Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Maret 2012

Pengaruh Tingkat Pendapatan

Pendapatan per kapita.................
No Provinsi 1990 1994 1997 1999 2003 2007
1 Sumatera Utara 61 61 45 41 42 46
2 Sumatera Barat 74 68 66 48 48 47
3 DKI Jakarta 40 30 26 24 35 28
4 Jawa Tengah 65 51 45 36 36 26
5 Kalimantan Timur 58 61 51 33 42 26
6 Sulawesi Selatan 70 64 63 36 47 41
7 Bali 51 58 40 31 14 34
8 Nusa Tenggara Barat 145 110 111 81 74 72
9 Maluku 76 68 30 40 na 59
10 Papua 80 61 64 52 na 36
grafik disajikan :

Rabu, 23 Maret 2011

SISTEM RUJUKAN

a. Definisi
Adalah suatu sistem jaringan pelayanan kesehatan yang memungkinkan terjadinya penyerahan tanggung jawab secara timbal balik atas timbulnya masalah dari suatu kasus atau masalah kesehatan masyarakat, baik secara vertikal maupun horisontal, kepada yang lebih kompeten, terjangkau dan dilakukan secara rasional.
b. Jenis rujukan
Secara konsepsional meliputi:
1). Rujukan Medik:
a) Konsultasi penderita, untuk keperluan diagnostik, pengobatan, tindakan
operatif dan lain-lain
b) Pengiriman bahan (spesimen) pemeriksaan laboratorium yang lebih lengkap
c) Mendatangkan atau mengirim tenaga yang lebih kompeten atau ahli untuk meningkatkan mutu pelayanan pengobatan setempat.
C. Rujukan Kesehatan:
Adalah rujukan yang menyangkut masalah kesehatan masyarakat yang bersifat preventif dan promotif yang antara lain meliputi bantuan:
a) Survey epidemiologi dan pemberantasan penyakit atas kejadian luar biasa atau berjangkitnya penyakit menular
b) Pemberian pangan atas terjadinya kelaparan di suatu wilayah
c) Penyidikan sebab keracunan, bantuan teknologi penanggulangan keracunan dan bantuan obat-obatan atas terjadinya keracunan masal
d) Pemberian makanan, tempat tinggal dan obat-obatan untuk pengungsi atas terjadinya bencana alam
e) Saran dan teknologi untuk penyediaan air bersih atas masalah kekurangan air bersih bagi masyarakat umum
f) Pemeriksaan spesimen air di laboratorium kesehatan dan sebagainya.
c. Tujuan Sistem Rujukan Upaya Kesehatan
1). Umum:
Dihasilkannya pemerataan upaya pelayanan kesehatan yang didukung mutu pelayanan yang optimal dalam rangka memecahkan masalah kesehatan secara berdaya guna dan beerhasil guna
2). Khusus:
a) Dihasilkannya upaya pelayanan kesehatan klinik yang bersifat kuratif dan rehabilitatif secara berhasil guna dan berdaya guna
b). Dihasilkannya upaya kesehatan masyarakat yang bersifat preventif dan promotif secara berhasil guna dan berdaya guna.
. Jalur Rujukan berlangsung sebagai berikut:
1). Intern antar petugas Puskesmas
2). Antara Puskesmas Pembantu dengan Puskesmas
3). Antara masyarakat dengan Puskesmas
4). Antara satu Puskesmas dengan Puskesmas yang lain
5). Antara Puskesmas dengan RS, Laboratorium atau fasilitas kesehatan lainnya
D. Upaya kesehatan Rujukan
1. Langkah-langkah dalam meningkatkan rujukan:
a. Meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas dalam menampung rujukan dari Puskesmas Pembantu dan Pos Kesehatan dari masyarakat
b. Mengadakan ”Pusat Rujukan Antara” dengan mengadakan ruangan tambahan untuk 10 tempat tidur perawatan penderita gawat darurat pada lokasi yang strategis
c. Meningkatkan sarana komunikasi antara unit-unit pelayanan kesehatan dengan perantaraan telpon atau radio komunikasi pada setiap unit pelayanan kesehatan
d. Menyediakan puskesmas keliling pada setiap kecamatan dalam bentuk kendaraan roda 4 atau perahu bermotor yang dilengkapi dengan radio komunikasi
e. Menyediakan sarana pencatatan dan pelaporan yang memadai bagi sistem rujukan, baik rujukan medik maupun rujukan kesehatan
f. Meningkatkan dana sehat masyarakat untuk menunjang pelayanan rujukan

Minggu, 14 November 2010

APAKAH MANFAAT NUTRISI BAGI TUBUH???

++Kalori dan karbohidrat sangat dibutuhkan untuk memberikan energi pada tubuh kita, misalnya nasi dab jagung

++Protein sangat penting untuk struktur sel darah merah, agar antibodi bekerja dengan baik, untuk regulasi enzim dan hormon pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh misalnya daging, susu, keju, telur

++Vitamin dan mineral dan air bermanfaat untuk metabolisme tubuh, pertumbuhan sel baru, kulit sehat, rambut dan jaringan juga mata misalnya sayuran hijau.

++Kalsium, fosfor dan Vitamin D bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi, mendorong penyerapan dan penggunaan kalsium serta fosfat untuk kesehatan tulang dan gigi.misalnya susu dan brokoli

++Vitamin E melindungi sel darah merah dan mencegah kerusakan vitamin A dan C. misalnya kedelai an jagung

++Vitamin K biasanya digunakan untuk penggumpalan darah yang normal dan sintesis protein pada plasma, tulang dan ginjalmisalnya bayam,kangkung, salada.

++Vitamin C (ascorbic acid) vitamin antioksidan yangdiperlukan untuk pembentukan colagen yang dapat mempertahankan keutuhan sel dan untuk kesehatan gigi, gusi, aliran darah, meningkatkan penyerapan zat besi dan resistansi terhadap pengurangan infeksi, misalanya jeruk

++Vitamin B6, asma folat dan vit B12 bermanfaat dalam pembentukan anti sel/ perlu untuk pertumbuhan sel, DNA/RNA,agar sistem pencernaan bekerja dengan baik; penting untuk pembentukan sel darah merah, normal dari jaringan saraf, dibutuhkan untuk membangung dinding protein dalam tubuh, sel darah merah. Contohnya kacang polong dan buah-buahan

++Thiamin (B1), niasin, riboflavin diperlukan untuk metabolismekarbohidrat dan sistem jaringan agar bekerja sesuai fungsinya, energi metabolisme, sistem pencernaan dan sistem saraf yang sehat, misalnya hati dan ikan salmon

Pesan dasar gizi seimbang yang dianjurkan Depkes

Pesan dasar gizi seimbang yang dianjurkan Depkes adalah:
1.Makanlah aneka ragam makanan.
2. Makanlah makanan untuk mencukupi kecukupan energi.
3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
pengatur.
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai ¼ dari kecukupan energi.
5. Gunakan garam beryodium.
6. Makanlah makanan sumber zat besi.
7. Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan MP-ASI sesudahnya.
8. Biasakan makan pagi.
9. Minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya.
10. Lakukan aktivitas fisik secara teratur.
11. Hindari minum minuman beralkohol.
12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.

Jumat, 21 Mei 2010

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Lansia

Berikut ini adalah hal yang harus diperhatikan oleh lansia berkaitan dengan perilaku yang baik |(adaptif|) dan tidak baik (mal adaptif|)
a. Perilaku yang kurang baik
1) Kurang berserah diri
2) Pemarah, merasa tidak puas, murung dan putus asa
3) Sering menyendiri
4) Kurang melakukan aktivitas fisik/olahraga/kurang gerak
5) Makan tidak teratur dam kurang minum
6) Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
7) Minum obat penenang dan obat penghilang rasa sakit tanpa aturan
8) Melakukan kegiatan yang melebihi kemampuan
9) Menganggap kehidupan seks tidak diperlukan lagi
10) Tidak memeriksakan kesehatan secara teratur

b. Perilaku yang baik
1) Mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa
2) Menerima keadaan, sabar, optimis serta meningkatkan rasa percaya diri dengan melakukan kegiatan yang sesuai serta banyak minum
3) Berhenti merokok dan meminum minuman keras
4) Minumlah obat sesuai anjuran dokter/petugas kesehatan
5) Mengembangkan hobi sesuai kemampuan
6) Tetap bergairah dan memelihara kehidupan seks
7) Meriksakan kesehatan secara teratur
c. Manfaat
1) Lebih takwa dan tenang
2) Tetap ceria dan banyak mengisi waktu luang
3) Keberadaanya tetap diakui oleh keluarga dan masyarakat
4) Kesegaran dan kebugaran tubuh tetap terpelihara
5) Terhindar dari kegemukan dan kekurusan serta penyakit berbahaya
6) Mencegah keracunan obat dan efek samping lainnya
7) Mengurangi stress dan kecemasan
8) Hubungan harmonis tetap terpelihara
9) Gangguan kesehatan dapat diketahui dan diatasi sedini mungkin

Senin, 19 April 2010

Kegunaan Informasi tentang kesehatan reproduksi bagi remaja

Informasi tentang kesehatan reproduksi bagi remaja akan berguna untuk:

a. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja maupun orang
dewasa mengenai pentingnya kesehatan remaja (KRR)
b. Mempersiapkan remaja menghadapi dan melewati masa pubertas yang cukup berat
c. Melindungi anak dan remaja dari berbagai resiko kesehatan reproduksi
terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/ AIDS serta
kehamilan tak diharapkan
d. Membuka akses pada informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi
remaja melalui sekolah maupun luar sekolah

Minggu, 21 Februari 2010

Definisi,Tujuan, Sasaran Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS)

1. Definisi
JAMKESMAS adalah program bantuan sosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
2. Tujuan
Tujuan dari JAMKESMAS dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Tujuan umum yaitu terselenggaranya akses dan mutu pelayanan kesehatan terhadap seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.
b. Tujuan khususnya yaitu meningkatkan cakupan masyarakat dan tidak mampu yang mendapat pelayanan kesehatan di puskesmas serta jaringannya dan di Rumah Sakit, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
3. Sasaran
Sasaran program JAMKESMAS ini adalah masyarakat miskin tidak mampu diseluruh indonesia dan yang tidak termasuk sudah mempunyai jaminan kesehatan lainnya.


Source:catatan kuliah+buku kuliah

Jumat, 19 Februari 2010

Tingkatan dan Tanda Gejala Diare

# Tingkatan & Tanda dan Gejala Diare
a. Diare ringan:
Kesadaran baik, haus, gelisah, cengeng, suhu agak meningkat, nafsu makan menurun, BAB encer, kadang desertau lendir/ darah, TTV dalam batas normal, jumlah cairan yang hilang 40 – 50 cc/ kg BB.

b. Diare sedang:
Kesadaran baik, KU lemah, anus lecet, gelisah, rasa haus, urine berkurang, kulit kering dan turgor menurun, mata dan ubun –ubun agak cekung, nadi lemah, jumlah cairan yang hilang 60 – 90 cc/ kg BB

c. Diare berat :
Kesadaran mengantuk / apatis – koma, KU sangat lemah, kulit dan selaput lendir kering, urine pekat dan sedikit atau tidak ada, mata dan ubun – ubun cekung, nadi tidak teraba, napas dangkal dan cepat, kehilangan cairan 100- 110 cc/ kg BB

Jumat, 12 Februari 2010

Pencegahan kambuhnya Hipertensi

Dari kumpulan leaflet kuliah dan berbagai sumber
Pencegahan Kekambuhan Hipertensi
• Olah raga; bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh, membakar lemak tubuh, mempertahankan berat badan yang ideal, memperlancar peredaran darah, dan menurunkan stress).
• Mengatur makanan (kurangi konsumsi makanan berlemak, santan, sate kambing, jeroan, dan makanan yang banyak mengandung garam)
• Kurangi konsumsi kopi dan berhenti merokok.
• Hindari stress (komunikasikan dengan baik dan relaksasi)
• Kontrol tekanan darah secara teratur
• Mendekatkan diri pada Alloh SWT

Kamis, 11 Februari 2010

Cara pemberian ASI dan Susu Botol

# ASI
ASI harus dibuang dulu sebelum menyusu. Alasannya, ASI yang keluar adalah ASI lama (basi). ASI tak pernah basi! Biasanya yang dimaksud dengan ASI lama adalah ASI yang berwarna kekuningan dan kental; penampilannya memang seperti cairan tak segar. Padahal, ASI kekuningan tersebut yang paling baik mutunya. "Kandungan nutriennya paling tinggi dan memang diperolehnya pada tetesan ASI paling awal," jelas Eric Gultom. Warna dan penampilan ASI putih keruh serta encer sering pula diasumsikan sebagai ASI kualitas jelek. Hal ini sama sekali tak benar! "Warna dan kejernihan ASI sangat tergantung bahan nutrien yang terkandung di dalamnya," jelasnya lagi. Perlu diingat, tak ada ibu yang mempunyai ASI seputih dan seindah penampilan susu formula. Namun begitu, kualitas ASI tak dapat ditandingi oleh susu formula manapun.
Usai melahirkan, ibu harus makan ayam arak agar tubuhnya hangat dan ASI-nya banyak atau minum jamu-jamuan untuk kesegaran ibu.
Hal ini justru berbahaya karena sering berpengaruh terhadap kandungan nutrien ASI dan menyebabkan bayi kuning. Kandungan dalam ayam arak -mungkin araknya- dan jamu-jamuan, menurut observasi dokter dan para bidan, seringkali berkaitan dengan timbulnya kuning pada bayi, suatu keadaan yang secara medis disebut ikterus atau hiperbilirubinemia. "Bila kadar kuningnya tinggi, dapat membahayakan bayi karena, bahan kuning ini bukan hanya akan melekat di mata maupun kulit sehingga jadi kuning, tapi juga di sel-sel otak," terang Eric.
Instruksi-intruksi berikut adalah untuk menjmin kenyamanan ibu dan bayinya serta keberhasikan dalam merawat bayinnya:
1) ibu mandi setiap hari untuk kebersihan umumnya
sebelum menyentuh payudara atau bayinya, ibu meencuci tangannya dengan sabun.
2) Ibu harus dalam posisi yang nyaman, baik duduk atau berbaring menggunakan bantal atau penyannga.
3) Bayi di gendong dalam posisi yang umum dengan putting di julurkan baik ke dalam mulut
4) pada awalnya payudara harus dirawat pada setiap pembarian Asi selama bayi menyusu.Ibu harus mennganti payudara yang lain ketika bayi menjadi agitasi dan mengakhirinya ketika bayi tidur atau menolak dari payudara.
5) Bayi diberikan ASI “pada kebutuhannya” atausetiap dua atau 3 jam. Makin sering bayi menghisap maka makin banyak ASI yang dikeluarkan menghisap menyebabkan kelenjar pituitary melepaskan hormon prolaktin dan oksitosin menyebabkan kontraksi di dalam payudara yang menyemburkan ASI keluar untuk mempermudah bayi.

# Susu formula
Bayi yang tidak di beri ASI di berikan susu formula dengan menggunakan Dot.susu formula tersedia dalam berbagai variasi yang dapat di buat dengan spesifikasiyang mirip seperti kandungan kalori, karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan airnya. Jumlahnya mungkin di sesuaikan dengan tepat dan suhu yang bervariasi.
Bayi yang mwndapatkan susu formula encer pada usia 16 jam,4-ounce susu formula ini diberikan setiap 4 jam sampai bayi berusia 3 hari.
Ibu dari bayi yang mendapatkan susu formula harus di berikan dorongan untuk menggendong bayinya ketika memberikan susu botol, seperti bayi yang mendapatkan ASI di gendong. Sebelum memberikan susu pada bayinya, ibu harus mencuci tangannya dan mengatur posisi yang nyaman.bayi di gendong dala satu lengannya dan botol di pegang dengan tangan lainnya. Dot harus berada dengan baik di mulut bayi membentuk sudut dengan lidah. Setelah bayi meminum stu ounce, bayi harus di sendawakan untuk memungkinkan keluarnya udara tertelan di lambung. Kemudian ounce kedua dapat di berikan, diikuti kembali dengan menyendawakan. Dua ounce mungkin cukup pada saat awal. Memberikan secara berlebihan mungkin dapat menyebabkan regurgitasi dan harus di hindarkan. Kebanyakan bayi berhenti menghisap tertidur ketika mereka telah merasa cukup.
Sumber: Berbagai Sumber

Senin, 08 Februari 2010

Cara Menjaga Kebersihan Muka dan Mata

++ Cuci muka mi nimal 3 kali sehari
++ Bersihkan daerah mata dari arah luar ke dalam (bersihkan kotoran mata yang menempel pada sudut kelopak mata)
++ Bila mata kemasukan benda segera keluarkan menggunakan dengan kain/tisu yang lembut, lakukan secara hati-hati.
++ Bila mata terkena air sabun segera cuci menggunakan air bersih, dan hindari mengosok-gosok mata dengan jari tangan.
++ Saat mengendarai sepeda motor gunakan kaca mata/kaca pelindung







Jumat, 22 Januari 2010

Kapan gigi bayi pertama kali tumbuh?

Artikel ini saya panduan merawat bayi dari dettol
Gigi bayi tumbuh pertama kali antara baru lahir sampai 12 bulan. Biasanya gigi pertama muncul dibagian tengah rahang bawah pada usia sekitar 6 bulan.
Setelah itu satu bulan sekali tumb uh satu gigi baru sehingga gigi anak akan lengkap ketika ia berusia 2,5 tahun.
Anda harus selalu merawat gigi dan gusi bayi. Gigi susu membatu bayi mengunyah dan berbicara dan pertumbuhan gigi tetap mereka tergantung pertumbuhan gigi susu.





Tanda-tanda/Gejala bayi akan tumbuh gigi

Artikel ini saya ambil dari buku panduan merawat bayi Dettol
Gejala gigi akan tumbuh antara lain sbb:
# Gusi bayi merah meradang
# Suka menggigit dan mengunyah sesuatu
# Suka menghisap tangan dan mengunyah tangan
# Pipi memerah
# Mengeluarkan air liur
# cepat marah dan gelisah




Tips Melindungi Bayi dari Kuman Penyakit

Artikel ini saya panduan merawat bayi dari dettol, tentang bagaimana melindungi bayi dari kuman,
Bayi beresiko terserang kuman karena kekebalan tubuh alaminya belum berkembang sempurna.
Ada beberapa cara untuk melindungi bayi anda agar tidak terkena infeksi ;
- Memberinya air susu ibu, ASI mengandung bahan yang dapat membunuh kuman
- Imunisasi-imunisasi bisa melindungi bayi dari penyakit yang lebih berat seperti cacar air dan polio
- Mencuci tangan, dengan mencuci tangan kuman tidak akan menempel ditangan kita
Ingat satu hal, KUMAN ITU ADA DIMANA-MANA

Kuman penyebab infeksi ada disekeliling kita. Sebagian besar yang ada dirumah berasal dari binatang dan manusia (dari dalam dan luar tubuh mereka) serta dari makanan dan air. Ditangan kotor banyak sekali kuman, termasuk kuman penyebab diare, muntah-muntah, infeksi kulit dan pilek.

Senin, 11 Januari 2010

Pengaruh Bayi Dibedong dengan Bentuk Kaki O?

Tulisan ini saya kutip dari majalah Nakita, saya sangat senang membaca majalah yang satu ini karena menambah wawasan saya tentang dunia anak, di rubrik tanya jawab kesehatan anak ada yang bertanya, apakah ada hubungannya dibedong dengan penyakit kaki bentuk “O”, dokter Rifan Fauzie,Sp.A menjawab seperti ini:

Sebenarnya tindakan membedong bayi terutama tujuannya untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat. Namun , manfaat untuk mencegah agar tidak terjadi bentuk kaki huruf “X” atau “O” sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikannya. Bentuk kaki tersebut sebenarnya sudah mulai terbentuk saat bayi masih berada dalam kandungan. Tidak terjadi secara spontan begitu saja melainkan melalui suatu proses.

Penyebab terjadinya masih belum jelas. Secara logika sederhana, bayi baru lahir di negara yang tidak mengenal kebiasaan membedong (dinegara maju seperti USA dan EROPA) angka kejadian kelainan bentuk kaki tersebut tidak besar, sehingga memang tidak ada hubungannya antara membedong bayi dengan mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki bayi.



Tag : Bayi Dibedong, Dampak Bayi dibedong, Kesalahan bayi dibedong, Perlukah Bayi Dibedong, Hubungan bayi dibedong dengan kesehatan, kenapa bayi dibedong, alasan bayi tidak boleh dibedong, penelitian tentang bayi dibedong

Rabu, 25 November 2009

Jenis-jenis vaksin polio

1. IPV (Inactivated Polio Vaccine, Vaksin Salk), mengandung virus polio yang telah dimatikan dan diberikan melalui suntikan

2. OPV (Oral Polio Vaccine, Vaksin Sabin), mengandung vaksin hidup yang telah dilemahkan dan diberikan dalam bentuk pil atau cairan. yang terdiri dari suspensi virus poliomyelitis tipe 1,2 dan 3 (strain Sabin) yang sudah dilemahkan, dibuat dalam biakan jaringan ginjal kera dan distabilkan dengan sukrosa.

3. Bentuk trivalen (TOPV) efektif melawan semua bentuk polio, bentuk monovalen (MOPV) efektif melawan 1 jenis polio.


Minggu, 22 November 2009

Makanan Yang boleh dan tidak boleh diberikan untuk penderita Asam Urat

Bahan makanan
a. yang boleh diberikan
• semua karbohidrat
• protein hewani = daging ayam
• protein nabati = kacang-kacangan
• semua buah-buahan
• minuman = teh, kopi, minuman bersoda

b. yang tidak boleh diberikan
• protein hewani = usus, kerang, paru, hati, limfa, otak, kaldu
• sayuran = buncis, bayam, jamur, kembang kol

Makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan untuk penderita Asam Urat

Bahan makanan
a. yang boleh diberikan
• semua karbohidrat
• protein hewani = daging ayam
• protein nabati = kacang-kacangan
• semua buah-buahan
• minuman = teh, kopi, minuman bersoda

b. yang tidak boleh diberikan
• protein hewani = usus, kerang, paru, hati, limfa, otak, kaldu
• sayuran = buncis, bayam, jamur, kembang kol

Jumat, 13 November 2009

Penyebab, Akibat dan Penanggulangan Stress

A. Pengertian
Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tanpak berbahaya atau sulit. Stres psikologi adalah hubungan spesifik antara individu dengan lingkungan yang dinilai oleh individu sebagai tuntutan atau melebihi sumber dayanya dan membahayakan keberadaanya (well-being) (Lazarus dan Folkman, 1984).
Stres dibentuk penyesuaian diri terhadap suatu tuntutan yang menghendaki tingkah laku penaggulangan (coping) pada sebagian individu atau kelompok (Coleman, 1976).

B. PENYEBAB
• Kejadian hidup sehari-hari baik gembira dan sedih, seperti:
- Menikah/ mempunyai anak
- Mulai tempat kerja yang baru/ emigrasi
- Kehilangan orang yang dicintai baik karena meninggal atau cerai
- Masalah hubungan pribadi
• Pelajaran sekolah maupun pekerjaan yang membutuhkan jadwal waktu yang ketat dan atau bekerja dengan atasan yang keras dan kurang pengertian
• Tidak sehat
• Lingkungan. seperti terlalu ramai, terlalu banyak orang atau terlalu panas dalam rumah atau tempat kerja
• Masalah keuangan seperti hutang dan pengeluaran di luar kemampuan
• Kurang percaya diri, pemalu
• Terlalu ambisi dan bercita-cita terlalu tinggi
• Perasaan negatif seperti rasa bersalah dan tidak tahu cara pemecahannya, frustasi
• Tidak dapat bergaul, kurang dukungan kawan
• Membuat keputusan masalah yang bisa merubah jalan hidupnya atau dipaksa untuk merubah nilai-nilai/ prinsip hidup pribadi

C. AKIBAT DARI STRES
Akibat stres tergantung dari reaksi seseorang terhadap stres. Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin. Tetapi stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi akan berbahaya bagi kesehatan. Umumnya stres yang berlarut-larut menimbulkan perasaan cemas, takut, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, keluar keringat dingin, jantung sering berdebar-debar, pusing, sulit atau suka makan dan sulit tidur. Kecemasan yang berat dan berlangsung lama akan menurunkan kemampuan dan efisiensi seseorang dalam menjalankan fungsi-fungsi hidupnya dan pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam gangguan jiwa.

D. PENANGGULANGAN STRES
• Mengenal dan menyadari sumber-sumber stres
• Membina kedewasaan kepribadian melalui pendidikan dan pengalaman hidup
• Mengembangkan hidup sehat. Antara lain dengan cara merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, tidak tergesa-gesa mencapai ingin mencapai keinginannya, menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan dan sebagainya.
• Mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala sesuatu yang terjadi dengan tetap beriman kepadaNya.
• Minta bimbingan kepada sahabat terdekat, orang-orang yang lebih dewasa, psikolog, orang yang dewasa kerohaniaanya.
• Hindarkan sikap-sikap negatif antara lain: memberontak terhadap keadaan, sikap apatis, marah-marah. Hal-hal tersebut tidak menyelesaikan masalah tetapi justru membuka masalah yang baru.
(berbagai sumber buku)


Proses Muntah (Vomitus)

Proses muntah dibagi menjadi 3 fase berbeda, yaitu: nausea, retching, dan emesis
1. Nausea merupakan sensasi psikis yang dapat ditimbulkan akibat rangsangan pada organ dalam labirin, atau emosi dan tidak selalu diikuti oleh retching atau muntah
2. Retching merupakan fase di mana terjadi gerak nafas spasmodik dengan glotis tertutup, bersamaan dengan adanya usaha inspirasi dari otot dada dan diafragma sehingga menimbulkan tekanan intratoraks yang negatif.
3. Emesis (ekspulsi) terjadi bila fase retching mencapai puncaknya yang ditandat dengan kontraksi kuat otot perut, diikuti dengan bertambah turunnya diafragroa, disertai dengan penekanan mekanisme antirefluks. Pada fase ini, pilorus dan antrum berkontraksi, fundus dan esofagus relaksasi, dan mulut terbuka.