Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Menilik Tiga Efek Unik Jatuh Cinta


VIVAnews - Lebih sering berdandan, selalu menebar senyum dan banyak orang bilang kalau Anda terlihat lebih cantik. Tanpa disadari, jatuh cinta membuat aura positif memancar dari dalam diri.

Bukan hanya itu saja, ada efek lain dari jatuh cinta yang tak diketahui banyak orang. Tengok saja efek unik jatuh cinta berikut, pasti membuat Anda ingin jatuh cinta setiap hari.

1. Payudara lebih sehat

Perhatian pasangan pada payudara Anda, bukan melulu berujung pada aktivitas bercinta. Menurut  Donnica Moore, MD., penulis bukuWomen's Health for Life, benjolan pada payudara seringkali diketahui lebih awal oleh pasangan, dibandingkan diri sendiri. 

"Jika pasangan merasa ada yang aneh dengan payudara Anda, jangan menyepelekannya," kata Moore, dikutip dari redbookmag.com.

Lakukan gerakan periksa payudara sendiri dan segera periksakan ke dokter. Perhatian yang muncul dari perasaan cinta memang bisa membuat Anda lebih sehat.

2. Rambut lebih tebal

Wanita yang bahagia dengan pasangannya, memiliki rambut yang lebih tebal dibandingkan yang kehilangan pasangan atau bercerai. Hal ini menurut penelitian yang dilakukan tim dari Case Western University. 

Stres bisa jadi pemicu utama rambut yang menipis. Meskipun terkadang pasangan bisa jadi pemicu stres, tapi cintanya yang besar pada Anda bisa juga jadi obat stres yang ampuh. 


3. Tidur lebih nyenyak

Fakta yang wajib Anda tahu. Wanita dengan ikatan pernikahan yang kuat, risiko mengalami gangguan tidur 50 persen lebih rendah, dibandingkan mereka yang tak merasa bahagia dengan hubungannya.

Hal tersebut menurut penelitian yang dilakukan University of Pittsburgh. Ternyata, rasa aman dan nyaman dari pasangan memungkinkan Anda untuk beristirahat lebih mudah. (hp). 

• VIVAnews 



Jumat, 18 November 2011

Tips Cepat Mendapatkan Pacar


Setiap orang normal yang belum menikah dan belum punya pacar kebanyakan pasti ingin cepat punya pacar sebagai tempat berbagi dan membagi kasih sayang dengan cara yang sehat. Banyak orang yang mengharapkan kekasih yang sempurna secara fisik dan mental sehingga mempersulit dirinya sendiri untuk mempunyai pacar.
Jika anda ingin punya pacar dengan spesifikasi tertentu yang jarang ada di sekitar anda, maka artikel tulisan ini tidak cocok untuk anda. Namun jika anda mau menerima apa adanya yang ada dulu, maka anda perlu baca artikel ini agar anda segera menemukan soul mate anda yang hingga saat ini entah ada di mana. Buang segala impian anda untuk menikah dengan putri nan cantik jelita karena mungkin cinta anda ada di gadis yang biasa-biasa saja.
Tips Cara Cepat Kilat Mempunyai Pacar/Kekasih Pujaan Hati (Untuk Cowok) :
1. Cari Target Yang Mau Dijadikan pacar
Siapkan daftar nama-nama yang ingin kita dekati. Agar proses berlangsung cepat pilih yang masih single (belum punya pacar), penampilan fisik biasa saja atau kurang menarik perhatian, dan orangnya baik, belum pernah pacaran, doi mau punya pacar, dan lain-lain. Maksimal 5 orang saja misalnya 3 cewek di lingkungan sekolah/kampus/kantor dan 2 orang di lingkungan tempat tinggal.
2. Lakukan Pendekatan
Segera pdkt terhadap cewek-cewek tersebut dengan berbagai cara yang baik dan ingat baik-baik respon yang diberikan ke kita. Selama pedekate mungkin butuh sedikit modal untuk ngajak jalan, untuk pulsa telepon, untuk oleh-oleh, dan lain sebagainya. Jangan sampai cewe sasaran kita tahu bahwa kita sedang pedekate dengan gadis selain dia dengan tetap waspada akan jarak yang mungkin berdekatan.

3. Lakukan Evaluasi dan Seleksi
Setelah proses pendekatan berakhir, kini beralih ke pemilihan kandidat calon pacar kita mana yang paling kita sukai. Yang pasti pilih yang paling menyenangkan, rajin ibadah, baik, tidak matre, fisiknya baik, sifatnya bagus, sopan, santun, dan lain-lain. Buat urutan dari yang paling bagus ke yang kurang bagus.
4. Nyatakan Cinta dan Keseriusan Anda Kepadanya
Setelah menjatuhkan pilihan maka segera nyatakan bahwa anda suka kepada dan ingin menjadi pacarnya. Jika dia selama ini ingin punya cowok maka kemungkinan dia akan menerima kita. Jika pilihan kita ternyata belum mau menerima kita, maka coba lagi ke urutan pilihan yang kedua dan seterusnya hingga dapat. Jika belum dapat juga ulangi dari awal.
5. Selanjutnya Terserah Anda
Pacar yang sudah anda miliki anda berhak untuk putus dengan dia, menikah dengan dia, mencari kandidat lain, dan lain sebagainya asalkan tidak menyakitinya. Yang paling penting dari semua proses yang ada adalah anda akan mendapatkan pengalaman yang berharga untuk mendekati wanita-wanita single yang sesuai dengan apa yang anda impikan.


Selasa, 01 November 2011

Jadilah Sukses (Bagian 1)

Siapa sih yang tidak ingin sukses? Semua orang pasti bermimpi untuk menjadi orang yang sukses. Berbagai cara telah ditempuh orang untuk mencapai kesuksesan. Baik itu cara yang benar, maupun salah. Yang penting menurut mereka, mereka haruslah sukses dan kaya. Tapi pernahkah kalian berfikir "apakah sebenarnya kesuksesan itu?".
    Terkadang banyak orang salah mendefinisikan kesuksesan itu dengan menjadi 'orang kaya'. Padahal sebenarnya menjadi sukses itu bukan hanya sekedar tentang menjadi orang kaya. Namun lebih dari itu, Kesuksesan adalah kondisi di mana seseorang telah mencapai apa yang selalu diinginkannya, diimpikannya, atau diharapkannya, baik itu dari segi materi maupun dari segi psikologis-nya.
        Ada orang yang seumur hidupnya didedikasikan untuk mencari uang. Namun juga ada orang yang mencari kebahagiaan tanpa harus mempedulikan penghasilannya. Tapi sebenarnya kesuksesan adalah sesuatu kondisi di mana seseorang tersebut telah mencapai titik di mana dia telah merasa mendapatkan apa yang sangat diinginkannya, sangat didambakannya, sehingga dia merasa sangat bahagia telah mencapai-nya.


Mengenal dan Memahami Tujuan Anda 
         Tujuan, atau yang sering disebut dengan cita-cita, terkadang memang sulit dipahami. Bahkan setelah dia menjadi orang yang sukses menurut masyarakat, atau bisa disebut orang yang kaya. Banyak orang yang tetap tidak merasa bahagia meskipun ia telah menjadi orang kaya. Hal itu terjadi karena dia tidak memahami apa sebenarnya yang dia inginkan. Dia menganggap bahwa dengan menjadi orang kaya bisa membuat nya menjadi bahagia dengan bisa membeli segala yang diinginkannya. Padahal tidak begitu. Kita semua tahu, bahwa tidak semua hal bisa dibeli dengan uang.
         Lantas harus bagaimana?. Yah yang harus kita lakukan, yang pertama adalah memahami, mengenal, dan meyakini apa sebenarnya yang kita inginkan. Apapun itu, itulah tujuan hidup anda. Meskipun anda ingin menjadi tukang becak sekalipun, asalkan anda mempunyai alasan yang cukup kuat untuk menjadikan itu sebagai tujuan hidup anda, itu tidak masalah. Karena kesuksesan itu tidak tergantung seberapa besar materi yang kita dapat.
         Untuk menuju ke sebuah tempat wisata yang belum pernah kita datangi sebelumnya, kita harus terlebih dahulu mengetahui seperti apa tempat wisata yang kita tuju tersebut. Untuk mengetahuinya kita bisa mencari tahu dari teman-teman kita yang sudah pernah mendatanginya. Atau kita bisa mencari informasi nya di internet. Hal itu bertujuan agar kita tidak menyesal setelah datang ke sana.
         Seperti hal nya ilustrasi di atas, sebelum kita melakukan perjalanan menuju kesuksesan, pertama-tama kita harus mengetahui apa yang sedang kita tuju, atau apa yang sebenarnya ingin kita capai tersebut. Karena dengan memahami apa yang sedang kita tuju, jika ternyata yang sedang kita tuju tersebut merupakan tempat yang sangat anda impikan, tentunya akan menambah semangat anda untuk mencapainya.
         Orang bilang "Tak kenal, maka tak sayang". Hal tersebut juga berlaku untuk cita-cita atau tujuan anda. Jika anda tidak memahami apa tujuan anda, anda tentunya tidak akan mengejar cita-cita anda denan sungguh-sungguh. Karena hal tersebut akan berimbas pada saat anda sedang berada di dalam proses pencapaian cita-cita anda tersebut. Jika anda tidak memahami dengan pasti apa yang anda cita-citakan, maka anda juga tentunya tidak akan mengenali dengan pasti apa yang sedang anda lakukan. Dan jika anda tidak mengenali dengan pasti apa yang sedang anda lakukan, maka anda tidak akan tahu ke mana arah yang harus anda tuju.
         Jadi, pahamilah dan kenalilah apa yang anda inginkan, apa yang anda cita-cita kan. Bercita-cita untuk mencapai kesuksesan tidak sama dengan kita bercita-cita saat kecil, yang cita-cita nya hanya keluar dari mulut nya saja. Bercita-cita untuk mencapai kesuksesan, atau yang saya sebut dengan Target Hidup, adalah adalah sesuatu yang berhubungan dengan tujuan hidup anda. Dengan memahami apa Target Hidup anda sebagai langkah awal untuk mencapai kesuksesan, secara tidak langsung akan menuntun anda untuk menjalani proses pencapaian kesuksesan.
          Untuk memahaminya anda bisa bertanya atau membaca cerita kesuksesan seseorang, dan mencari tahu bagaimana keadaan saat berada di kesuksesan tersebut. Dengan melakukan hal tersebut akan menambah semangat dan keseriusan anda utuk mencapai Target Hidup anda tersebut.

Menpersiapkan Diri
         Setalah memahami apa yang menjadi Target Hidup anda, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah, mempersiapkan diri anda untuk menghadapi segala halangan dan rintangan dalam proses pencapaian kesuksesan anda. Hal tersebut harus anda lakukan karena jika anda tidak siap dalam menghadapi halangan dan rintangan tersebut, maka perjalanan untuk mencapai kesuksesan akan terhenti, bahkan sampai terhenti selamanya.
         Halangan dan rintangan tersebut adalah Kegagalan. Kegagalan adalah hambatan terbesar seseorang dalam proses pencapaian kesuksesannya. Karena banyak orang yang tidak menyukai kegagalan. Hal tersebut bisa dikarenakan dia adalah tipe orang yang tidak pernah gagal, atau bisa juga orang yang terlalu sering mengalami kegagalan sehingga dia takut untuk gagal lagi.
         Mempersiapkan diri untuk mengahadapi kegagalan menjadi sangat penting. Karena jika anda tidak siap dalam menghadapi kegagalan, niscaya, anda tidak akan pernah sampai kepada Target Hidup anda. Oleh karena itu, persiapkan diri anda dengan memahami apa saja resiko yang akan anda alami dan hal-hal apa saja yang dapat membuat anda mengalami kegagalan.
         Belajarlah dari orang-orang yang pernah mengalami kegagalan dalam pencapaian tujuan yang sama dengan anda. Dengan belajar dari orang telah mengalami kegagalan, selain membantu anda mengetahui apa saja yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh anda lakukan, juga dapat mempersingkat waktu anda karena anda tidak harus mengalami kegagalan yang pernah dia lakukan.
          Setelah anda mempersiapkan diri untuk menghadapi kegagalan, ada satu hal yang harus anda pahami jika suatu saat anda mengalami kegagalan. Kegagalan adalah resiko yang harus anda bayar untuk mendapatkan kesuksesan. Jika anda bisa melalui dan mengalahkan kegagalan anda tersebut, dan mampu bangkit dari keterpurukan, nisaya jalan anda dalam mencapai kesuksesan akan semakin mudah.
          Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Karena tidak ada manusia yang sempurna yang dapat menghindari setiap kegagalan.

Bersambung. . .






Selasa, 18 Oktober 2011

Bagaimana Kabar Boboho dan Teman nya ya ?

Siapa sih yang tidak kenal boboho?!. Boboho, yang bernama asli Hao Shaowen, adalah bintang film Komedi Mandarin yang terkenal lucu dan 'Chubby'. 

Pasti kita semua tahu dan mungkin juga suka setiap film boboho. Kekonyolan yang dibuatnya sungguh mengocok perut setiap yang menonton film nya. Namun, semakin lama tentu nya sang boboho pun akan semakin bertumbuh dewasa. Dan dia pun semakin lama semakin tidak ada tawaran film untuk nya.

Boboho saat bekerja sebagai penjual es krim
Kabar terakhir yang didapat dari nya adalah saat tahun 2008, dia diterima di Universitas Tamkang, Taiwan dijurusan Manajemen Transportasi. Untuk menambah biaya kuliah, Hao Shaowen bekerja di Toko Es Cream. Dia merasa senang lebih banyak mengetahui tentang managemen transportasi dan mempraktekkannya apa yang telah dia pelajari.

Hao Shaowen adalah anak yang berbakti kepada orang tua nya. Dia bekerja untuk mengurangi beban orang tuanya. Dia bekerja sebagai penjual es krim sampai masa kuliah nya dimulai.

Keadaannya saat ini sungguh berbeda dengan saat dia menjadi bintang film Mandarin. Dulu, untuk setiap episode film drama TV di China Daratan, dia mendapat bayaran sebesar 50.000 Yuan. Sedangkan saat ini dia hanya seorang mahasiswa yang bekerja sebagai penjual es krim untuk membiayai uang kuliah nya.

Shi Xiao Long saat bermain film
Nasib nya sungguh berbeda dengan rekan nya Shi Xiao Long (atau Ashton Chen), yang juga sering bermain film bersama Hao Shaowen. Saat lulus kuliah di Universitas New York, Shi Xiao Long memutuskan untuk pulang ke China dan ingin melanjutkan kuliahnya di Universitas yang mengizinkannya bermain film.

Shi Xiao Long (Ashton Chen)
Saat ini Shi Xiao Long telah memerankan banyak film Laga, di antaranya The Legend of Chinese Zodiac sebagai Yao Tian (2011), The Seven Weapons Series sebagai Qiu Feng Wu (2011), The Legendary Warrior sebagai Li Jian Shan (2006). Dia berencana pergi ke Hollywood, mengharapkan dapat bekerja sama dengan Jackie Chan dan Jet Li, dan belajar dari mereka.

Sumber :

Minggu, 09 Oktober 2011

"1000 Ekspresi Wajah Manusia" Part 2

Kali ini lanjutan dari artikel "1000 Ekspresi Wajah Manusia". Ini masih menggunakan kamera yang sama (NIKON D5000) dan acara yang sama juga. Foto-foto ini kebetulan kemarin pas dicek lagi, ternyata masih banyak yang bagus tapi belom di sempurnain. Nah, jadi deh ini hasil nya. Meski tetap amatir, yah lumayan lah untuk pemula.
















Yah kurasa itu sudah semua. Tapi kalau ternyata masih ada lagi, nanti ku upload lagi. Terima kasih buat pembaca yang sudah meluangkan waktu nya. :)

Selasa, 04 Oktober 2011

Mitos Seputar "Seks"

Mitos seputar seks banyak beredar di masyarakat dan sebagian besar masih dipercaya oleh kaum remaja. Mitos-mitos seputar seks apa saja yang dipercaya oleh kaum remaja?

Sebagian besar remaja kadang masih bingung dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya selama masa pubertas, dan terkadang informasi yang diterima mengenai hal ini tidak benar atau kurang lengkap terutama mengenai seks.

Berikut ini adalah mitos-mitos seputar seks yang masih banyak dipercaya oleh kaum remaja, seperti dikutip dari Lifemojo yaitu:


1. Masturbasi Bisa Menyebabkan Impotensi
Impotensi sama sekali tidak terkait dengan masturbasi, karena masturbasi adalah hal yang sehat dan tidak memiliki efek buruk pada tubuh. Selain itu masturbasi juga mencegah kaum remaja melakukan seks secara nyata dan memiliki hubungan seks tanpa kondom.

2. Perempuan Harus Mengeluarkan Darah Saat Pertama Kali Melakukan Hubungan Seks
Perempuan yang berdarah saat melakukan hubungan seks diakibatkan oleh rusaknya selaput dara. Tapi kerusakan selaput dara ini tidak hanya disebabkan oleh seks, namun bisa akibat aktivitas yang terlalu ketat atau kegiatan fisik yang intens. Hal ini karena selaput dara sangat tipis dan mudah rusak.

3. Perempuan Tidak Menikmati Seks Sebanyak Laki-laki
Padahal perempuan menikmati seks sebanyak laki-laki dan bahkan perempuan bisa mencapai orgasme ganda, sesuatu yang biasanya tidak bisa didapatkan oleh laki-laki. Jadi perempuan bisa menikmati seks tergantung dari pasangannya.

4. Alat Kelamin adalah Bagian yang Kotor, Jadi Tidak Boleh Disentuh

Alat kelamin sama seperti organ lain yang ada di dalam tubuh manusia. Jika ia tidak boleh disentuh atau dibersihkan, maka dalam waktu lama bisa menyebabkan infeksi dan mempengaruhi kesehatan. Untuk itu bersihkan alat kelamin secara teratur untuk menghindari penyakit dan infeksi.

5. Perempuan Akan Hamil Saat Melakukan Hubungan Seks Pertama Kali

Tidak ada satupun cara yang bisa memprediksi kapan seorang perempuan bisa hamil. Kehamilan bisa terjadi jika hubungan seks dilakukan saat perempuan berada dalam masa subur dan sel-sel telur dilepaskan.

6. Perempuan Menyukai Laki-laki yang Memiliki Penis Besar
Seorang perempuan tidak melihat laki-laki dari ukuran penisnya, dan studi menemukan bahwa ukuran penis tidak ada hubungannya dengan kepuasan seksual seorang perempuan, tapi seberapa lama laki-laki bisa mempertahankan ejakulasinya.



FAKTA: Ayah Termuda di Dunia Berusia 13 Tahun

Ini berita lama sih, tapi masih tetap hangat untuk dibicarakan. Ini adalah Fakta Unik yang cukup mengejutkan. Seorang anak berusia 13 tahun yang datang bersama pasangannya dan mengatakan bahwa mereka telah memiliki seorang anak...

Alfie Patten 13 tahun dan pasangannya Chantelle 15 tahun menunjukkan bayi mereka kepada publik pada 12 Februari, 2009 membuat publik kagum sekaligus heran. Melihat Alfie Patten yang lebih mirip seorang anak berusia delapan tahun, saya mengalami kesulitan melihat gambar ayah dalam dirinya. Satu lagi fakta unik terjadi.

Dia bahkan diwawancarai, dan saya sudah copy paste beberapa cuplikan tentang bagaimana dia menjawab wawancara. Ketika ditanya apakah ia mencintai Chantelle ia berkata: “Entahlah”. Apakah Anda mendapatkan dia kartu Valentine? “Tidak!”. Apakah Anda tahu bagaimana bayi dibuat sebelum kau berhubungan seks dengan Chantelle? ”Tentu”. Apakah Anda melihat melihat masa depan dan kembali ke sekolah segera? “Tidak, sekolah… membosankan”. Apa mata pelajaran favorit Anda? “Entahlah”. Sumber berita mengatakan bahwa keluarga Alfie’s menjual ceritanya, bahkan beberapa kerabatnya mengatakan bahwa
ayahnya patut disalahkan tentang keanehan remaja ini mengherankan jika saya harus dicermati. Beberapa orang tua sangat terganggu pada bagaimana anak-anak seperti ini mampu melakukan hal ini ” hanya untuk dewasa” dan membuahkan bayi keluar dari sana. Haruskah media disalahkan, atau seharusnya pendidikan seks harus diajarkan kepada anak-anak sebelumnya? Dunia akan membayangkan anak ini sekarang harus memikirkan mengganti popok atau formula bayi daripada bermain di luar rumah dan menghabiskan waktu bersama anak-anak lain seusianya. Ini menyedihkan membayangkan bahwa memori masa kecilnya semua akan terisi tentang memiliki bayi pada usia dini dengan semua kertas dan wartawan mengambil gambar wajah lugunya dan bahwa bayi kecil mungil dalam pelukannya. Seks remaja yang sudah cukup lebih tidak terkendali saat ini dan kita terus mendengar berita remaja muda yang terpaksa kehilangan orangtua dan kepolosan mereka pada usia yang sangat muda. Entah bagaimana orang dewasa harus bertanggung jawab pada bagaimana mengontrol hal ini. 

Hubungan Antara Persepsi Remaja dengan Perilaku Seksual

    Masa remaja adalah masa yang labil, mudah mengalami kebimbangan di dalam dirinya, bahkan masih belum terlalu bisa memilah-milah antara yang baik dan yng buruk. Adapun yang dimaksud dengan remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang biasanya berusia 12 sampai 24 tahun. Untuk golongan remaja muda perempuan/gadis, dari usia 13 sampai 17 tahun. Sedangkan untuk laki-laki dari usia 14 sampai 17 tahun.
    Perilaku mereka rata-rata sudah mendekati perilaku orang dewasa, walaupun dari sudut perkembangan mental belum dapat dikatakan dewasa. Remaja dapat dikatakan adalah masa transisi. Karena mereka akan memasuki masa Dewasa. Pada masa transisi ini rasa ingin tahu mereka menjadi sangat besar. Mereka ingin tahu apa yang biasanya dilakukan oleh orang dewasa, termasuk sesuatu hal seperti seksual.
    Rasa ingin tahu mereka tentang seksualitas menjadi masalah saat mereka mulai mempelajari tentang seksualitas dengan cara mereka sendiri, atau tanpa bimbingan dari orang tua. Karena pengetahuan mereka masih sangat minim mengenai seksualitas, mereka tidak mengetahui mengenai batasan-batasan mana yang boleh, dan mana yang tidak.
    Ketidak pedulian orang tua terhadap perkembangan anak nya, dan juga dikarenakan membahas sesuatu yang berbau seksualitas adalah tabu, menyebabkan para remaja mencari tahu sendiri apa itu “seks”. Dan inilah yang menjadi masalah. Jika mereka mendapatkan pengetahuan yang salah mengenai seksualitas, dan tidak mengetahui di mana batasan-batasannya, mereka akan mempraktikkan pengetahuan mereka kepada lawan jenisnya. Hal ini lah yang disebut dengan seks bebas, atau seks diluar nikah.
     Pengetahuan para remaja tentang seksualitas yang setengah-setengah, dan bahkan mencari informasi dengan mempraktekkannya kepeda lawan jenis, lambat laun akan menyebabkan remaja tersebut menganggap prilaku seks terhadap lawan jenis adalah hal yang biasa, dan terus melakukannya tanpa menyadari resiko yang akan mereka dapatkan.
    Pengetahuan seks yang setengah-setangah tidak hanya mendorong remaja untuk mencoba-coba, tetapi juga dapat menimbulkan salah persepsi. Kesalahan persepsi ini bukan hanya berakibat pada pola pikirnya namun juga perlakuan mereka terhadap lawan jenis akan membuat mereka melupakan batasan-batasan yang masih bisa mereka dilakukan dan yang tidak buleh dilakukan.

Persepsi
     Persepsi adalah suatu proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat penerimanya, yaitu alat indera. Stimulus yang mengenai individu itu kemudian diorganisasikan, diinterpretasikan sehingga individu tersebut menyadari tentang apa yang indera nya terima itu. Proses inilah yang dinamakan dengan persepsi. Jadi Stimulus yang diterima oleh alat indera. Kemudain melalui proses persepsi sesuatu yang berarti setelah diorganisasikan dan diinterpretasikan.
     Menurut Freud dan Sobur, persepsi itu timbul karena adanya dua faktor, yaitu Internal dan Eksternal. Di dalam diri seseorang terdapat tiga sistem kepribadian, yang disebut id atau es, ego atau ich, dan superego atau uber ich. Faktor Internal tergantung pada pemahaman terhadap sesuatu yang berasal dari dorongan-dorongan dalam diri seseorang yang fundamental, yaitu id. Kemudian, ego menjembatani id dengan tuntutan dunia luar, yaitu superego. Superego berisi kata hati yang berhubungan dengan lingkungan sosial, meliputi nilai-nilai, tujuan, kepercayaan, dan tanggapan, sehingga merupakan kontrol terhadap dorongan-dorongan yang datang dari id, menggambarkan adanya faktor eksternal dalam persepsi tersebut. Pengetahuan itu sendiri sedikit banyak akan mempengaruhi pandangan seseorang atau individu dalam menginterpretasikan suatu objek stimulus tertentu yang akan menghasilkan suatu pemahaman.
     Menurut Stephen Robbins, bahwa ada beberapa faktor yang bekerja membentuk dan membiaskan persepsi, yaitu faktor pada pemersepsi, target atau objek, dan situasi. Faktor pada pemersepsi meliputi sikap, moral, kepentingan/minat, pengalaman masa lalu, dan harapan. Faktor pada objek meliputi hal-hal baru, gerakan, bunyi, ukuran, latarbelakang, dan kedekatan. Sedangkan faktor pada situasi yang unsur-unsur dalam situasi atau lingkungan terjadinya persepsi meliputi waktu, keadaan tempat, dan keadaan sosial.


Perilaku Seksual
     Pada dasarnya perilaku seseorang dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang sudah ada secara ilmiah di dalam diri seseorang. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sosial atau pergaulan seseorang tersebut. Jika seseorang terlalu sering mendapatkan eksposuritu, maka ia akan cepat dirangsang untuk melakukan tindakan-tindakan yang kongkrit tentang prilaku tersebut, atau dalam kasus ini adalah perilaku seksual.
     Adapun yang dimaksud dengan perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis, maupun dengan sesama jenis. Bentuk-bentuk tingkah laku ini bisa bermacam-macam. Mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan, bercumbu, dan bersenggama. Objek seksualnya bisa berupa orang lain, orang dalam khayalan atau diri sendiri.
     Remaja pada umumnya tidak dapat bebas mengekspresikan perilaku seksual mereka karena mereka memiliki batasan-batasan perilaku seksual. Seperti berhubungan seksual, pada tingkat kelembagaan, tidak mungkin dilakukan karena mereka belum melalui jalur lembaga perkawinan atau menikah. Apabila perilaku seksual tersebut dijumpai di kalangan remaja, maka perilaku tersebut adalah perilaku menyimpang dari aturan yang ada.


Hubungan Persepsi dengan Perilaku Seksual Remaja
     Anggapan dari sebagian orang tua yang menganggap bahwa masalah seks adalah sesuatu yang tabu sebaiknya harus dihilangkan. Karena seiring dengan berjalannya waktu, pengetahuan tentang seks dan pembicaraan mengenai masalah seksual dianggap sebagai hal yang penting dan perlu bagi perkembangan manusia. Hal ini dikarenakan saat ini hal-hal yang berbau pornografi sudah sangat mudah didapatkan oleh remaja.
     Sebagai mana yang dipaparkan oleh Elizabeth B. Hurlock, bahwa informasi yang nereka dapatkan dipenuhi melalui cara membahasnya bersama teman-teman, buku-buku tentang seks, atau mencobanya dengan cara bercumbu atau berhubungan seksual. Hal tersebut terjadi karena masih ada anggapan bahwa membahas tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi adalah tabu. Pendidikan tentang seksualitas seharusnya disampaikan sendiri oleh orang tua maupun guru-guru di sekolah agar mereka tidak mencari tahu sendiri, yang justru lebih berbahaya karena informasi yang akan mereka dapatkan hanya setengah-setengah.
Pendidikan seks yang hanya setengah-setengah tidak hanya mendorong remaja untuk mencoba-coba, tetapi juga dapat menimbulkan salah persepsi. Misalnya, berciuman dan melakukan hubungan suami-istri dengan pasangan/pacar adalah hal yang wajar dan sudah biasa, bahkan jika mereka tidak melakukannya akan dicemoohkan oleh teman sepergaulannya. Dan yang lebih parah lagi, anggapan bahwa jika terjadi kehamilan karena “kecelakaan” dapat mereka tangani dengan menggugurkan kandungannya.

Rabu, 28 September 2011

Resensi Buku: The Reconnection: Menyembuhkan Orang Lain, Menyembuhkan Diri Anda Sendiri


Spesifikasi Buku
Judul : The Reconnection: Menyembuhkan Orang Lain, Menyembuhkan Diri Anda Sendiri
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Pengarang : Dr. Eric Pearl
Jumlah Halaman : 301 halaman
Ukuran : 150 x 230 mm
Tahun Terbit : Februari 2008
Genre : Pengembangan Diri, Pengobatan
Bahasa : Indonesia
ISBN : 9789792235340
Pratinjau : di Google Book (klik di sini)







Resensi Buku
      Buku ini menceritakan pengalaman Dr. Eric Pearl dalam perjalanannya mendapatkan kemampuannya sebagai medium penyembuh. Dari pengalaman mati suri ibunya saat dia dilahirkan, saat dia beranjak dewasa, saat dia memutuskan untuk menjadi seorang Chiropractor, sampai dia menemukan kejadian-kejadian penyembuhan yang tidak biasa saat dia menjalani profesi nya sebagai Chiropractor.
      Buku ini mengenalkan kepada kita tentang Frekuensi baru yang dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan diri sendiri, maupun menyembuhkan orang lain. Di dalam buku ini pun disertai cara-cara yang digunakan oleh Dr. Pearl untuk memanfaatkan Frekuensi tersebut.
     Buku ini juga menceritakan kisah sukses nya dalam berbagai penyembuhan, dari penyakit yang ringan, sampai penyakit yang susah disembuhkan seperti AIDS. Memaparkan berbagai persepsi keliru orang tentang Pengobatan Alternatif yang telah beredar di masyarakat.
     Frekuensi Penyembuhan "baru" yang dipaparkan oleh Dr. Pearl melampaui sekedar "Teknik" dan membawa pembaca ke tahap yang sebelumnya tidak pernah diakses oleh siapa pun, di mana pun.


"Buku ini menawarkan wawasan yang menarik dan baru tentang dinamika penyembuhan."- DEEPAK CHOPRA, M.D.


"Reconnecting to Source, atau terhubung kembali dengan sumber, adalah rahasia semua penyembuhan. Eric menjelaskan cara melakukannya dengan sama baiknya seperti penulis lain yang bukunya pernah saya baca."-DR. WAYNE DYER



 Lihat situs resmi The Reconnectionhttp://www.thereconnection.com/

Selasa, 27 September 2011

"1000 Ekspresi Wajah Manusia"

      Pada kesempatan kali ini saya menulis tentang pengalaman saya dengan dunia Photography. Saat itu saya hanya meminjam kamera teman saya yang kebetulan dibawanya saat latihan teater alam di kota saya. Waktu itu saya menggunakan kamera NIKON D5000. Yah lumayan lah untuk pemula. Itu saat pertama kali saya menggunakan kamera profesional. Memang dari sebelumnya minat saya akan Photography cukup besar sejak saya masih kecil. Saya ter obsesi untuk memfoto semua yang ada di hadapan saya. Nah kebetulan sekali saat itu ada salah satu adik kelas saya waktu SMA yang membawa kamera tersebut. Hmm, kesempatan ada harus dimanfaatkan, hhe. Saya meminjam kamera tersebut, yang sebenarnya untuk dokumentasi kegiatan saja. Dan ini lah hasil perdana saya dengan Photography, memang sih masih amatir. Namanya juga pemula. :)

Model : Andi
Model : Rahmat


Model : Eko, Mela, Ayu
Model : Henni, Andi
Model : Ayu
Model : Henni, Andi

      Yah itulah hasil jepretan pemula. Mungkin di antara pembaca ada yang bertanya (atau mungkin tidak ada yang peduli) "kenapa semuanya adalah ekspresi orang?". Sebenarnya saya memiliki cita-cita ingin menulis buku dengan judul "1000 Ekspresi Wajah Manusia" yang berisi foto-foto ekspresi wajah manusia disertai dengan tulisan mengenai mengapa/apa yang menyebabkan ekspresi tersebut bisa terjadi. Kalau ditanya mengapa, mungkin jawabnya karena saya suka melihat ekspresi wajah manusia (mungkin juga karena saya orang sosiologi yang suka mengamati manusia), terutama pada ekspresi senyuman. Menurut saya, senyuman yang asli dan tidak dibuat-buat merupakan pemandangan yang sangat indah. Dan bahkan bisa membangkitkan semangat bagi yang melihatnya.
       Begitulah sekiranya cita-cita saya yang terdengar terlalu muluk untuk didambakan. Tapi, apa salahnya buat dicoba kan?. Do'akan saja semoga saya dapat mencapai nya. Amin. Terima kasih bagi yang telah membaca curahan hati saya ini. Semoga mendapatkan manfaatnya. :)

Minggu, 25 September 2011

Disleksia: Penyebab Masalah Belajar Pada Anak

      Setiap anak-anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam memproses informasi dan pelajaran. Ada yang bisa memproses dengan mudah, dan ada yang mengalami masalah yang mungkin cukup besar untuk dilaluinya di sekolah formal yang umum. Masalah-masalah yang terjadi tersebut sering kali tidak disadari oleh orang tua maupun guru-guru mereka di sekolah. Disleksia adalah salah satunya.

Pengertian Disleksia
      Banyak yang tidak mengerti atau bahkan belum mengenal apa itu Disleksia. Baiklah, kita mulai dari definisinya Disleksia (Inggtis: dyslexia) adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis.
      Kata disleksia berasal dari bahasa Yunani δυς- dys- ("kesulitan untuk") dan λέξις lexis ("huruf" atau "leksikal"). Pada umumnya keterbatasan ini hanya ditujukan pada kesulitan seseorang dalam membaca dan menulis, akan tetapi tidak terbatas dalam perkembangan kemampuan standar yang lain seperti kecerdasan, kemampuan menganalisa dan juga daya sensorik pada indera perasa.
      Terminologi disleksia juga digunakan untuk merujuk kepada kehilangan kemampuan membaca pada seseorang dikarenakan akibat kerusakan pada otak. Disleksia pada tipe ini sering disebut sebagai Aleksia. Selain memengaruhi kemampuan membaca dan menulis, disleksia juga ditengarai juga memengaruhi kemampuan berbicara pada beberapa pengidapnya.
      Penderita disleksia secara fisik tidak akan terlihat sebagai penderita. Disleksia tidak hanya terbatas pada ketidakmampuan seseorang untuk menyusun atau membaca kalimat dalam urutan terbalik tetapi juga dalam berbagai macam urutan, termasuk dari atas ke bawah, kiri dan kanan, dan sulit menerima perintah yang seharusnya dilanjutkan ke memori pada otak. Hal ini yang sering menyebabkan penderita disleksia dianggap tidak konsentrasi dalam beberapa hal. Dalam kasus lain, ditemukan pula bahwa penderita tidak dapat menjawab pertanyaan yang seperti uraian, panjang lebar.
      Para peneliti menemukan disfungsi ini disebabkan oleh kondisi dari biokimia otak yang tidak stabil dan juga dalam beberapa hal akibat bawaan keturunan dari orang tua.

Tipe Disleksia
      Ada dua tipe disleksia, yaitu developmental dyslexsia (bawaan sejak lahir) dan aquired dyslexsiaDevelopmental dyslexsia diderita sepanjang hidup pasien dan biasanya bersifat genetik. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan disfungsi daerah abu-abu pada otak. Disfungsi tersebut berhubungan dengan perubahan konektivitas di area fonologis (membaca). Beberapa tanda-tanda awal disleksia bawaan adalah telat berbicara, artikulasi tidak jelas dan terbalik-balik, kesulitan mempelajari bentuk dan bunyi huruf-huruf, bingung antara konsep ruang dan waktu, serta kesulitan mencerna instruksi verbal, cepat, dan berurutan. Pada usia sekolah, umumnya penderita disleksia dapat mengalami keuslitan menggabungkan huruf menjadi kata, kesulitan membaca, kesulitan memegang alat tulis dengan baik, dan kesulitan dalam menerima. (didapat karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca).

Masalah yang dialami Penderita Disleksia 
      Penderita Disleksia mengalami berbagai macam masalah yang dialaminya. Seperti, susah berkonsentrasi dalam belajar, daya ingat yang cenderung pendek (cepat lupa dengan instruksi yang diberikan), tidak bisa mengikuti prosedur dalam pengorganisasian, misalnya, memakai sepatu tetapi lupa memakai kaus kaki. 
      Masalah lainnya, kesulitan dalam penyusunan atau pengurutan, entah itu hari, angka, atau huruf.
Secara lebih detail, seperti dikutip dari www.dyslexia-indonesia.org, penyandang disleksia biasanya mengalami masalah-masalah, seperti :
  1. Masalah fonologi: Yang dimaksud masalah fonologi adalah hubungan sistematik antara huruf dan bunyi. Misalnya mereka mengalami kesulitan membedakan ”paku” dengan ”palu”; atau mereka keliru memahami kata-kata yang mempunyai bunyi hampir sama, misalnya ”lima puluh” dengan ”lima belas”. Kesulitan ini tidak disebabkan masalah pendengaran, tetapi berkaitan dengan proses pengolahan input di dalam otak.
  2. Masalah mengingat perkataan: Kebanyakan anak disleksia mempunyai level kecerdasan normal atau di atas normal. Namun, mereka mempunyai kesulitan mengingat perkataan. Mereka mungkin sulit menyebutkan nama teman-temannya dan memilih untuk memanggilnya dengan istilah “temanku di sekolah” atau “temanku yang laki-laki itu”. Mereka mungkin dapat menjelaskan suatu cerita, tetapi tidak dapat mengingat jawaban untuk pertanyaan yang sederhana.
  3. Masalah penyusunan yang sistematis atau berurut: Anak disleksia mengalami kesulitan menyusun sesuatu secara berurutan misalnya susunan bulan dalam setahun, hari dalam seminggu, atau susunan huruf dan angka. Mereka sering ”lupa” susunan aktivitas yang sudah direncanakan sebelumnya, misalnya lupa apakah setelah pulang sekolah langsung pulang ke rumah atau langsung pergi ke tempat latihan sepak bola. Padahal, orangtua sudah mengingatkannya bahkan mungkin hal itu sudah pula ditulis dalam agenda kegiatannya. Mereka juga mengalami kesulitan yang berhubungan dengan perkiraan terhadap waktu. Misalnya mereka mengalami kesulitan memahami instruksi seperti ini: ”Waktu yang disediakan untuk ulangan adalah 45 menit. Sekarang pukul 08.00. Maka 15 menit sebelum waktu berakhir, Ibu Guru akan mengetuk meja satu kali”. Kadang kala mereka pun ”bingung” dengan perhitungan uang yang sederhana, misalnya mereka tidak yakin apakah uangnya cukup untuk membeli sepotong kue atau tidak.
  4. Masalah ingatan jangka pendek: Anak disleksia mengalami kesulitan memahami instruksi yang panjang dalam satu waktu yang pendek. Misalnya ibu menyuruh anak untuk “Simpan tas di kamarmu di lantai atas, ganti pakaian, cuci kaki dan tangan, lalu turun ke bawah lagi untuk makan siang bersama ibu, tapi jangan lupa bawa serta buku PR Matematikanya, ya”, maka kemungkinan besar anak disleksia tidak melakukan seluruh instruksi tersebut dengan sempurna karena tidak mampu mengingat seluruh perkataan ibunya.
  5. Masalah pemahaman sintaks: Anak disleksia sering mengalami kebingungan dalam memahami tata bahasa, terutama jika dalam waktu yang bersamaan mereka menggunakan dua atau lebih bahasa yang mempunyai tata bahasa yang berbeda. Anak disleksia mengalami masalah dengan bahasa keduanya apabila pengaturan tata bahasanya berbeda daripada bahasa pertama. Misalnya dalam bahasa Indonesia dikenal susunan diterangkan–menerangkan (contoh: tas merah). Namun, dalam bahasa Inggris dikenal susunan menerangkan-diterangkan (contoh: red bag).
      Pada orang yang mengalami dyslexia, maka kata-kata yang sederhana pun akan menjadi susah untuk dibaca, bahkan bila dilihat beberapa kali. Kata-kata yang terlihat juga dapat bercampur dengan kata-kata lain atau menjadi keliru dibaca, misalnya saja kata “nakal” menjadi “kanal” atau “dia” menjadi “adi”, dan huruf-huruf menjadi satu seperti tidak ada spasi. Berikut contoh kalimat yang mungkin dilihat oleh penderita dyslexia :
Kat akata tid akter pis ahse carat epat

       Bagi yang mengalami dyslexia, kadang susah untuk mengingat sesuatu yang mereka baca, kadang akan menjadi lebih mudah bagi mereka untuk mengingat apabila informasi tersebut dibacakan & didengar oleh mereka.

Penyebab Disleksia
     Ada beberapa tipe dyslexia yang dapat mempengaruhi kemampuan mengeja & membaca beserta penyebabnya, seperti berikut ini yang medicastore ambil dari medicinenet.com .
  • Trauma dyslexia
    Biasanya terjadi akibat adanya trauma atau luka pada bagian otak yang mengontrol cara untuk membaca & menulis.
  • Dyslexia primer
    Dyslexia ini disebabkan karena tidak berfungsinya bagian otak kiri (cerebral cortex) & tidak berubah karena usia. Orang yang mengalami jenis dyslexia ini sangat jarang bisa membaca dengan lancar, bahkan hingga dewasa. Dyslexia primer ini dapat diturunkan secara genetik & biasanya lebih banyak dialami oleh pria daripada wanita.
  • Dyslexia sekunder
    Dyslexia jenis ini disebabkan oleh pembentukan hormon yang kurang sempurna pada saat perkembangan awal janin. Dyslexia sekunder ini akan menghilang seiring bertambahnya usia anak, serta lebih sering terjadi juga pada anak laki-laki.
Tokoh-Tokoh Terkenal yang Mengalami Disleksia

        Anak-anak Disleksia bukanlah anak-anak yang bodoh dan tidak mampu bersaing. Banyak anak-anak Disleksia yang mampu memjadi sangat terkenal, bahkan para penemu-penemu terkenal di dunia juga merupakan penderita Disleksia. Berikut Tokoh-tokoh terkenal  dunia yang mengalami Disleksia.
  1. Albert Einstein -
    Dia tidak bisa berbicara sampai usia empat. Dia tidak bisa membaca sampai ia berusia sembilan tahun.  Gurunya menganggapnya lambat, tidak ramah dan pemimpi. Ia gagal dalam ujian masuk ke perguruan tinggi tapi akhirnya lulus setelah tahun tambahan persiapan. Dia kehilangan tiga posisi pengajaran dan kemudian menjadi seorang pegawai patena. Namus sekarang dia dikenal dengan orang ter-Jenius di dunia dengan Teori Relativitas nya. 
  2. Walt Disney -
    Dia dipecat dari Kansas City New Paper karena dianggap tidak kreatif, dan dia dicap sebagai anak yang lamban. Namun sekarang dia dikenal sebagai pendiri The Walt Disney Company.
  3. Thomas Alfa Edison -
    Dia dicap sakit jiwa oleh gurunya. Kemudian dia diajar sendiri oleh Ibu nya. Sekarang dia terkenal sebagai penemu Bola Lampu yang menjadi sangat berharga bagi peradaban manusia.
  4. Woodrow Wilson -
    Ia mengalami masalah besar dalam membaca, bahkan kenyataannya, dia tidak bisa membaca seumur hidupnya. Meskipun begitu, dia sangat sukses dalam karir Politiknya.
  5. Tom Cruise -
    Dia sangan sukses dalam karir di dunia hiburan meskipun dia belajar hanya dengan mendengarkan rekaman atau tape.

Masih banyak lagi penderita Disleksia yang menjadi terkenal dan sukses dalam karir nya dan tidak terhitung jumlahnya.

Cara Mengetahui Disleksia Pada Anak
       Kita dapat menegtahui apakah anak tersebut mengalamai Disleksia dengan melihat ciri-cirinya, sebagai berikut (ambil dari kidshealth.org) :
  • Kemampuan membaca yang buruk, meskipun memiliki kepintaran yang normal.
  • Kemampuan mengeja & menulis yang buruk.
  • Mengalami kesulitan untuk menyelesakan tugas atau tes sesuai batas waktunya.
  • Mengalami kesulitan untuk mengingat nama suatu benda.
  • Mengalami kesulitan untuk mengingat daftar tulisan atau nomor telepon.
  • Mengalami kesulitan dalam menentukan arah atau membaca peta.
Jika ada seseorang yang mengalami masalah-masalah tersebut di atas, bukan berarti ia menderita dyslexia. Tetapi sebaiknya dilakukan tes untuk mengetahui kondisinya. Suatu pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya masalah medis, termasuk tes pendengaran & penglihatan. Kemudian psikolog sekolah atau orang yang ahli mengenai pembelajaran dapat memberikan tes terstandar untuk mengukur kemampuan berbicara, membaca, mengeja & menulis.

Cara Penaganan Disleksia
      Di situs mayoclinic.com menyediakan beberapa penangan terhadap anak disleksia, sebagai berikut :
  • Selalu berikan dukungan pada anak. Memiliki dyslexia atau gangguan kesulitan belajar lainnya dapat membuat anak menjadi rendah diri. Berikan selalu dukungan & cinta untuk mendukung setiap kemampuannya.
  • Bicarakan dengan anak. Beritahukan kepada anak apa yang dimaksud dengan dyslexia, bahwa hal tersebut bukanlah suatu kesalahannya. Dengan membantu anak memahami hal tersebut, maka ia akan menjadi lebih mudah untuk mengatasi hal tersebut.
  • Buatlah keadaan rumah menjadi tempat belajar yang mudah untuk anak. Sediakan ruangan yang sepi & terorganisasi sebagai tempat belajar anak. Atur jadwal belajar yang nyaman & berikan dukungan dari seluruh anggota keluarga untuk membantu proses belajar anak.
  • Kerjasama dengan sekolah tempat anak belajar. Sering berkomunikasi dengan guru di sekolahnya untuk memastikan anak tidak tertinggal pelajarnya, bila memungkinkan minta rekaman/salinan bahan pelajaran hari itu untuk dipelajari nanti sepulang sekolah atau les khusus untuk membantunya belajar.
Penutup

      Disleksia memang merupakan hambatan bagi anak dalam menerima pelajaran di sekolah formal. Tetapi, Disleksia bukan merupakan orang yang bodoh. Anak penyandang Disleksia memiliki kemampuan yang luar biasa yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang karena terhalang oleh sistem pendidikan yang sebenarnya tidak cocok dengan anak penyandang Disleksia.      Sebenarnya anak Disleksia memiliki kemampuan berfikir yang imajinatif, yang bahkan tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Mereka mampu membayangkan hal-hal yang tidak pernah dibayangkan oleh orang lain. Seperti, melukis dengan memadukan warna-warna dengan berani.
      Jadi, anak Disleksia merupakan anak yang memiliki kemampuan yang luar biasa asalkan mereka bisa mendapatkan tempat untuk menyalurkan kemampuan mereka.

Sumber :