Jumat, 13 November 2009

Penyebab, Akibat dan Penanggulangan Stress

A. Pengertian
Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tanpak berbahaya atau sulit. Stres psikologi adalah hubungan spesifik antara individu dengan lingkungan yang dinilai oleh individu sebagai tuntutan atau melebihi sumber dayanya dan membahayakan keberadaanya (well-being) (Lazarus dan Folkman, 1984).
Stres dibentuk penyesuaian diri terhadap suatu tuntutan yang menghendaki tingkah laku penaggulangan (coping) pada sebagian individu atau kelompok (Coleman, 1976).

B. PENYEBAB
• Kejadian hidup sehari-hari baik gembira dan sedih, seperti:
- Menikah/ mempunyai anak
- Mulai tempat kerja yang baru/ emigrasi
- Kehilangan orang yang dicintai baik karena meninggal atau cerai
- Masalah hubungan pribadi
• Pelajaran sekolah maupun pekerjaan yang membutuhkan jadwal waktu yang ketat dan atau bekerja dengan atasan yang keras dan kurang pengertian
• Tidak sehat
• Lingkungan. seperti terlalu ramai, terlalu banyak orang atau terlalu panas dalam rumah atau tempat kerja
• Masalah keuangan seperti hutang dan pengeluaran di luar kemampuan
• Kurang percaya diri, pemalu
• Terlalu ambisi dan bercita-cita terlalu tinggi
• Perasaan negatif seperti rasa bersalah dan tidak tahu cara pemecahannya, frustasi
• Tidak dapat bergaul, kurang dukungan kawan
• Membuat keputusan masalah yang bisa merubah jalan hidupnya atau dipaksa untuk merubah nilai-nilai/ prinsip hidup pribadi

C. AKIBAT DARI STRES
Akibat stres tergantung dari reaksi seseorang terhadap stres. Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin. Tetapi stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi akan berbahaya bagi kesehatan. Umumnya stres yang berlarut-larut menimbulkan perasaan cemas, takut, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, keluar keringat dingin, jantung sering berdebar-debar, pusing, sulit atau suka makan dan sulit tidur. Kecemasan yang berat dan berlangsung lama akan menurunkan kemampuan dan efisiensi seseorang dalam menjalankan fungsi-fungsi hidupnya dan pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam gangguan jiwa.

D. PENANGGULANGAN STRES
• Mengenal dan menyadari sumber-sumber stres
• Membina kedewasaan kepribadian melalui pendidikan dan pengalaman hidup
• Mengembangkan hidup sehat. Antara lain dengan cara merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, tidak tergesa-gesa mencapai ingin mencapai keinginannya, menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan dan sebagainya.
• Mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala sesuatu yang terjadi dengan tetap beriman kepadaNya.
• Minta bimbingan kepada sahabat terdekat, orang-orang yang lebih dewasa, psikolog, orang yang dewasa kerohaniaanya.
• Hindarkan sikap-sikap negatif antara lain: memberontak terhadap keadaan, sikap apatis, marah-marah. Hal-hal tersebut tidak menyelesaikan masalah tetapi justru membuka masalah yang baru.
(berbagai sumber buku)