Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Maret 2010

Efek dari anggota public, protected dan private dalam pewarisan

1. Apa yang dimaksud dengan pewarisan ?
2. Apa efek dari anggota public, protected dan private dalam pewarisan ?
3. Dapatkan konstruktor dan destructor dibuat dalam pewarisan ?

Jawab :

1. Pewarisan adalah kemampuan suatu objek atau kelas untuk mewariskan sifat-sifat yang terdapat di dalamnya ke kelas atau objek turunannya.
2. Efek public, private, dan protected dalam pewarisan :
Apabila kelas diturnkan sebagai public dari kelas induknya, maka :
- Bagian public yang terdapat pada kelas induk tetap akan menjadi bagian public pada kelas turunannya.
- Bagian protected yang terdapat pada kelas induk tetap akan menjadi bagian protected pada kelas turunannya.
- Bagian private yang terdapat pada kelas induk, tetap tidak akan dapat diakses oleh kelas turunannya.
Apabila kelas diturunkan sebagai private dari kelas induknya, maka :
- Bagian public yang terdapat pada kelas induk akan menjadi bagian private pada kelas turunannya.
- Bagian protected yang terdapat pada kelas induk akan menjadi bagian private pada kelas turunannya.
- Bagian private yang terdapat pada kelas induk, tetap tidak akan dapat diakses oleh kelas turunannya.
3. Dapat, hanya saja pada konstruktor harus disebutkan semua kelas induknya.

Tugas Kuliah OOP : Object Sebagai Parameter

1. Apa yang dimaksud dengan object sebagai parameter?
2. Dapatkah anggota data bersifat statis?

Jawab :
1.Maksudnya adalah Objeck yang akan dilewatkan secara standar yaitu dengan menggunakan metode pass by value (dikirimkan berdasarkan nilai). Hal ini sebenarnya bertujuan untuk mengakses suatu data (yang bersefat public) di dalam sebuah kelas dimana pemrosesannya dilakukandidalam fungsi luar (bukan member function).
2.Dapat, yaitu dengan cara menambahkan keyword static di depan pendeklarasiannya.

Proses Padding

Proses padding adalah proses penambahan byte-byte dummy berupa karakter NULL pada byte-byte sisa yang masih kosong pada blok terakhir plaintext, sehingga ukurannya menjadi sama dengan ukuran blok penyandian. Byte terakhir kemudian diisi dengan suatu informasi mengenai ukuran file pada blok terkahir.
Ukuran arsip yang akan disandikan sebagian besar tidak merupakan kelipatan ukuran blok penyandian. Hal ini menhakibatkan blok terkahir mungkin akan memiliki ukuran yang lebih kecil dari blok penyandian. Karena pada Block Cipher mengharuskan blok yang akan disandikan memiliki panjang yang tetap maka pada blok terakhir tersebut harus ditambahkan byte-byte tertentu sehingga ukurannya menjadi sama dengan ukuran blok penyandian.

Algoritma Kriptografi

Berdasarkan kunci yang dipakai, algoritma kriptografi dapat dibedakan atas dua golongan, yaitu :
a. Symmetric Algorithms
Algoritma kriptografi simeteris atau disebut juga algoritma kriptografi konvensioanl adalah algoritma yang menggunakan kunci untuk proses enkripsi sama dengan kunci untuk proses dekripsi.
Algoritma kriptografi simeteris dibagi menajdi 2 kategori yaitu algoritma aliran (Stream Ciphers) dan algoritma blok (Block Ciphers). Pada algoritma aliran, proses penyandiannya berorientasi pada satu bit atau satu byte data. Sedang pada algoritma blok, proses penyandiannya berorientasi pada sekumpulan bit atau byte data (per blok). Contoh algoritma kunci simetris yang terkenal adalah DES (Data Encryption Standard).

b. Asymmetric Algorithms
Algoritma kriptografi nirsimetris adalah algoritma yang menggunakan kunci yang berbeda untuk proses enkripsi dan dekripsinya. Algoritma ini disebut juga algoritma kunci umum (public key algorithm) karena kunci untuk enkripsi dibuat umum (public key) atau dapat diketahui oleh setiap orang, tapi kunci untuk dekripsi hanya diketahui oleh orang yang berwenang mengetahui data yang disandikan atau sering disebut kunci pribadi (private key). Contoh algoritma terkenal yang menggunakan kunci asimetris adalah RSA dan ECC.

Rabu, 10 Februari 2010

Bus clock atau FSD (front side bus)

Bus clock adalah lebar jalur transfer data pada profesor yang berfungsi mengirim data dan mengambil data dari komponen komputer.
FSD (front side bus) sering digunakan dengan istilah PC.

Disingkat dengan FSB. Kecepatan bus atau jalur yang menghubungkan antara prosesor dengan motherboard, lebih tepatnya antara prosesor dengan chip north bridge pada motherboard. Sebagai contoh, processor Pentium 4 memiliki FSB sebesar 400 MHz (4 x 100 MHz) sedangkan AMD Athlon Thunderbird memiliki FSB 266 MHz (2 x 133 MHz).

Kamis, 10 Desember 2009

Ciri Algoritma dan Program yang Baik

Algoritma sebagai kumpulan langkah-langkah dikatakan sebagai algoritma yang baik jika memiliki kriteria sebagai berikut:
1. setiap langkah yang ada pada algritma harus definite (jelas dan pasti). Sebagai contoh jika n mod 2 = 1 maka n adalah bilangan ganjil. Ini adalah sebuah pernyataan yang jelas dan pasti. Berbeda dengan pernyataan ganjil ?. Pernyataan yang kedua adalah pernyataan yang tidak jelas karena tidak didefinisikan apakah yang ganjil.

2. algoritma atau program minimal memiliki sebuah output. Program atau algoritma yang tidak memiliki output tidak akan dapat diketahui hasil dari penyelesaian masalah.

3. Harus ada stoping criteria yaitu kondisi yang membuat program tersebut berhenti. Jika program tidak memiliki stoping criteria maka program tidak dapat berhenti yang dapat mengakibatkan komputer hang.

Minggu, 29 November 2009

Perbedaan antara Graph dan Pohon (trees)

Graph terdiri dari node-node yang menunjukkan keadaan yaitu keadaan awal dan keadaan baru yang akn dicapai dengan menggunakan operator. Node-node dalam graph keadaan saling dihubungkan dengan menggunakan arc (busur) yang diberi panah untuk menunjukkan arah dari suatu keadaan ke keadaan berikutnya. Sedangkan struktur pohon digunakan untuk menggambarkan keadaan secara hirarkis. Pohon juga terdiri dari beberapa node. Node yang terletak pada level 0 disebut dengan nama “akar”. Node akar menunjukan keadaan awal yang biasanya merupakan topik atau obyek.
Node akar ini terletak pada level ke nol. Node akar memiliki beberapa percabangan yang terdiri atas beberapa node successor yang seriong disebut dengan nama “anak” dan merupakan node-noed perantara. Namun jika dilakukan pencarian mundur , maka dapat dikatakan bahwa node tersebut memiliki predecessor. Node-node yang tidak memiliki anak sering disebut dengan nama node “daun” yang menunjukkan akhir dari suatu pencarian, dapat berupa tujuan yang diharapkan atau jalan buntu.

Perbedaan lainnya antara lain :
Pada proses graph keadaan dimungkinkan pencarian node yang terus berulang dan bentuyk graph ini juga cukup sulit untuk direpresentasikan sementara dengan trees kemungkinan adanya proses pelacakan suatu node secara berulang, bisa dihindari, dan sangat mudah untuk direpresentasikan.