Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Desember 2011

FOTO: Monyet Peloroti Kemben Charmian Chen (Model Taiwan) di Bali


Seorang wisatawan dari Taiwan yg bernama Charmian Chen baru saja mengalami kejadian yg memalukan ketika berkunjung ke pulau Dewata Bali, insiden tersebut terjadi di Monkey Forest, Ubud, Bali. Insiden tersebut terjadi ketika ada Monyet yg menarik pakaiannya ke bawah sampai merosot dan hampir topless.








Selain pelajar, Charmian Chen juga berprofesi sebagai model. 


Source

Kamis, 10 November 2011

Fakta Unik tentang Film Spongebob Squarepants


Spongebob Squarepants
SpongeBob SquarePants adalah sebuah serial film animasi yang paling populer diNickelodeon. Pada awalnya serial kartun ini ditayangkan pada tahun 1999 di Amerika Serikat dan dicipta oleh Stephen Hillenburg, seorang animator dan ahli biologi laut, dan diterbitkan oleh perusahaan beliau, United Plankton Pictures Inc. Di Indonesia serial ini dipopulerkan oleh Lativi (sekarang TvOne), kemudian hak tayang acara-acara yang diproduksi oleh Nickelodeon dibeli oleh Global TV. Serial ini settingnya berada di Samudra Pasifik di kota Bikini Bottom.


Pengenalan Singkat
versi One Piece
SpongeBob SquarePants ialah seekor spons yang tinggal dalam sebuah rumah nanasdalam laut di kota Bikini Bottom, manakala tetanggannya Squidward Tentacles ialah seekor gurita yang tinggal dalam rumah moai. TetanggaSpongeBob yang lain dan teman akrabnya, Patrick Star seekor bintang laut merah muda, tinggal di bawah sebuah batu. Rumah Squidward terletak di antara rumah Spongebob dan rumah Patrick, dan inilah yang meresahkan Squidward.
SpongeBob dan kawan-kawannya tinggal di kota Bikini Bottom dalam lautan PasifikBikini Bottomdilihatkan sebagai sebuah kota biasa dengan pusat kota, pinggir kota, kawasan pantai, lapangan terbang, rangkaian bunga laut dan taman hiburan sendiri. Stephen Hillenburg pernah berkata bahawaBikini Bottom direka lebih kurang berdasarkan kota Seattle, Washington.
Hewan peliharaan SpongeBob ialah seekor siput laut bernama Gary, yang "mengeong" seperti kucing. Meskipun tidak banyak berbicara (kecuali dalam beberapa episode), watak-watak lain kelihatan mampu memahaminya. Tambahan pula, cacing laut menyalak seperti anjing dan dirantai. Ubur-ubur disamakan dengan lebah; bunyi desas-desus, sengatan bisa (tetapi kelihatan seperti kejutan elektrik), dan menghasilkan "jeli" yang lezat, memperolok-olok nama "jellyfish" sambil membandingkan jeli dengan madu lebah. Ikan berperan sebagai warga kota tetapi tidak dijadikan tokoh penting.
SpongeBob SquarePants yang penyerap, kuning, dan berlubang ini, bekerja sebagai juru masak di Krusty Krab, sebuah restoran makanan cepat saji, dimana Squidward juga bekerja sebagai kasir. Krusty Krab dimiliki Eugene H. Krabs (Mr. Krabs). Sheldon J. Plankton adalah musuh bebuyutan Krabs yang memiliki sebuah restoran makanan cepat saji bertaraf rendah bernama Chum Bucket yang terletak berhadapan Krusty Krab. Chum Bucket seolah-olah tidak pernah dikunjungi pelanggan, dan Plankton meluangkan kebanyakan waktunya untuk merancang peralatan untuk mencuri resep burger Krabby Patty milik Mr. Krabs. Plankton hanya berhasil mencuri resep itu dalam The SpongeBob SquarePants Movie; formulanya tidak pernah diperlihatkan kepada penonton. Istri komputer Plankton, Karen, kadang-kala membantunya dalam rancangan jahatnya atau bertengkar dengannya.
Satu lagi kawan SpongeBob ialah Sandy Cheeks, seekor tupai yang berasal dari Texas dan tinggal di dalam kubah anti-air di Bikini Bottom. Dia diantar ke dalam lautan oleh majikan-majikannya yang berupa simpanse. Ketika di luar kubahnya, dia memakai baju seperti Astronot.
Penduduk Bikini Bottom mengendarai kapal seolah-olah mobil. SpongeBob masih belajar dalam sekolah mengemudi setelah sering sekali gagal dalam ujian mengemudi (ada 2 versi tentang ketidaklulusan ini, yaitu 58 kali (menurut episode "Drive to Tears") dan 1.000.006 kali (menurut episode "Mrs.Puff,you Fired")). Setiap pergerakan menghasilkan gelembung untuk mengingkatkan penonton bahawa cerita ini berlatarkan lautan. Namun begitu, terdapat babak-babak di mana terdapat selapisan air yang berasingan daripada air lautan (seperti adanya pantai) dan api bisa dinyalakan dalam lautan.


Tokoh
Semua Karakter
  • SpongeBob SquarePants - tokoh utama dalam kartun ini yang berbentuk spon berwarna kuning. Spongebob tinggal di dalam rumah berbentuk nanas di dalam laut. Dia juga memelihara seekor siput yang bernama Gary. Merupakan koki di Krusty Krab yang terkenal dengan makanannya Krabby Patty.
  • Squidward Tentacles - seekor gurita yang tinggal di dalam kepala Pulau Easter. Sangat benci pada Spongebob dan Patrick yang suka mengganggunya. Dia mempunyai seorang saingan yang juga seekor gurita bernama Squilliam Fancyson. Merupakan kasir di Krusty Krab yang pemalas, sangat menyukai dansa, dan sempat pindah rumah karena rumahnya dihancurkan Spongebob dan Patrick di salah satu episode.
  • Patrick Star - Teman akrab Spongebob yang berbentuk Bintang laut. Patrick tinggal di bawah batu. Patrick merupakan penduduk palingbodoh di Bikini Bottom.
  • Eugene H. Krabs (Tuan Krabs) - pemilik restoran Krusty Krab yang hanya memikirkan soal uang (dia dikatakan sangat serakah dan pelit). Spongebob dan Squidward bekerja kepadanya.
  • Sandy Cheeks (Sandy si Tupai) - seekor tupai yang tinggal di dalam laut. Sandy menyukai karate, dikatakan suka meminum saus yang amat pedas dan juga aksi-aksi "stunt". Nama asli Sandy adalah Sandra "Sandy" Cheeks. Dia tinggal di sebuah kubah anti-air yang mempunyai sebatang pohon besar.
  • Gary - Seekor siput peliharaan Spongebob. Berbunyi seperti kucing dan merupakan siput yang bijak. Tidak suka kepada Squidward.
  • Sheldon J. Plankton - pemilik restoran Chum Bucket. Amat terobsesi dengan Krabby Patty sehingga sanggup mencuri resepnya (tapi tak pernah menang).
  • Larry Lobster - seekor udang karang yang sangat kuat. Kerap kali dapat dilihat di Goo Lagoon.
  • Pearl Krabs - seekor ikan paus yang merupakan anak Mr. Krabs. Amat menyukai hiburan dan berumur 16 tahun dalam episode "Whale of a Bhirtday".
  • Mermaid Man - merupakan salah seorang pahlawan super (yang sudah tua) di Bikini Bottom.
  • Barnacle Boy - Teman Mermaidman dan kurang menyukai Spongebob (dan juga gelarannya yang mengandungi "boy", padahal sudah cukup tua seperti Mermaidman).
  • Dirty Bubble - partner dari Man Ray. Merupakan musuh dari Mermaid Man dan Barnacle Boy. Wujudnya seperti Gelembung udara berwarna Cokelat.
  • Man Ray* - Merupakan Musuh terbesar dari Mermaid Man dan Barnacle Boy. Bentuk tubuh dan Wujudnya seperti Ultraman.

Tempat dalam Seri Spongebob
Krusty Krab
  • Bikini Bottom - Kota utama di seri ini
  • Bikini Bottomshire - Nama Bikini Bottom pada abad pertengahan, daerah ini dikuasai oleh Raja Krab, yang merupakan rival dari penyihir Planktonamor.
  • Goo Lagoon (Laguna Goo) - Sebuah pantai di Bikini Bottom yang sering dikunjungi Spongebob dan teman-teman.
  • Rock Bottom - Sebuah tempat di luar Bikini Bottom yang didiami ikan-ikan aneh.
  • K-Blub - Salah satu stasiun radio di Bikini Bottom.
  • Sea Needle (Jarum Laut) - Bangunan tinggi yang juga parodi dari bangunan Space Needle di Seattle
  • Shell City (Kota Kerang) - Merupakan toko cenderamata yang terletak di darat. (hanya muncul dalam film The SpongeBob SquarePants Movie)
  • Jellyfish Fields (Padang Ubur-Ubur) - Tempat berburu Ubur-ubur. Spongebob dan Patrick seringkali datang ke tempat ini.
  • Krusty Krab - Restoran cepat saji di mana Spongebob dan Squidward berkerja. Krusty Krab menjual makanan paling disukai selautan yakni Krabby Patty yang seperti burger.
  • Discount Grocery Mart (Toko Kelontong Diskon) - Minimarket yang biasa memberikan potongan harga.
  • Shady Shoals - panti jompo yang di tinggali Mermaid Man dan Barnacle Boy setelah pensiun.
  • Fancy!(Indah!) - Restoran bintang lima, dimana Spongebob pernah bekerja disini di salah satu episode, yaitu "Le Big Switch" dan muncul dalam bebrapa episode lain.
  • Glove World (Dunia Sarung Tangan) - taman hiburan di Bikini Bottom. Tempat bermain Spongebob dan Patrick sebelum ke Rock Bottom. Juga pernah muncul sebagai tempat Pukulan Berapi Menyakitkan, sebuah roller coaster yang lebih besar dari Gunung Everest, lebih cepat dari Cheetah, dan lebih menyakitkan dari fitnah, yang direncanakan SpongeBob dan Patrick naiki dalam episode Roller Cowards.
  • Chum Bucket - Rumah makan dimana Plankton menyusun rencana jahatnya dan tinggal bersama Karen. Selalu kosong tanpa pengunjung.
  • New Kelp City (Kota Kelp Baru) - Kota dimana Spongebob menjadi walikota dan namanya berubah menjadi CheeseHead BrownPants.
  • Residents' Row (Baris Penduduk) -Tempat tinggal Patrick, Squidward & SpongeBob
  • Loker Davy Jones - Tempat dimana orang yang memiliki sifat yang tidak baik, tempat yang penuh dengan kaus kaki.
  • Fast Food Coliseum (Koliseum Makanan Cepat Saji) - Tempat para koki untuk mengikuti kejuaraan masak tahunan.
  • Barg 'n Mart - Tempat para warga Bikini Bottom berbelanja.
  • Diner - Sebuah restoran yang muncul di beberapa episode yaitu Chocolate With Nuts, Mermaid Man & Barnacle Boy II,& Missing Identity
  • Oyster Stadium (Stadion Kerang) - Tempat tiram & tempat Pertandingan siput. Terletak di Kebun Binatang Bikini Bottom
  • Mrs. Puff Boating School (Sekolah Mengemudi Ny. Puff) - Tempat SpongeBob belajar mengemudi, di sekolah ini SpongeBob tak pernah lulus ujian mengemudi.
  • Palace of Pranks (Istana Jahil) - Toko yang menjual barang barang jahil/mainan
  • Dead Eye Gulch - Bikini Bottom pada zaman koboi
  • Planktopolis - Bikini Bottom dalam keadaan dikuasai oleh Plankton (hanya muncul dalam film The SpongeBob SquarePants Movie)
  • Bubble Bowl - Tempat drum band Bikini Bottom milik Squidward tampil, biasanya tampil diatas permukaan laut.
  • Martha's Craft Zone - Toko cinderamata yang pernah dikunjungi oleh Gary dan pemilik barunya.
  • Krusty Tower (Menara Krusty) - Krusty Krab berbentuk menara : salah satu bentuk bisnis Tn. Krabs yang akhirnya hancur
  • Cephalopod Lodge (Pondok Cephalopoda) - Tempat upacara suci para marga Tentacles, Squidward diusir dari tempat ini, karena ulah kacau SpongeBob dan Patrick.
  • Casa De Sponge - Rumah nanas Spongebob.
  • Mall - Tempat gaul para remaja kebanyakan, mal di Bikini Bottom.
  • The Wash - Salah satu destinasi dalam pesta Spongebob, Patrick, dan Tn. Krabs.
  • Boot Hills (Bukit Boot) - Makam para sheriff Dead Eye Gulch yang dibuat karena Old Dead Tree Hill sudah penuh.
  • Old Dead Tree Hill (Bukit Pohon Mati Tua) - Makam sheriff Dead Eye Gulch yang sudah penuh.
  • Tentacle Acres (Hektar Tentacles) - Deretan tempat tinggal marga dan berjenis Tentacles, terisolasi bagi yang bukan warga tidak berjenis Tentacles.
  • Bakery - Toko roti enak di pinggiran Bikini Bottom.
  • Noses 'n Things (Hidung dan apapun) - Tempat operasi hidung : Patrick pernah membuat hidung disini.
  • Big Shot Records - Perusahaan rekaman Bikini Bottom.
  • Kelp Forest - Hutan yang ada di pinggiran Bikini Bottom, muncul di episode Club SpongeBob dan beberapa episode lainnya
  • Mermalair - Markas Mermaid Man dan Barnacle Boy
  • Bikini Bottom Jail - Penjara di Bikini Bottom
  • Bikini Bottom Hospital - Rumah sakit di Bikini Bottom
  • Bikini Bottom Dump - Tempat sampah di Bikini Bottom
  • Bikini Atoll (Atol Bikini) - Sebuah pulau di darat yang dekat dengan Bikini Bottom dan hampir selalu muncul di seluruh episode.
  • Atlantis - Rumah Raja Neptunus. Di episode Atlantis SquarePantis, SpongeBobPatrickSquidwardMr. KrabsSandy, dan Planktonpergi ke sana
  • Brain Coral Fields (Lap. Isi Otak) - Tempat benda yang SpongeBob kira kepala Patrick.
  • Jalan Keong - Jalan yang merupakan tempat rumah SpongeBob, Patrick, dan Squidward, Krusty Krab, dan Chum Bucket
  • Shelly Super Highway(Jalan Tol Super Shelly, disingkat JTSS) - Sebuah jalan yang muncul dalam episode SpongeBob's Last Stand, bagian dari rencana jahat Plankton
  • Reef Cinema - Bioskop di Bikini Bottom


Produk dalam serial Spongebob
Krabby Patty
  • Krabby Patty - Makanan yang disukai oleh warga Bikini Bottom, Plankton selalu berusaha mencuri resep rahasianya (tapi tidak pernah berhasil).
  • Kelp-O - Sereal yang selalu menjadi menu sarapannya SpongeBob.
  • Sea Nuts - Kacang laut yang berbentuk seperti kacang pada umumnya.
  • Invisible Boat Mobile - mobil yang selalu dipakai oleh Mermaid Man dan Barnacle Boy,yang transparan.
  • Bikini Bottom Phonebook - buku telpon yang pernah diisi oleh iklannya Chum Bucket
  • Fancy Living Digest - majalah yang memandu cara menjadi kaya dalam waktu yang singkat
  • Kelp Shake - Minuman enak yang pernah dijual di Bikini Bottom, belakangan diketahui bahwa produk ini mengandung zat radioaktif.
  • Nachos - Kentang yang menjadi makanan preman siput pada episode "Have You Seen This Snail ?"
  • Ol'Reliable - Jaring ubur-ubur yang pernah dipakai Spongebob
  • Spat si Spatula - Spatula yang selalu digunakan Spongebob untuk memasak Krabby Patty.
  • 'Sauce Tartar - Saus tartar adalah produk saus yang berefek seperti asam yang berbahaya
  • Sauce Volcano - Saus extra pedas
  • Mangkuk Gary - Mangkuk untuk sarapan Gary.
  • Snail-Po - Makanan Gary
  • Bucket-Head - Topi yang digunakan Plankton untuk mengendalikan semua warga Bikini Bottom, termasuk raja Neptunus dan kecualiMr.KrabsSpongebob, dan Patrick (hanya muncul dalam film SpongeBob the Movie)
  • Invisible Spray - Semprotan jahil milik SpongeBob dan Patrick : pernah menjadi 'hantu' dalam memakai benda ini.
  • Exploded Gum - Permen karet yang menyebabkan kepala bisa meledak (yang pernah Patrick makan dan dibayar seharga $1).
  • Chum Stick - Chum Plankton yang berbentuk stick, pernah laris satu kali, setelah itu diprotes oleh pelanggan dalam satu episode. Salah satu menu Chum Bucket.
  • Baby Powder (Bubuk Bayi) - Bedak bayi bahan terakhir untuk pembuatan gas bayi milik Plankton.
  • Night Light - Lampu tidur : SpongeBob menggunakannya karena alasan tidak bisa tidur.
  • Krust - Odol yang pernah membuat mata SpongeBob menghitam.
  • Jelly Patty - Krabby Patty dengan selai ubur-ubur
  • Krabby Kronicle - Koran dari Krusty Krab
  • Monster Krabby Patty - Krabby Patty dengan ukuran ekstra. Spongebob pernah mematahkan spatulanya (Spat) saat memasak menu ini.
  • Gas Bayi - Senjata Plankton yang bisa membuat orang menjadi bayi untuk mengambil resep rahasia Krabby Patty.
  • Gas Manula - Gas bayi Plankton yang gagal dan menjadikan orang yang disemprot menjadi manula.

Binatang yang ada di Bikini Bottom
  • Alaskan Big Worm Monster cacing raksasa dari Alaska yang senang memakan apa saja
  • Sea Bear Monster berwajah beruang dan perawakannya seperti ikan besar, monster besar yang pernah muncul di majalah-majalah fiksi Bikini Bottom
  • Sea Rhino Monster berwajah badak dan perawakannya seperti badak yang memiliki sirip
  • Nematoda Cacing kecil yang hidup berkelompok dan seperti parasit
  • Ubur-ubur Binatang yang pada umumnya berwarna pink, dan sering ditangkap oleh Spongebob, populasinya sekitar 1 juta ubur-ubur dan tinggal di Jellyfish Fields.

SpongeBob Squareants pada awalnya digunakan sebagai animasi tradisional pada musim pertamanya. Dan selanjutnya, proses yang lebih lanjut dari cat dan tinta digital digunakan dari musim yang kedua dan sampai seterusnya.


Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/SpongeBob_SquarePants


Jumat, 28 Oktober 2011

10 Fakta Unik/Menarik Dibalik Film Harry Potter


Film Harry Potter mungkin sudah berakhir, tapi fenomena di baliknya masih terus membuat kita terkagum-kagum bahkan rasanya tidak pernah terpuaskan. Jadi, jika Anda pernah bertanya-tanya di mana dan berapa banyak panggung set yang telah diciptakan untuk membuat cerita ini hidup di depan layar Anda, atau terbuat dari apa sapu terbang di film ini, yuk, kita intip fakta menarik dari dunia sihir Harry Potter dan teman-temannya!. Nah ini dia 10 Fakta Unik/Menarik di Balik Film Harry Potter.


1. Tongkat Ajaib


Setiap tongkat di film Harry Potter dibuat di tempat – termasuk tongkat milik Daniel Radcliffe yang sampai berjumlah 60-70 buah karena aus dipakai selama tujuh film terakhir. Sama seperti di buku, tidak ada dua tongkat yang sama, bahkan tongkat milik si kembar identik Fred dan George Weasley. Meskipun Radcliffe telah memakai beberapa tongkat, sebagian besar tongkat dibuat secara konsisten dengan panjang sekitar 33-38 cm, seperti di buku. Ini berarti justru karakternya yang tumbuh besar dengat tongkat yang sama selama bertahun-tahun pembuatan film. Tongkat Dumbledore yang berdesain rumit juga tetap sama, padahal dulu perusahaan film -dan seluruh dunia- tidak tahu bahwa tongkat tersebut merupakan “The Elder Wand“.



2. Adegan di Aula Besar Hogwarts



Lebih dari 600 seragam sekolah dibuat untuk film Harry Potter. Adegan pertempuran di “Harry Potter and the Deathly Hallows” menjadi adegan dengan jumlah terbesar pembuatan seragam untuk para pemain dan pemain ekstra – bisa dilihat sewaktu finale 400 orang Death Eaters dan Snatchers bergabung dengan 400 orang guru dan murid Hogwarts berkumpul di Aula Besar.






3. Replika Properti Film



Yang terlihat di foto sebenarnya hanya sebagian dari 210.000 koin dibuat untuk adegan Bank Gringotts di dua film terakhir. Artefak lainnya yang juga diduplikasi dalam jumlah banyak adalah salah satunya liontin Salazar Slytherin, yang dibuat sampai 40 replika untuk mengakomodasi adegan Harry dan Ron sewaktu berusaha menghancurkannya.








4. Wajah Populer Harry Potter



Tanda kilat di dahi Harry Potter telah dibuat oleh tim makeup kira-kira sebanyak 5.800 kali. Sekitar 2000 kali tanda tersebut diaplikasikan langsung di wajah Radcliffe, sementara sisanya diaplikasikan di dahi para pemain penggantinya. Meskipun barang properti favorit Radcliffe di film itu adalah kacamatanya, ternyata kacamata tersebut telah diganti sebanyak 160 kali.













5. Busana Dalam Film Harry Potter



Lebih dari 25,000 busana telah digunakan sepanjang film Harry Potter.




6. Naga Gringotts



200 makhluk ajaib telah diciptakan untuk seri film Harry Potter, termasuk naga ini. Aragog, sang Acromantula (laba-laba raksasa) yang ditampilkan dalam film kedua, “Harry Potter and the Chamber of Secret”, memiliki rentang kaki dari 5,48 meter. 250 hewan non-robot telah digunakan dalam film, yang terbesar adalah seekor kuda nil dan yang terkecil adalah kelabang.



7. Shell Cottage



Rumah Bill dan Fleur, di mana Harry, Ron dan Hermione berlindung di film terakhir, 90 persen dikerjakan di Leavesden Studio dan kemudian dipindahkan ke Fresh Water West di Wales. Rumah tersebut diangkut oleh traktor di sepanjang pantai sebelum dibawa menaiki bukit pasir oleh kru. Lokasi itu menjadi lokasi paling sering difoto oleh penggemar. 4.500 keping kerang raksasa dibutuhkan untuk atap pondok, dan bahkan ratusan helai rumput ditanam secara individual ke dalam pasir di bukit sekitarnya. Settingan rumput ini tahan angin pantai berkat 10,9 ton air yang digunakan sebagai beban untuk menahannya.



8. Snape dan Voldemort Bertemu di Rumah Perahu



Ini hanyalah salah satu dari 588 set yang telah dibuat untuk film Harry Potter – produk dari 58 orang staf Departemen Seni. Banyak set telah diciptakan di lahan Leavesden Studio. 80 hektar studio menyediakan hingga 46.500 meter persegi set panggung. Termasuk juga settingan panggung untuk terbang (sapu di film Harry Potter yang dibuat dari titanium untuk pesawat).






9. Kostum dan Topeng



Tentara patung yang digunakan untuk melawan Voldemort di Hogwarts ini hanya sebagian karakter yang mengenakan topeng dalam film. Memang betul, topeng dari Death Eaters-lah yang paling menuntut keterampilan dari para kru. Ini merupakan asil kolaborasi antara Departemen Seni dan Departemen Properti. Semua topeng Death Eaters diukir oleh tim Departemen Seni dan dicetak langsung ke wajah para aktor selama 2,5 menit sampai mengeras. Kemudian Tim Properti menyelesaikannya dengan membuat desain timah secara individual.







10. Ron dan Hermione di Antara Puing-Puing



Adegan ini menampilkan hanya sebagian dari 29 ton puing polistiren yang dibawa oleh 5 buah truk digunakan dalam film Deathly Hallows.















Selasa, 18 Oktober 2011

Bagaimana Kabar Boboho dan Teman nya ya ?

Siapa sih yang tidak kenal boboho?!. Boboho, yang bernama asli Hao Shaowen, adalah bintang film Komedi Mandarin yang terkenal lucu dan 'Chubby'. 

Pasti kita semua tahu dan mungkin juga suka setiap film boboho. Kekonyolan yang dibuatnya sungguh mengocok perut setiap yang menonton film nya. Namun, semakin lama tentu nya sang boboho pun akan semakin bertumbuh dewasa. Dan dia pun semakin lama semakin tidak ada tawaran film untuk nya.

Boboho saat bekerja sebagai penjual es krim
Kabar terakhir yang didapat dari nya adalah saat tahun 2008, dia diterima di Universitas Tamkang, Taiwan dijurusan Manajemen Transportasi. Untuk menambah biaya kuliah, Hao Shaowen bekerja di Toko Es Cream. Dia merasa senang lebih banyak mengetahui tentang managemen transportasi dan mempraktekkannya apa yang telah dia pelajari.

Hao Shaowen adalah anak yang berbakti kepada orang tua nya. Dia bekerja untuk mengurangi beban orang tuanya. Dia bekerja sebagai penjual es krim sampai masa kuliah nya dimulai.

Keadaannya saat ini sungguh berbeda dengan saat dia menjadi bintang film Mandarin. Dulu, untuk setiap episode film drama TV di China Daratan, dia mendapat bayaran sebesar 50.000 Yuan. Sedangkan saat ini dia hanya seorang mahasiswa yang bekerja sebagai penjual es krim untuk membiayai uang kuliah nya.

Shi Xiao Long saat bermain film
Nasib nya sungguh berbeda dengan rekan nya Shi Xiao Long (atau Ashton Chen), yang juga sering bermain film bersama Hao Shaowen. Saat lulus kuliah di Universitas New York, Shi Xiao Long memutuskan untuk pulang ke China dan ingin melanjutkan kuliahnya di Universitas yang mengizinkannya bermain film.

Shi Xiao Long (Ashton Chen)
Saat ini Shi Xiao Long telah memerankan banyak film Laga, di antaranya The Legend of Chinese Zodiac sebagai Yao Tian (2011), The Seven Weapons Series sebagai Qiu Feng Wu (2011), The Legendary Warrior sebagai Li Jian Shan (2006). Dia berencana pergi ke Hollywood, mengharapkan dapat bekerja sama dengan Jackie Chan dan Jet Li, dan belajar dari mereka.

Sumber :

BERITA: Masyarakat Jepang Gelar Demo Anti Kim Tae Hee “My Princess”

kimtaehee

SETELAH demo anti drama Korea yang menghebohkan Jepang beberapa bulan lalu, kini gerakan serupa menimpa aktris Korea Kim Tae Hee, bintang My Princess.

demo-anti-kim-tae-heMasyarakat Jepang merasa terganggu dengan partisipasi Kim Tae Hee di dorama Jepang berjudul 99 Days with a Star yang akan tayang pada tanggal 23 Oktober nanti.

Ada alasan khusus mengapa demonstran keberatan dengan kehadiran Kim Tae Hee.
Pada tahun 2005, pendukung Stairway To Heaven dan saudara laki-lakinya tertangkap kamera sedang berada di Swiss dan memakai kaos bertuliskan “Pulau Dokdo milik Korea”.

Pulau Dokdo, dikenal juga sebagai Takeshima atau Liancourt Rocks, adalah pulau yang terdaftar milik Korea. Namun Jepang meng-klaim bahwa Dokdo adalah bagian wilayahnya. Sengketa ini sudah terjadi bertahun-tahun dan selalu menjadi isu sensitif antara Jepang-Korea.

Beberapa pernyataan yang diserukan oleh demonstran: “Kim Tae Hee yang tidak suka Jepang, jangan mencari uang di sini” atau “Kami akan selalu ingat perusahaan Jepang yang mendukung aktris anti-Jepang Kim Tae Hee”.

Mengutip situs Soompi, Senin (17/10), di Tokyo setidaknya ada 550 demonstran turun ke jalan untuk berorasi selama 1 jam. Jika dijumlah di seluruh wilayah Jepang, ada 20 ribu warga yang menggelar demo.
“Aku pernah mengunjungi Jepang sekitar 30 kali. Aku suka baca novel dan menonton film buatan Jepang. Melalui dorama yang aku bintangi, aku harap bisa menjembatani budaya Korea dan Jepang,” komentar Kim Tae Hee tentang perannya di 99 Days with a Star.

Minggu, 09 Oktober 2011

Biografi dan Sejarah L'Arc~en~Ciel

Birth!
Formasi paling awal L'Arc~en~Ciel pada tahun 1991
(kiri-kanan: Tetsu, Hiro, Pero, Hyde).
Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem's Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).

Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem's Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L'Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).

Nama L'Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L'Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.

Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L'Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.


Flood of Tears
Penampilan Ken yang semi visual di awal
kariernya sebagai gitaris L'Arc~en~Ciel.
Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.

Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L'Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.

Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk "Gimmick". Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktifitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.


Sakura
Sakur
Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L'Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.

Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L'Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L'Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.


Debut Album
Pada tanggal 10 April 1993, album pertama mereka sebagai band indies, yang bertajuk DUNEdirilis dan meraih kesuksesan. Album tersebut berhasil meraih posisi puncak di Oricon Indies Chart (Tangga Lagu Terpopuler di Jepang) pada bulan Mei, dan hanya dalam tempo 3 bulan berhasil terjual sebanyak 20.000 keping CD. Hal tersebut membukakan kesempatan bagi mereka untuk tampil di dalam konser band-band indies "Karei naru masho" yang diadakan di Shibuya Kokaido, yang ketika itu disaksikan oleh sekitar 2000 penonton. Maka popularitas L'Arc~en~Ciel mulai berkembang tidak hanya di Osaka, namun sudah mulai merambah ke Tokyo. Dan pada bulan September 1993 mereka pindah ke Tokyo untuk meningkatkan karier mereka (meskipun Hyde tidak terlalu menyukai gagasan pindah ke Ibukota Jepang tersebut).


Major Label
L'Arc~en~Ciel dengan formasi ketiganya
di tahun 1994.
(clockwise: Hyde, Ken, Sakura, Tetsu)
Video single mereka Nemuri Ni Yosete dirilis pada tanggal 1 Juli 1994, menyusul dua minggu kemudian, yakni pada tanggal 14 Juli 1994 album kedua mereka TIERRA yang merupakan album pertama mereka yang berlabel major. Sekaligus juga menjadi hari pertama tur Sense of Time. Pada tanggal 9 September di tahun yang sama, mereka melawat ke Maroko dalam rangka pembuatan video Siesta ~film of dream~, yang merupakan kali pertama bagi mereka bekerja di luar Jepang, tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi mereka. Film tersebut dirilis pada akhir tahun tersebut.

Pada tanggal 21 Oktober 1994, single pertama mereka dengan Sony dirilis, dengan judul Blurry Eyes. Lagu ini dijadikan lagu tema untuk salah satu produksi serial animasi Jepang yang berjudul D.N.A^2. Kemudian pada tanggal 1 Desember di tahun tersebut Fans Klub Resmi L'Arc~en~Ciel, "CIEL" didirikan. Lalu pada awal tahun 1995, mereka mengadakan tur khusus bagi para anggota fans klub yang diberi judul Ciel/winter '95.

Tanggal 21 Mei 1995 merupakan tanggal di mana single video berjudul and She Said dirilis dan merupakan hari pertama dari rangkaian tur di 19 kota di Jepang yang bertajuk In Club '95. Dan pada 6 Juli, single kedua mereka yang berjudul Vivid Colors dirilis. Lagu tersebut menjadi lagu ending Guru Guru 99, dan side B dari lagu tersebut, Brilliant Years dijadikan lagu ending untuk acara "Shin dora" di Nippon-TV (NTV).


Heavenly
L'Arc~en~Ciel mencoba mengeksplorasi musikalitas mereka
di album Heavenly yang memberikan nuansa yang sedikit
berbeda dengan dua album sebelumnya.
Album ketiga mereka, HEAVENLYdirilis pada tanggal 1 September 1995. Pertama kalinya album mereka masuk ke Oricon Chart (major label band) langsung di posisi ketiga. Dalam album ini sepertinya terjadi perubahan warna musik mereka dibandingkan dengan dua album sebelumnya (bisa dikatakan bahwa musikalitas mereka menjadi semakin matang). Seperti yang diungkapkan Tetsu bahwa mereka mencoba sesuatu yang berbeda dan baru dalam musik mereka.

Tur Heavenly '95 dimulai pada tanggal 9 September 1995, tiket untuk pertunjukkan mereka habis (full house) dalam 9 hari sejak peredarannya, bahkan pada hari terakhir tur tersebut tiket terjual habis hanya dalam tempo 28 menit saja! Pada tanggal 22 di bulan yang sama merupakan penampilan perdana mereka di Music Station, sebuah acara pertunjukkan musik nomor wahid di Jepang. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 1995 single ketiga berjudul Natsu no Yuutsu dirilis. Lagu tersebut digunakan sebagai tema ending untuk acara Televisi-TBS bernama "M-Navi".

Tanggal 27 Desember mereka mengadakan konser di Nippon Budokan, merupakan tempat yang diidam-idamkan para musisi Jepang untuk dapat tampil di sana.

Di awal tahun 1996 video live pertama L'Arc~en~Ciel, Heavenly ~films~ dirilis bersama 2 buah album foto, yakni "Heavenly X'mas" dan "Heavenly ~films~". Pada bulan April mereka memulai tur Kiss Me Deadly '96. Pada saat itu fans dari kalangan cowok semakin bertambah, yang mana pada mulanya mereka lebih banyak disukai oleh para cewek. Hal tersebut tentu saja semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka.


True
Tampak cover depan
buku dokumentasi IS
Single keempat mereka Kaze ni Kienaide(c/w I'm So Happy) yang dirilis pada tanggal 8 Juli 1996 berhasil menempati posisi keempat pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Pada akhir bulan yang sama tur musim panas Big City Nights Round Around '96 dimulai, diadakan di tiga kota besar di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo.

September tanggal 20, mereka meluncurkan sebuah buku dokumentasi Artist Fact "IS" yang berisikan informasi dan fakta seputar L'Arc~en~Ciel yang disajikan secara lengkap.

Pada bulan Oktober, single kelima mereka Flower (c/w Sayonara) dirilis dan langsung mengisi posisi kelima pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Disusul kemudian dengan single keenam mereka Lies and Truth (c/w Sai wa Nagerareta) yang langsung menempati posisi keenam di minggu pertamanya di Oricon Chart.

Tanggal 12 Desember, album keempat mereka TRUE dirilis. Merupakan album tersukses mereka selama lima tahun terakhir karier mereka, sebab pada minggu pertamanya album tersebut berhasil meraih posisi runner-up di Oricon Chart, dan pada minggu keenamnya berhasil menduduki posisi jawara. Album ini bertahan selama 9 minggu dalam daftar 10 besar di Oricon Chart. Tanggal 23 mereka memulai tur mereka yang bertajuk Carnival of True menggelar 10 konser di berbagai penjuru Jepang, diawali di Osaka Jyo Hall.


Sayonara
Kasus Sakura sempat membuat
rekan-rekannya di band ikut di-
curigai Polisi, akibatnya mereka
harus menjalani serangkaian tes
untuk membuktikannya.
Bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier L'Arc~en~Ciel sebagai masa-masa mimpi buruk. Bagaimana tidak, di tengah kegemilangan yang berhasil dicapai oleh mereka, Sakura, dengan terpaksa harus meninggalkan rekan-rekannya di L'Arc~en~Ciel setelah selama kurang lebih lima tahun bersama-sama merintis kesuksesan di pentas musik Jepang khususnya. Ia mesti rela didepak dari posisinya sebagai drummer L'Arc~en~Ciel setelah terkait dengan kasus kepemilikan serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tersebut berimbas pada pembatalan seluruh aktifitas Laruku seperti peluncuran single mereka The Fourth Avenue Cafe dan tur yang telah dijadwalkan. Bahkan semua merchandise mereka ditarik dari pasaran!

Meskipun rekan-rekan Sakura di Laruku tidak menginginkannya pergi, namun atas kehendak perusahaan rekaman dan produser, ia sejak bulan April mundur dari Laruku. "Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L'Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang", itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.

Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat. Maka sejak insiden tersebut, anggota Laruku tinggal tersisa tiga orang.


Yukihiro
Yukihiro memberikan warna yang berbeda
terhadap musik L'Arc~en~Ciel.
Setelah kepergian Sakura, Tetsu segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsu tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana PEDEKATE oleh Tetsu. Menurut kabar yang beredar, Tetsu dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsu meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut (paling Tetsu cuma basa-basi, he..he..he ^_^). Lantas Tetsu curhat sama Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsu untuk proses rekaman Niji (yeah, berhasil juga mas Tetsu ^o^).

Akhirnya single ketujuh L'Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L'Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997. Single ini mampu menerobos posisi 3 di Oricon Chart pada minggu pertamanya. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.

Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personil tetap L'Arc~en~Ciel.


Reincarnation
L'Arc~en~Ciel muncul kembali secara resmi sejak tanggal 13 Desember 1997 dengan menggelar konser berjudul Reincarnationyang digelar di Tokyo Dome. Pada saat itu Laruku terdiri dari tiga orang personil resmi, yaitu Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan satu personil tambahan (additional player/supported player) di posisi drummer, yakni Yukihiro.

Baru pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L'Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku sejak 4 November 1997. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L'Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukkie ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L'Arc~en~Ciel dengan style drumnya.

Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L'Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.


Brilliant Year
A Piece of Reincarnation, men-
jadi salah satu bukti kebangkitan
kembali L'Arc~en~Ciel di perca-
turan musik Jepang.
Setelah insiden yang mencoreng wajah L'Arc~en~Ciel pada tahun 1997 dan pergantian personil pada awal 1998 tidak berarti mereka kehilangan penggemarnya, hal itu dibuktikan dengan habisnya 56.000 lembar tiket konser Reincarnation dalam rentang waktu hanya 4 menit! Bahkan menginjak tahun 1998 karier mereka semakin menanjak. Bisa dibilang bahwa tahun 1998 merupakan masa keemasan Laruku, di mana pada tahun tersebut hampir semua single dan album yang mereka rilis berhasil meraih kesuksesan dan berbagai penghargaan. Mereka adalah artis paling sibuk pada saat itu.

Diawali pada akhir bulan Januari dengan meluncurkan single ke delapan mereka berjudul Winter Fallyang menjadi single pertama mereka yang mampu menduduki posisi jawara di Oricon Chart. Pada tanggal 25 Februari 1998 album kelima L'Arc~en~Ciel, HEART diluncurkan, hebatnya album ini selain mampu mencapai posisi puncak Oricon Chart, angka penjualannya pun mencapai 1 juta kopi dalam minggu pertamanya! Tanggal 25 Maret, single ke sembilan Dive to Blue dirilis dan berhasil pula menapaki posisi pertama di Oricon Chart. Selanjutnya pada tanggal 22 April, video A Piece of Reincarnation diluncurkan dan lagi-lagi menjadi nomor satu di Oricon Chart selama dua minggu berturut-turut.

Tanggal 1 Mei 1998, tur Heart ni hi wo tsukero! -Light My Fire-dimulai dan berakhir tanggal 21 November, merupakan tur terpanjang L'Arc~en~Ciel dengan 56 penampilan di 43 kota berbeda di seluruh penjuru Jepang.

Tanggal 8 Juli 1998, mereka mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama yang merilis 3 buah single secara bersamaan sekaligus, yakni Honey, Shinshoku~LoseControl~, dan Kasou. Bahkan ketiganya mampu mencetak angka penjualan sebanyak 1.000.000 kopi dalam waktu singkat. Lebih hebat lagi, pada tanggal 27 Juli, Honey dan Shinshoku~lose control~ secara berurutan menempati posisi satu dan dua di Oricon Chart. Patut diketahui juga bahwa lagu Shinshoku~lose control~ merupakan salah satu original soundtrack untuk film GODZILLA yang terkompilasi dalam album OST. Godzilla khusus untuk Asia saja.

Setelah menyelesaikan tur Light My Fire, Laruku kembali merilis dua buah single, yakni Snow Drop pada tanggal 7 November dan Forbidden Lovertepat seminggu kemudian. Melalui dua single ini, lagi-lagi Laruku mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama di Jepang yang dua singlenya berhasil mencapai posisi pertama dan kedua dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali, karena pada tanggal 26 November, Forbidden Lover berada di puncak dan Snow Drop mengikuti di posisi runner-up (two thumbs up!!!). Awal Desember, mereka meluncurkan benda-benda koleksi resmi L'Arc~en~Ciel seri pertama di seluruh Jepang. Kegiatan terakhir Laruku di tahun 1998 adalah peluncuran video konser Light My Fire pada tanggal 23 Desember.


Drive Higher
Konser final mereka di Tokyo
dalam rangkaian tur Grand
Cross 1999.
Januari 1999, koleksi resmi seri kedua diluncurkan di Jepang. Tanggal 20 Januari 1999, photobook LIVEdirilis di Jepang, yang berisikan koleksi foto-foto konser mereka sepanjang tahun 1998. Tepat sebulan kemudian (20 Februari) photobook LIFE dirilis.

Menyusul berbagai penghargaan berhasil mereka raih. Tanggal 1 Maret Laruku meraih penghargaan Golden Arrow ke-36 dari Asahi TV. Dua hari kemudian, mereka memperoleh penghargaan Japanese Gold Disk ke-13 dari NHK, di mana tiga single L'Arc~en~Ciel, yakni Kasou, Honey dan Snow Drop dinobatkan sebagai "song of the year". Bahkan Album Heart pun meraih penghargaan sebagai "rock album of the year".

Tanggal 21 April, single ke-15 mereka Heaven's Drive dirilis. Selanjutnya pada tanggal 2 Juni, Pieces dirilis. Dan 1 Juli 1999, L'Arc~en~Ciel merilis dua album sekaligus, ARK dan RAYdi 7 negara secara bersamaan, yakni di Jepang, Taiwan, Hongkong, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Singapura. Hebatnya, kedua album tersebut, masing-masing mencatat rekor penjualan di atas 2 juta keping! Tanggal 17 Juli Grand Cross Tour 1999 dimulai, dan dianggap sebagai tur terbesar mereka dengan total audiens sebanyak 650.000 orang. Bahkan salah satu konser mereka yang digelar di Tokyo ditayangkan secara live di 7 negara sekaligus!

Di bulan September 1999, Tetsu dan Hyde mewakili L'Arc~en~Ciel, melakukan perjalanan ke 3 negara Asia, yakni Taiwan, Hongkong, dan Thailand dalam rangka promosi dan tentunya memperluas pasar mereka. Tanggal 27 Oktober, single Love Flies dirilis. Dilanjutkan dengan peluncuran video Grand Cross Conclusion yang merupakan video konser mereka selama tur Grand Cross. Agenda terakhir di tahun 1999 adalah RESET penampilan live mereka yang digelar pada saat detik-detik pergantian milenium.


Neo Universe
Salah satu penampilan mereka di kon-
ser Realive Club Circuit 2000.
Tahun 2000 mereka awali dengan merilis double maxi single Neo Universe/finale pada tanggal 19 Januari, disusul kemudian Stay Away. Tanggal 20 Juni, album ECTOMORPHED WORKdirilis. Album tersebut berisikan beberapa lagu L'Arc~en~Ciel sebelumnya yang telah di-remix oleh Yukihiro (sangat menarik!) dan album selanjutnya REAL pada tanggal 20 Agustus 2000.

Tur konser Realive digelar dari bulan Oktober hingga Desember yang terbagi dalam dua sesi, yang pertama Realive Club Circuit 2000 dan yang kedua Realive Dome Tour 2000. Bedanya, pada sesi yang pertama, konser diadakan di tempat-tempat semacam klub yang hanya mampu menampung sedikit audiens dengan panggung yang relatif kecil. Sedangkan pada sesi kedua, layaknya konser-konser L'Arc~en~Ciel terdahulu, dengan penonton yang banyak dan panggung yang besar.

Memasuki tahun 2001, mereka merilis album Clicked Singles Best 13thpada tanggal 14 Maret yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik L'Arc~en~Ciel berdasarkan hasil pemungutan suara (voting) yang dilakukan oleh jutaan fansnya di seluruh penjuru dunia melalui internet, plus satu single baru Anemone. Dan yang terakhir di tahun tersebut adalah peluncuran single mereka Spirit Dreams Inside(c/w Spirit Dreams Inside-another dream-) pada tanggal 9 Mei 2001 yang juga merupakan soundtrack-nya Final Fantasy The Movie (Spirits Within) dan juga termasuk ke dalam album soundtrack FF The Movie.

Setelah itu mereka mulai sibuk dengan proyek solo masing-masing. Kita dapat melihat karakter musik yang berbeda-beda dari masing-masing personil L'Arc~en~Ciel.


Another Dream
Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT.

Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.

Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karir. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel's tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZONberturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.

Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L'Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.