Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juli 2012

KEMBALILAH CINTA

KEMBALILAH CINTA

Perempuan berjilbab putih diam dalam gamangnya
Kau hadir menyapa fajar dikelopaknya
Penantian itu hadir menjemputnya
Wajah berbinar lelah menghampirinya
Aku hadir kekasihku aku datang sapanya

Senyum bahagia hadir menyusup malam
Menghilangkan sepi sepi yang kelam
Menorehkan impian diiringi kalam
Menggantungkan harapan silam
Cium tangan penghantar salam
Aku hadir kekasihku semalam 
 
Laki laki gagah dengan seribu harapan
Menghapus kesunyian memberi tanggapan
Penantian yang sempurna mampu menghadang topan
Genggam tanganmu adalah janji bukan anggapan
Kau pinang hatiku bukan isapan

Senyummu laksana embun dipagi buta
Meluluh lantakkan jiwaku hingga rata
Cinta tulusmu dan setiamu nyata
Jaga hatiku jaga cinta kita semata
Di stasiun itu kau berjanji untuk kita 

Kususuri hari hariku tanpa hadirmu
Tapi aku tahu kau disana menantiku
Menapaki malam malamku tanpa tawamu
Namun aku yakin kesempurnaan itu milikku
Kurendai dawai dawai rindu hanya untukmu
Hingga mentari hadir menyambut kembalimu 

Detik demi detik berlalu tanpa tersisa
Airmata kerinduan dan kesepian tanpa terasa
Jangan biarkan serpihan ini sirna tanpa sisa
Berharap akan tibanya masa
Bertahan akan gemuruhnya asa

Untuk sekedar mendengar desah nafasmu
Untuk sekedar kugenggam ujung jarimu
Tertatih kusuri sepi tanpa wangimu
Kembalilah cinta aku menantimu
Hempaskan pedih dalam damaimu

Sabtu, 30 Juni 2012

YA ALLAH ,,, AKU INGIN MENJADI WANITA SHALEHAH

Ketika seseorang ingin merubah hidupnya, ingin merubah caranya berkata, ingin merubah kepribadian dan ingin merubah bagaimana ia harus bersikap. Ada banyak sekali hal yang membuatnya berfikir hingga ratusan bahkan ribuan kali. Apa yang kiranya menjadi beban didalam hatinya?
Lamat-lamat pertanyaan seperti itu sering sekali datang dalam hati dan diri saya sendiri. Saya yang disangka orang baik ini masih saya suka
menipu. Menipu diri sendiri, menipu hati, menipu tingkah laku, menipu jiwa juga menipu tentang kejujuran.
Saya yang selalu berkata lebih dan melebih-lebihkan, saya yang selalu membuat orang lain menganggap diri saya baik, saya yang selalu ingin marah kepada diri saya sendiri ketika hal itu terjadi. Saya merasa saya adalah seorang cewek yang masih memiliki sikap yang sembrono. sikap yang selalu merugikan diri saya. Secara tidak langsung, saya telah membuat diri saya sendiri sebagai hal yang biasa.
Tidakkah harus begitu berharganya seorang wanita didepan siapapun? Tidakkah seorang wanita itu harus bisa menjaga dirinya, perkataannya, hatinya, cara berpakaiannya, tubuhnya, pikirannya. Tidakkah seorang wanita itu harus memulai kebaikan dari dirinya sendiri? Dan mengapa ketika saya menanyakan kepada diri saya sendiri
” Apakah kamu sudah menjaga hatimu?”
“Apakah kamu sudah menjaga perkataanmu?”
“Apakah kamu sudah menjaga dirimu?”
“Apakah kamu sudah menjaga tubuhmu?”
“Apakah kamu sudah melakukan itu semua?”
Saya hanya mendapati diri saya malu, saya malu dengan apa yang saya tanyakan. Hati saya masih kotor, hati saya masih di penuhi dengan niat-niat yang memalukan. Hati saya pun masih sering berprasangka yang tidak Engkau ridhoi Ya Allah. Dan yang paling membuat saya marah adalah, saya tidak malu dengan semua yang ada dalam hati saya, saya tidak malu dengan apa yang sudah saya fikirkan. Kenapa saya tidak malu?
Saya juga mendapati banyak kebohongan dalam perkataan saya. Saya mengandai-andai, membicarakan hal yang tak sopan, tak pantas dan tak seharusnya di ucapkan oleh seorang wanita sholeha. Saya masih membiarkan mulut saya terus berkomat-kamit sesukanya. Dimana manage kata-kata saya, saya tidak mempunyai sesuatu yang bisa di banggakan dari kata-kata saya. Dan lagi-lagi yang ingin membuat saya marah, saya seharusnya malu dengan apa yang saya katakan, tapi saya tidak melakukannya. Tidakkah benar jika diri ini sudah menjadi setengah penipu dan terlalu memubazirkan perkataan sehingga mulut ini lupa atas pegangannya.
Tubuh ini bagai di koyak, saya berusaha menghindarkan dari hal yang merusak, membinasakan, juga membuat hati, perkataan, juga fikiran saya mati. Saya tak ingin melakukannya.
Ya Allah, Saya ingin menjadi  wanita Sholeha, saya ingin menjaga apa yang seharusnya seorang wanita jaga. Tidakkah engkau telah memberitahu kepadaku, Hanya wanita baik-baik yang akan mendapatkan seorang lelaki baik-baik. Saya ingin mencerminkan diri saya sebagaimana semestinya seorang wanita itu berfikir, bertindak, berkata, dan berpakaian. Cerminan hidup saya kelak adalah diri saya sendiri.
Saya ingin membuang perkataan saya yang mubadzir, cinta yang mubadzir, ungkapan yang mubadzir, rasa yang mubadzir. Tutupkan mata saya atas segalanya, dan biarkan hati ini merasa malu dengan apa yang telah ia lakukan sebelumnya. Membiarkan diri sendiri dalam bahaya dunia, membiarkan mereka-mereka berfikir bahwa saya benar-benar dengan apa yang saya katakan, adalah kesalahan terbesar saya yang melukai hati seorang wanita sholeha.
Tidakkah ini menjadi bukti, Manusia diciptakan dari barang yang hina, maka pada dasarnyalah kesomongan, keangkuhan, kemarahan, egoisme, jiwa rakus, dan rasa ingin berkuasa itu ada dalam setiapnya. Jika sayapun harus menerimanya karena saya masih seorang manusia, bantulah hamba ya Allah, untuk menguranginya ada dalam hati hamba.

KAU YANG TERCINTA



Masih ingatkah kau?
Saat pertama kita berjumpa?
kau beri senyuman indah yang kau miliki
dan betapa senangnya hatiku saat melihat senyummu itu
Masih ingatkah kau?
Saat aku bercerita padamu tentang rasa sakit yang pernah kualami
Tentang seseorang yang telah membuatku berhasil untuk meng”enyah”kannya dari pikiranku
Kau dulu, ku kenal sebagai seorang ‘Adik’ yang ku kagumi, kusukai.
Namun mustahil bagiku bila aku bisa menjadi seorang yang penting dihidupmu
Dan tiba saatnya kita berpisah
Aku pun pasrah.
Tak ada yang bisa kulakukan jika cinta ini hanya bertepuk sebelah tangan.
Dan sepertinya mimpi ku, semua yang ku anggap mustahil, kini sekarang ada didepan mataku
Betapa bahagianya ketika mengetahui kau mempunyai rasa yang sama.
Takkan ku biarkan semua ini pergi begitu saja.
Kini kaulah yang tercinta
Kaulah yang saat ini memenuhi semua pikiranku.
Berharap kaulah yang menjadi pendampingku

AKU MERINDUKANMU



Aeni Aku Cinta Kamu
Sudah lama tak berjumpa…
Rindu rasa hati ingin berjumpa dengan mu…
Biar pun hati ingin mengatakan benci…
Tapi aku tetap menyayangi mu…
Apa kabar kamu di sana…
Semoga kamu baik-baik saja..
Aku di sini s’lalu merindukan mu…
Apakah kamu di sana juga merindukan aku… ?
Biar pun kamu jauh di sana…
Aku di sini s’lalu menanti mu..
S’lalu menjaga perasaan cinta dan sayangku untuk mu…
Ya Allah…
Jaga dan lindungilah dia yang di sana…
Sucikan cintanya dan beningkan rasa sayangnya…
Sesuci cintanya pada-Mu..
Sebening rasa sayangnya untuk-Mu…
Ya Allah…
Janganlah Engkau pisahkan kami…
Satukan dan pertemukan kami kembali seperti dulu…
Seperti Engkau satukan dan pertemukan Adam dan Hawa…
Aamiin….

RASA INI, ADALAH KAMU



sampai saat ini aku masih…

berjalan di tengah kegelapan.
di dalam jiwa yang sepi.
di kehampaan hati.
di kesunyian malam…
aku masih…
mencari sebuah rasa.
rasa yang membuat aku mampu bahagia.
rasa yang membuatu menjadi bergairah.
rasa yang sampai saat in aku tak tau artinya.
aku masih….
mencari sebuah arti.
arti dari rasa ini.
rasa yang susah untukku mengerti.
rasa yang membelenggu jiwa ini…
dan aku masih…
terbalut dengan luka.
teriris oleh rasa.
terjatuh karna cinta.
terbuai khayal semu yang memutuskan asa.
tapi,kini aku telah…
menemukan arti rasa.
rasa yang membutakan mata hatiku.
rasa yang mengatur detak jantungku.
rasa yang mampu menghentikan denyut nadiku.
rasa yang mampu menjatuhkan ku…
karna aku yakin…..
rasa ini adalah KAMU

AKU



Langit mulai mendung
Tetsan rintik hujan perlahan membasahi bejuku
Aku berlari dengan perlahan
Tiba-tiba datang seorang pria membawa sebuah payung untukku
Pria itu, sangat aku kenal
Dia adalah kekasihku
Yang selalu menjagaku dan takkan membiarkanmu terjatuh, terluka, tersentuh oleh debu
Aku mencintaninya
Namun suatu hari
Ketika angin berhembus kencang, pepohonan dengan daunnya bergoyang, petir berteriak kisana-sini
Tapi tak ku jumpa dirinya
Kekasihku, dimana kau?
Kadang aku merasa sepi
Sepi hati ini
Dan aku sadari, ternyata ia menjagaku hanya untuk sementara waktu
Tahukan ia bahwa aku sungguh mencintainya?
Entah harus apa aku ini
Untuk meyakinkannya bahwa darah yang mengalir, hembusan nafasku, seluruh kekosongan hati dan fikiran ini, hanya untuknya
Tidakkah ia sadari semua kulakukan untuknya?
Karena aku mencintainya!
Dan kini, ia rupanya belum sdar
Apa harus aku berteriak atau hanya berbisik ditelinganya untuk mengatakan bahwa aku sungguh mencintainya?
Apa harus aku menangis memohon dan bertekuk lutut padamu?
Aku hanya ingin ia percaya padaku, bahwa aku mencintainya
Aku pun wanita, punya rasa malu
Aku ingin dihargai sebagai wanita
Aku ingin dicintai dan aku berhak mencintai siapapun termasuk kau kekasihku!
Salahkah aku, jika aku mencintaimu dan mengharapkan kepercayaan dari kekasihku sendiri?
Ku mohon, percayalah kasih

KENYATAAN RASA



Hati Berkata Kata .. Kenapa Hatiku Luluh Karnamu .. ?
Sempat Berfikir Tentang mu …
Apa Yang Membuatku Jatuh Cinta Kepadamu . !
Jika Orang Berkata Aku Hanya Sebatas Suka … Itu Salah . !
Karna Rasaku Tak Pernah Membohongi Perasaanmu . !

Kau Tau . ?
Berapa Kali Pun Orang Bilang Aku Dungu .
Aku Tak Perduli,Sebab Hatilah Yang Punya Rasa
Jika Keajaiban Itu Akan Datang .
Orang Orang Akan Percaya Padaku .
Percaya Dengan Rasa Hati Pada Sepasang Manusia .
Yang Tidak Dapat Ditebak Oleh Siapa Pun .

PERJALANAN WAKTU


Dalam 15 putaran jarum jam menit
Aku tetap duduk disini
selama 15 menit,mulut ini terkunci
tanpa tahu berapa lagi waktu yang dibutuhkan
untuk membuka dan membiarkan mulut ini bebas
Jalur khatulistiwa,tetap ada disana
meskipun waktu berganti
jalur khatulistiwa takkan bergeser
Dalam putaran waktu,
ku coba bersahabat dan berteman dengan waktu
Rangkaian kata yang tersusun,mulai melemah
dan Dua bola mata ku
terus melihat kearah sosoknya
sosok yang duduk bersandar ditempat itu
15 menit hanya terdiam
namun ku menikmatinya
perubahan waktu bersamanya
dalam diam,dan sepasang bola mata
ku coba mengerti dirinya

25 JUNI, KAU PERGI



Aku terdiam di malam ini
Berharap senyum itu bangkitkan malamku
Detak jam terasa guncang dihati
Semakin keras menaiki darahku
Seiring waktu cahaya menelusuri relung hati
Suara gaduh diam tergantikan sunyi-nya malam
Aku masih duduk terdiam dimalam ini, entah untuk apa
Abaikan senyum-an rembulan yang mengajak-ku untuk tersenyum
Hanya bayangmu saja berdiri disini
Menunggumu di batas akhir malam
Tapi tak jua kamu hadir di malam ini
Di malam dimana aku pertama menyapa dirimu
Aku menjauh di tempat yang kau janjikan
Melangkah menuju awal hidup baru merubah segala
Tidurlah indah bersama janji mu sayang
Bermimpilah bersama nyanyian malam
Aku tak akan bangunkan kala kau bermimpi
Dan saat kau terjaga nanti mimpi itu lupakan yang semestinya
Aku masih akan tetap berdiri dan terus melangkah
Walaupun jejak ku tertinggal di tempat kau janjikan
Aku menunggumu ditempat biasa ....

SEGENGGAM HARAPAN

Aku masih seperti yang dulu
yang masih memuja hatimu
aku masih seperti waktu itu
menggenggam sebuah harapan darimu
aku tau akan besarnya cintaku untukmu
kita pernah coba untuk saling memahami
hanya hati ini yang tak sefaham dengan kita
segenggam harapan kita harus terhenti disini
aku masih bisa merasakanya
air matamu yang dulu jatuh di pundakku
aku tak sanggup menyapu air mata itu
karena saat itupun aku menangis
kita harus membuang segenggam harapan ini
inilah kenyataan perjalanan cinta kita
harus berakhir dengan air mata dan kekecewaan
tapi percayalah aku selalu merindukanmu
aku berharap masa” indah itu terulang lagi
merajut mimpi demi restu dari impian kita dulu
jangan menyerah untuk aku
untuk cinta kita yang dulu
dan tersenyumlah untukku jika
ketika kau harus membuka matamu
karena saat itu
kau akan tersadar dalam pelukanku

KAU YANG KU INGINKAN



Ingin kukatakan….
Aku harus katakan apa??? atau diam saja???
Perasaan ini terlalu meluap, tidakkah kau lihat itu?
Mengapa kau tidak “PEKA”!!!
Itu yang aku benci….
Aku ingin berteriak….!!! Namun suaramu membuatku membungkam teriakan akan perasaanku ini
Kau terlalu sempit, tak kulihat celah rindumu, celah cintamu, bahkan celah tatapanmu yang kuingingkan…
Apa yang harus aku lakukan?
Melupakanmu?
seakan hati ini punya satu ruang untuk kisahmu….kisah yang tak pernah terukir.
Kau tak tahu hati ini benar2 lelah selelah-lelahnya
Aku sembunyi dibalik kegundahan yang seakan memuakkan…
Tapi ini “cinta”……
Cinta yang tak pernah terungkap ataupun diungkapkan.
Maaf…maaf…maaf…
Semua ini tak kukatakan, karena ketakutanku dan kegundahan hatiku…
Sadarilah cinta itu di depan hadapanmu!!!
Aku tak mampu membendung ini sendiri
Ku harap “KAU”.

KEKASIHKU YANG JAUH DISANA



Hari-hari ku lalui setiap detak detik jantung ku selalu bergetar
Embun pagi yang membasahi datangnya pagi tiba
Aku terbangun dari lelapnya tidur ku semalam
Terbayang selalu paras cantik mu
yang menyeliputi angan-angan dalam rongga benak ku
Dan aku terbangun merasakan belai-an dan hangat nya bayangan mu
jika kau ada disisi ku saat ini
Alangkah bahagianya hati ku.
Sayang seribu sayang
semua itu hanya hayalan dalam benak ku saja
Ya Allah ...
hanya engkau lah yang bisa mempersatu kan aku dan dia
Karana aku sangat menyayangi nya,,,,
Aku sangat mencintainya ...
aku sangat membutuhkanya ...
biarkan engkau mempersatu kan kami
sampai akhir waktu menuju surga

APAKAH CINTANYA UNTUKKU ?



Sekarang aku bertanya kepada setiap hati yang pernah merasakan cinta, bagaimana jika cinta yang kamu kira untukmu ternyata bukan milikmu, bagaimana jika cinta yang kau anggap hanya untukmu ternyata bukan kamu orangnya, dan bagaimana jika perasaan yang biasa-biasa saja yang dia rasa, tapi itu hal termanis yang pernah kamu rasakan. hal yang menyakitkan tapi kamu anggap menyenangkan, dan kebohongan kau anggap sebuah pengecualian.
ini dunia, orang bisa saja berbohong dengan segalanya, orang bisa saja menyimpan semua rahasia yang tak ingin orang lain ketahui, bagaimana mereka menyimpannya, tentu saja para lelaki itu akan diam, bermuka baik, berlaku “seperti orang yang jujur” karena diam-diam dia takut menyakitimu sebagai seorang sahabat.

jika kamu harus memilih, sakit hatimu sekarang atau kelak. mengetahuinya dari dia sekarang atau nanti mendengarnya dari orang lain. sebenernya ini hal yang mudah, hanya butuh sebuah kejujuran, hanya butuh sepercik kepercayaan, dan cuma butuh sedikit peka.
tau lagunya Candy yang judulnya bila, Candy bilang..
Entah mengapa kau tak berubah
Selalu saja kau simpan
Katakanlah yang sebenarnya
Kini ku tahu bila kau kini
Tak ingin bersamaku
Mengapa kau harus berdusta
cukup bisa tergambar dengan jelas, bagaimana Dusta itu membuat sakit. ini hati.. bukan boneka, ini perasan bukan permainan. bagaimana menjaganya dengan baik tanpa melukai seseorang namun tak sengaja dia udah menyakiti berulang kali tanpa ia sadari, mengapa harus berdusta ?
Lihat deh, kamu dianggep cuma sahabat atau emang cintanya buat kamu:
- Kamu lihat status Facebooknya
bagaimana dia mengambarkan dengan jelas perasaannya, bagaimana dia sedang merasa Confuse dengan keadaanya sendiri, diam diam diam dan hanya diam, mungkin ketika kamu berkomentar.. dia gak ngebales komentar kamu, itu karena dia takut menjawab, manyakiti atau malah membuatmu semakin KeGR’an, ya dia bimbang dengan apa yang dia tulis.
- apa dia juga suka menulis ?
lihatlah berapa banyak puisi tak jelas yang ia tulis, untuk siapa dan buat apa. ketika kamu tanya..
“puisi buat aku ya.. atau puisi buat siapa.. “
dia bakal ngejawab,
“ah.. hanya terinspirasi dari buku yang kubaca beberapa hari ini, atau hanya angan angan, dan cuma bayangan…
apa kamu percaya.. ini hanya trik dia bagaimana membuatmu tak curiga, setauku.. orang membuat puisi itu butuh angan-angan, imajinasi, dan sebuah rasa peka.. seperti puisi-puisi cinta yang aku buat, aku membutuhkan imajinasi, angan angan dan seseorang yang kupinjam dari hatiku untuk menciptakan kata-kata yang menurutku pas. yang di pertanyakan adalah.. apakah Dia memikirkanmu saat membuat puisi itu, kamu bisa mencocokkan dengan keadaanmu, dari situ kamu akan tau, seberapa besar rasa itu buatmu.
- Komunikasi..
komunikasi ini penting, semakin dia sering menghubungimu, semakin sering pula kamu melintas dalam fikirannya, semakin besar perhatiannya untukmu, mungkin semakin besar rasa bersalah dia untukmu karena udah nyiptain angan-angan dan harapan itu buat kamu. kamu bisa tau.. bagaimana dia memperlakukanmu ketika kamu sedang tak ada, apakah dia betah jauh darimu, atau emang dia gak ada rasa buat kamu ?. sedikit membingungkan sih.. tapi antara suka dan cinta itu beda, suka hanya sebatas teman, dan cinta.. mungkin dia akan lebih banyak diam *pengalaman pribadi hehe. tapi ada kok yang suka gembar-gembor di facebook, itu juga bukan jaminan sih :P .
jika kamu merasa banyak tak cocoknya dengan apa yang dia tulis di twitter, facebook, blog ataupun perlakuannya buatmu, itu tandanya dia hanya menganggap kamu sebagai sahabat, gak lebih. dia hanya senang berteman denganmu, tapi jauh di lubuk hatinya, ada seseorang yang berarti, ada seseorang yang benar-benar dia suka. sekarang tinggal pilihanmu, tetap bicara dengannya dengan hanya menjadi sahabatnya atau mulai melupakannya. mencari pengantinya dalam hatimu, biar kamu gak main tebak-tebakan terus dengan perasaanya. tetep semangat girl.. hidupmu baru dimulai, jika itu menyakitimu tinggalkan saja, sekali lagi aku harus bilang, hatimu terlalu berharga untuk merasakan sakit yang gak jelas ya gak ;) .
tapi kalo menurutku ni ya.. jalin persahabatan sebanyak mungkin, jangan benci atau lupakan dia, karena rasa itu sebuah anugerah.. dinikmatipun gak jadi masalah, tergantung bagaimana kamu menyikapinya :) , atau lagunya candi di lanjutin..
Bila memang berakhir, akhirilah saja
Bila memang kau pergi, lupakanlah aku
Bila memang berakhir, akhirilah semua
Lupakanlah saja aku
apapun yang terjadi, silatuirahmi lebih baik dari permusuhan, namanya juga manusia, ujian sabar terus saja berlanjut!

MENGAPA HARUS AKU ?



Sentuhan lembut suasana penuh kebisuan
Hanya terasa satu hembusan nafas dari sepuluh kali detak jantung
Waktu yang cepat berlari seakan ingin berhenti di sini
Di sini, aku yang hina ditemani alam sekitarku, bersama melagukan isyarat hati akan rindu
Rindu tentang semua yang aku anggap terbaik dahulu
Jauh dari pelukan erat rasa muak dan kalut
Gelora rasa dalam samudera hasrat memenuhi hariku
Yang saat ini entah berarak ke mana
Sungguh ironi, ketika aku mulai menatap lebih jauh
Segala yang begitu berharga terampas dari sisiku
Mengapa bukan bagi insan lain?
Mengapa harus aku?
Atau mungkin semua ini penjabaran hakikat
Atas harga yang harus terbayar di tengah taman kehidupan
Aku ini insan kecil yang terdampar di pantai luka
Dari sekian banyak taburan bintang yang bertasbih
Bintang itu bersamaku dalam hati membangunkan hasrat
Demi kebangkitan kenangan dengan ruahan kesadaran
Bahwa kita terlahir seorang diri
Begitu pula saat lembar kehidupan kita sempurna tertutup

Senin, 24 Oktober 2011

Nikmat yang Terlupakan

Ya Allah, sementara masih ada orang-orang yang tidur hanya beratapkan langit…
Aku bisa tidur di dalam rumah yang terlindung dan tidak bocor.
Ya Allah, sementara masih ada orang-orang yang makan sehari sekali, bahkan dengan makanan basi…
Aku bisa makan 3 kali sehari dengan nasi hangat dan lauk mengandung gizi.
Ya Allah, sementara masih ada orang-orang yang berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk bekerja, bahkan dengan membawa beban…
Aku bisa ke tempat kerja tanpa kelelahan mengendarai motor yang berjalan dengan baik.
Ya Allah, sementara ada orang-orang yang terbaring sakit lemah tak berdaya…
Aku diberikan kesehatan untuk melakukan aktivitas tanpa kepayahan.
Ya Allah, sementara ada orang-orang yang cacat tubuhnya…
Aku dikarunia tubuh yang lengkap dan normal.
Ya Allah, ampuni hamba yang sering mengeluh…
Ampuni hamba yang sering merasa kurang…
Ampuni hamba yang jarang bersyukur…
Ampuni hamba yang sering melupakan nikmat-Mu...
Jadikan hati ini, hati ini yang merasa cukup atas pemberian-Mu
Jadikan hati ini hati yang penuh terima kasih kepada rahmat-Mu
Berikanlah hamba hidayah dan kekuatan untuk membalas rasa syukur hamba pada-Mu

Selasa, 04 Oktober 2011

Berbeda Bukan Berarti

Jika kita tidak berbeda, mungkin kita tidak akan pernah dipertemukan

Jika kita sama-sama putih, aku mungkin akan merindukan hitam

Jika kita sama-sama keras, mungkin kita akan patah saat berbenturan

Jika kita sama-sama diam, alangkah sepinya hidup ini

Jika kita tidak berbeda, mungkin aku akan bosan setengah mati

Kita memang berbeda, tapi bukan berarti tak bisa sejalan....

Demi Allah dan demi surga-Nya....

Tuk Sobatku yang Cantik

Sobatku yg Cantik...
Hati Ini Ingin Berbisik...
Tentang Janjiku Dulu...
Tuk Menyayangimu Slalu...
Namun Rasa Itu Tlah Berubah...
Seiring Hati yg Terasah...
Kini Aku Tetap Menyayangimu...
Tapi Bukan Lagi Rasa Yang Itu...
Ku Menyayangmu Karna Dirimu Muslimah...
Saudara Seiman yg Satu Akidah...
Semoga Dirimu Bahagia...
Di Akhirat Mendapat Surga...

Tatap Mata Sang Perawan

Tatap Mata Sang Perawan
Halus Menikam Jantung
Semburatkan Aura Merah
Gerah...
Hitamnya Asmara Membius Kalbu
Membuncahkan Buasnya Nafsu
Racunnya Menyesakkan dadaku
Pilu.

Pujangga Malam

Aku Ini Pujangga Malam
Mewujud Kala Surya Tenggelam
Saat Jiwa-Jiwa Tlah Lelah
Saat Raga Mulai Rebah
Syairku Bunyi di Malam Sunyi
Menjerit Keras Membelah Sepi
Temanku Bulan Sabit Hingga Purnama
Temanku Bintang Kecil Hingga Kejora
Kupinjam Cahayanya Tuk Nikmati Gelap
Kupinjam Kesetiaannya Tuk Menemani Hingga Lelap
Aku Pujangga Malam Ini
Menghilang Bersama Tetes Embun Pagi

Aku Jatuh Cinta

Aku Jatuh Cinta...
Sumpah! Aku Ingin Memilikimu...
Karena Hati Ini Telah Jatuh... Pada Hati...
Pada Hati yg Jujur...
Pada Hati yg Sederhana...
Pada Hati yg Penuh Kasih...
Pada Hati yg Setia...
Pada Hati yg Ikhlas...
Pada Hati yg Sabar...
Pada Hati yg Tegar...
Pada Hati yg Selalu Bersyukur...
Pada Hati yg Cinta Keadilan...
Pada Hati yg Menjunjung Tinggi Kebenaran...
Pada Hati yg Bercahaya...
Yang bergetar Ketika Nama Rabb-nya Disebut...
Aku Menyebutmu 'Hati-Hati yg Baik'...
Dan Sungguh, Aku Ingin Mendekapmu... Hingga Akhir Hidupku...