ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَفْضَلِ الْوَرَى وَعَلَى اله وَاَصْحَابِهِ صَلاَةً وَسَلاَمً كَثِيْرًا أمّا بعد
فقال الله تعالى فى القر ان الكريم :

Dumateng poro Bapak, poro Ibu soho hadirin ingkang kulo hormati.
Sakderengipun kulo matur ingkang bade kulo aturaken mangke, langkung rumiyin kulo muji syukur Alhamdulillah dateng ngersanipun Alloh SWT. Shoho nyuwunaken tambahipun Rohmat lan salam bahagia Alloh mugio tetep dipun limpahaken dumateng junjungan kito Nabi Muhamamd SAW, shoho poro ahli keluargo lan sahabatipun.


Poro hadirin sedoyo ingkang kulo mulyakaken !
Pengajian ing saat meniko dalam rangka memperingati dinten ulang tahun Isro’ Mi’roj ipun junjungan kito Nabi Besar Muhamamd SAW. Kini kembali mengenai hal-hal historis revolusi fisik, utawi sejarah perjuanganipun Rosululloh SAW, ingkang panjenenganipun tepat tanggal 27 Rojab tahun 571 M. Dipun aturi kalian Malaikat Jibril, nindaaken perintahipun Alloh SWT, dipun Isro’aken utawi dipun lampahaken dalu, awit saking Masjidil Harom (Mekkah) ngantos Masjidil Aqsho (Palestina). Selajeng dipun Mi’roj aken saking Masjidil Aqso minggah dateng langit ngantos Syidrtoul Muntaha. Ingkang perlunipun dipun sumerapaken dateng pinten-pinten tanda kekuasa’anipun Alloh SWT, shoho nampi kewajiban ibadah sholat gangsal wekdal. Hal meniko dipun jelasaken wonten Al-Qur’an surat Bani Israoil ayat 1 ingkang surasosipun mekaten :

Ingkang artosipun :
Maha suci Allah ingkang nglampahaken dateng hambanipun wonteng ing wekdal dalu, saking Masjidil Harom dateng Masjidil Aqso kang ingsun berkahi kiwo tengene, sa’perlu ingsun tunjukne sebagian tanda-tanda kekuasaan Ingsun. Saktemene Alloh iku Maha Mendengar lan Maha Mengetahui
Poro hadirin ingkang kulo hormati !
Kanti pengajak kulo monggo kanti wontenipun peringatan Isro’ lan Mi’roj meniko, kito tingkataken segala bidang, Monggo Pak, Bu, warga umat Islam, ,lewat peringatan meniko, kito tingkataken No. 1 Bidang Ubudiyah urusan ibadah dateng Alloh SWT, ingkang maksudipun sak sampunipun peringatan Rojabiyah meniko, sampun ngantos wonten tiang ingkang ngaku agamane Islam, anangeng ibadahe taksih plintunan, utawi namun asal kober, menawi boten kober boten ibadah. No. 2 Niat bantu program pemerintah, dalam rangka meratakan pendidikan utawi mencerdaskan Bangsa ingkang maksudipun, saksampunipun peringatan Rojabiyah nimu sampun ngantos wonten umat Islam sing taksih lolak-lolok utawi taksih dereng sadar hidup berorganisasi, hidup bermasyarakat, lan hidup bergotong royong lewat jam’iyah-jam’iyah. Lewat pengajian-pengajian kito saluraken santapan rohani supados umat Islam ngertos endi barang sing Halal, lan endi barang sing Haram. No. 3 Niat demi terwujudipun Akhlaqul Karimah, mewujudkan sopan santun, toto kromo, ingkang maksudipun supados umat Islam saget sesuai antara ucapan lan perbuatan. Sampun ngantos Islam namung dumel akon-akon thok, nanging tumindha’ipun boten sesuai. Mangane boten diatur coro Islam, pergaulane boten diatur coro Islam, nek pados rizki boten diatur coro Islam, meniko sampun ngantos terjadi. No. 4 Niat demi wujudipun pengamalan wajib ingkang dados rukunipun agami Islam. Terutama pengamalan wajib ingkang dados intinipun utawi hasilipun Isro’ Mi’roj meniko ingkang sampun dipun kumndangaken setiap waktu, wonten masjid-masjid, utawi saben-saben mushollah.
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةْ
…………. nopo BU…? Inggih meniko sholat gangsal wkedal.
M bok menawi wonten Umat Islam sing dereng nglampahi sholat, mugu-mugi enggalo dipun paringi hidayang dening Alloh. Amergi sholat meniko merupakan barometer utawi alat pengukur dateng pengamalan kito sedoyo. Tegesipun pengamalan kito sedoyo saget sahe utawi boten meniko dipun ukur utawi dipun tingali, kalihan anggenipun ngalmpahi sholat. Kranten dawuhipun Alloh wonten Surat Al-Angkabut, ayat 45 :

Artosipun :
Sholat iku saget mencegah sangking perbuatan keji lan mungkar
Poro Bapak, poro Ibu, Hadirin sedoyo pramilo monggo urusan ibadah meniko dipun tingkataken ingkang sa’estu, terutami dumateng putra-putri kito utawi generasi kito sedoyo, meniko kito didik, kito wulang, lan kito arahaken dateng urusan ibadah, sampun ngantos kito umbar, mboten kito arahaken, supados mangke dados generasi ingkang saget berguna tumrap agomo, bongso lan negoro.
Kranten lare meniko saget sahe utawi awon tergantung tiyang spuhipun ingkang mendidik. Dawuhipun bapak kiai :
Senajan wadah gede isi gemuk oli. Panggonane ono ngisro ora aji

Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin sedoyo
Nopo maleh wonten ing zaman akhir meniko katah sanget pengaruh-pengaruh sangking arus gamebyaripun dunyo, katah iman ingkang podo kenter ketendang banjir kepuntir-puntir ilmu agama boten kepikir, maksud kulo, banjir kebudayaan-kebudayaan ingkang merusak mental umat Islam.
Kanjeng Nabi naliko Mi’roj sampun diparingi gambaran-gambaran ingkang dados lambang ingkang bade terjadi wonten ing dunyo meniko. Termasuk kanjeng Nabi dipun sumerepi tiyang estri ingkang ayu….teng pinggir dalan celuk-celuk dateng kanjeng Nabi, tapi piambakipun boten mandeg, slajeng dipun tanggledaken dateng Malaikat Jibril, Jibril maringi penjelasan, bilih meniko lambangipun dunyo sak isine, kok menawi panjenengan wahu mandek, tentu umat panjenengan bade milih dunyo sak isine, ninggal perkoro akhirot.
Pramilo meniko manggo manah kedah dipun gembleng, dipun isi iman ingkang kuat mugi-mugi kulo panjenengan benjang sagedo wilujeng dunyo lan akhirat. AMin yaa Robbal a’alamin. Cekap semanten aturan kulo, sedoyo kelepatan nyuwun angunging pangapunten.
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته

Jumat, 15 Juni 2012

Pidato Bahasa Indonesia tema Menggapai cita-cita

http://forum-buku.blogspot.com/search/label/Contoh Pidato
Assalamu’alaikum wr.wb.

Bapak-ibu guru yang saya hormati
Anak-anakku seluruh siswa ......................... yang bapak banggakan

Puji dan syukur pertama-tama marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul di pagi yang cerah ini dalam keadaan sehat wal’afiat.



Ketika masih kecil masih ingat dalam angan-angan bapak, beberapa orang pernah bertanya, apa cita-citamu setelah besar nanti;

Yang tergambar dalam benak bapak ketika ditanya seperti itu adalah “terbayang bahwa bapak menjadi seseorang yang begitu membanggakan, dikagumi banyak orang dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain, inti-nya jadi orang yang begitu heroik dan mulia".

Yang mungkin angan-angan itu hamper sama antara satu orang dengan orang lainnya, yang membedakan adalah konsep dan terjemahan-nya untuk menjadi apa, akhirnya ada jawaban yang berbeda menurut padangan dan pola pikir masing-masing.

Kalian juga mungkin pernah ditanya oleh beberapa orang dengan pertanyaan yang persis seperti yang dilontarkan kepada bapak. Diantara kalian mungkin ada yang ingin menjadi Dokter, Tentara, Polisi, Hakim, Jaksa, Guru, Presiden, Menteri dan sebagainya. Dimana semua itu ada sebuah bentuk manifestasi dari sebuah keinginan dan angan-angan dimasa kecil.

Mungkin suatu saat kalian akan menemukan sebuah kenyataan bahwa tingginya cita-cita akan semakin tinggi juga tingkat keberhasilan seseorang.

Dalam mewujudkan cita-cita tersebut asalkan kita berupaya dengan segala kesungguhan hati dan keteguhan jiwa tentu cita-cita bukan satu yang rumit dan merupakan perwujudan dari keleluasaan serta kedewasaan berpikir.

Memang tidak ada yang mudah, tetapi sudah pasti semua itu mungkin di capai oleh siapapun termasuk kalian. Sudah banyak informasi yang menceritakan kesuksesan seseorang padahal terkesan hal itu tidak mungkin ia capai tetapi fakta berkata lain.

Mereka mampu mewujudkan cita-cita mereka. Karenanya kokoh kan cita-cita kalian jangan sampai berubah meskipun pada kenyataannya sangat mustahil untuk kalian gapai. Biarkan saja kenyataan sekarang pahit namun cita-cita kalian tidak boleh tergoyahkan dan biarkan nyala di kepala kalian.

Anak-anakku seluruh siswa .........................  yang bapak banggakan.
Hal-hal yang bisa kalian lakukan dalam mewujudkan cita-cita tersebut adalah :
1. Yakin dan Percaya, dengan selalu ingat dan berserah diri pada Tuhan Yang Maha Esa yang disertai dengan usaha dan tindakan.

2. Tahu Kemampuan Diri, cita-cita kadang tidak tercapai karena terlalu memaksakan diri tidak dapat melihat kemampuan kita sampai dimana, kita harus menyadari akan kelebihan dan kekurangan kita sehingga dalam menetapkan langkah dalam mencapai cita-cita tidak akan salah.

3. Berpikir Luas, dengan ikhlas hati mau menerima nasehat dan petuah sehingga semakin menambah wawasan kita dalam menetapkan cita-cita tersebut.
4. Belajar dari pengalaman, karena pengalaman adalah sesuatu yang berharga dan merupakan guru yang baik dalam kehidupan, maka manusia harus bisa dan mempu mengambil hikmah dari apa yang telah dilakukan dimasa lalu, sehingga dapat menentukan arah yang tepat dalam menggapai cita-cita tersebut.

5. Jangan putus asa, tidak setiap cita-cita dan keinginan itu berhasil, maka kita harus tahu diri dan tidak cepat berputus asa, karena putus asa akan menghancurkan cita-cita itu sendiri, kegagalan anggaplah sebagai suatu keberhasilan yang tertunda.

6. Jangan Lengah, untuk mencapai suatu keberhasilan dalam hidup hendaknya kita selau waspada dengan bersikap siap dan tanggap dalam berbagai hal, kesempatan itu ibarat kekasih, hanya orang yang selalu memperhatikan yang dihampiri, namun jika kita terlambat akan disambut yang lebih tanggap dan siap, dan perlu diingat bahwa kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya.

7. Ingat jasa orang lain, dalam hidup ini kita tidak dapat berjalan sendiri tentunya harus interaksi sama orang lain, dan tidak akan mungkin kita berhasil tanpa bantuan dari orang lain, maka sekecil apapun bantuan dari orang lain itu kita mesti selalu mengingat dan mengenangnya yang dikemudian hari pasti akan bermanfaat.

Jika tujuh hal diatas kalian mampu melaksanakannya, dengan sepenuh hati disertai dengan ke-ikhlas-an dan kepasrahan pada Yang Maha Kuasa, maka cita-cita kalian yang didamba-dambakan akan bisa terwujud. Hanya tinggal menunggu waktu.

Semoga kalian diberi kekuatan untuk terus maju setahap demi setahap dalam menggapai cita-cita kalian. Sekian dulu dari bapak. Semoga apa yang bapak sampaikan dapat bermanfaat buat kita semua. Mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan.

Wassalamu’alaikum wr.wb.