Tampilkan postingan dengan label masalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masalah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 April 2012

Hubungan Antara Perusahaan Multinasional, Globalisasi, dan Kejahatan Terorganisir


Yakuza, Jepang
1.  Definisi Konsep
1.1.  Globalisasi
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakanGlobalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.

1.2.    Kejahatan Terorganisir
Kejahatan terorganisir (organized crime:Inggris) Adalah istilah yang berarti dimana kejahatan tersebut dipimpin oleh seseorang / kelompok mempunyai rancangan terlebih dahulu berbeda dari kejahatan spontan.Dan mempunyai tujuan-tujuan tertentu dimana kejahatan terorganisir mempunyai spesialisasi sendiri dalam melaksanakan tugasnya.Biasanya kejahatan teroganisir seperti :
1.     Kejahatan terorganisir akan narkotika dan obat-obatan terlarang (drug crime)
2.     Kejahatan terorganisir akan suatu organisasi rahasia yang mempunyai tujuan untuk membunuh/merampok/memperkosa/menciptakan suatu situasi chaos(kekacauan masal)ataupun bisa dikatakan organisasi rahasia ini mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan kejahatan yang tidak diorganisir
3.     Kejahatan terorganisir akan suatu organisasi jalanan (gangster) dimana dalam tujuannya hanya untuk ugal-ugalan menciptakan kekacauan sesaat dan meganggu ketentraman umum dalam waktu yang lama hal ini akan menjadi situasi yang tidak meng-enakkan jika tidak ditindak secepatnya
Contoh-Contoh Pelaku kejahatan Narkotika yang terorganisir:
1.     Mafia Italia dipimpin oleh mafioso dimana kejahatan narkotika dan perampokan juga pembunuhan menjadi objek berdirinya mafia italia [Mafia italia tersebut menetap di amerika ].
Contoh-contoh Pelaku kejahatan terorganisir rahasia
1.     CIA (central intellegent agency) dimana organisasi ini memegang peran penting dalam pemerintahan amerika serikat dan dunia dimana organisasi ini menjadi mata-mata dalam banyak negara dan mempunyai tujuan yang amat rahasia dan sampai sekarang tidak diketahui apa motifnya
2.     BLACK HAND
3.     GAM (Gerakan aceh merdeka) dimana organisasi ini menjadi gerakan separatisme di negara indonesia dimana dia ingin aceh mempunyai kedaulatan sendiri atau gerakan ini dinamakan gerakan anti pemerintahan
Contoh-contoh pelaku kejahatan organisasi jalanan
1.     GBR[Grab on road] dimana organisasi ini terkenal di daerah bandung merupakan salah satu gangster indonesia yang ditakuti selain di antaranya:
2.     M2R (moonraker)Indonesia
3.     XTC (Exalt to coiltus)Indonesia
4.     BRZ Indonesia

2.  Hubungan antara Perusahaan Multinasional, Globalisasi, dan Kejahatan Terorganisir
Pada era globalisasi ini, banyak bermunculan perusahaan multinasional, yang secara tidak langsung telah memegang kendali pasar internasional. Multinational Corporations(MNCs) merupakan suatu fenomena baru, seperempat abad belakangan status perusahaan multinasional meningkat menjadi aktor yang dominan dalam serangkaian kunci tren ekonomi, sosial, dan politik dalam skala internasional. Kontrol dari negara tidak lagi berjalan dengan efektif karena kemunculan pasar modal global. Negara-negara di dunia pada umumnya telah bergantung pada perusahaan multinasional tersebut, di mana kekuasaan negara secara tidak langsung tertekan dalam persaingan modal produktif, dan mau tidak mau harus ikut serta dalam proses kompetisi global untuk menarik atau mempertahankan penanaman modal (Gill and Law, 1988: 192, dalam Pearce and Tombs, 2004: 361)
Pemegang modal, terutama dalam bentuk multinasionalnya, semakin memegang keuntungan atas negara, yang beroperasi dalam mode “footloose” (dapat bergerak ke masa saja, karena pasar bebas), dan mampu mendikte syarat-syarat investasi yang akan ditanamkan. Oleh sebab itu, pemerintah terpaksa harus merangkul kebijakan deregulasi, pajak rendah, menurunkan pengeluaran, sehingga menurunkan kemampuan mereka (negara) untuk mempertahankan atau mengembangkan otonomi ekonomi, publik, dan kebijakan sosial (Leys, 2001: 8-37, dalam Pearce and Tombs, 2004: 361).
Pendekatan seperti ini merujuk pada contoh-contoh di dunia ekonomi yang sangat dipengaruhi oleh “global capitalism” yang dikendalikan dan dimanipulasi oleh perusahaan-perusahaan multinasional atau transnasional (MNC dan TNC). Juga yang turut mendorong perubahan-perubahan sosial di negara berkembang adalah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, yang tentunya juga mempengaruhi kecepatan transaksi dalam pasar uang dunia (global finance market).
Dalam situasi seperti ini dapat dibayangkan, akan makin mudah berkembangnya perdagangan illegal senjata dan narkoba, yang merupakan kejahatan terorganisasi, serta mungkin juga terorisme (khususnya pembiayaan terorisme).
Kejahatan terorganisir atau organized crime adalah kejahatan transnasional, nasional, atau lokal yang dijalankan oleh kelompok penjahat untuk tujuan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan yang ilegal, demi keuntungan materil (dan untuk menyukseskan kejahatan itu mereka mengorganisir kejahatannya).
Mengikuti proses globalisasi yang terjadi di bidang ekonomi, maka organisasi kriminal sekarang juga punya jaringan global, infrastruktur komunikasi dan hubungan-hubungan internasional dalam kegiatan kejahatannya. Hubungan-hubungan melalui jaringan global ini memungkinkannya untuk membuka pasar-pasar baru untuk barang dan jasa illegalnya. Dilaporkan bahwa dewasa ini ada lima kelompok utama dalam “international organized crime groups”: Mafia Italia, Kartel Columbia dan Mexico, Mafiya Rusia, Triad Asia dan Usaha Kriminal Nigeria (Global Organized Crime-GOC).
Sebagai contoh, Terorisme internasional adalah salah satu kejahatan transnasional yang dapat membahayakan NKRI. Kejahatan ini termasuk dalam kategori “transnational organized crime” atau dinamakan juga “global organized crime” dan dalam istilah Mardjono Reksodiputrotermasuk “kejahatan terorganisasi berdimensi global” (KTO Global). Kelompok-kelompok dalam KTO Global ini harus diwaspadai, karena seperti kata Shelley kelompok-kelompok ini boleh jadi merupakan “dominant economic and political forces” yang dalam masyarakat yang berada “in trasition to democracy” menginfiltrasi pemerintahan dan menyuap para pejabat, hakim dan penegak hukum lainnya. Bahaya KTO Global ini bagi Indonesia adalah bahwa mereka dapat mengobarkan konflik antara sukubangsa (termasuk antar golongan atau kelompok agama), mempersenjatai kelompok-kelompok yang bertikai melalui penjualan senjata illegal, mencari dana melalui penjualan narkoba, “trafficking” dan korupsi (penyuapan pejabat untuk memperoleh fasilitas perdagangan, dll), serta membantu melarikan aset hasil korupsi ke luar negeri (antara lain melalui “money laundering”).


DAFTAR PUSTAKA

Zikri, Mansur. 2010. Organizational White Collar Crime, (online), (http://manshurzikri.wordpress.com/2011/03/20/organizational-white-collar-crime/ diakses sejak 20 Maret 2011)

Reksodiputro, Mardjono. 2008. Multikulturalisme dan Negara-Nasion serta
Kejahatan Transnasional dan Hukum Pidana Internasional
. (online), (http://jodisantoso.blogspot.com/2008/05/multikulturalisme-dan-negara-nasion.html, diakses sejak 14 Mei 2008).

Wikipedia. 2011. Kejahatan Terorganisir. (online), (http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_terorganisir, diakses sejak 16 Maret 2011).

Wikipedia. 2012. Globalisasi. (online), (http://id.wikipedia.org/wiki/Globalisasi, diakses sejak 30 Maret 2012).


Selasa, 03 April 2012

8 Kebiasaan Wanita Yang Dibenci Para Pria


Kalau posting sebelumnya 20 Kebiasaan Pria yang Dibenci Wanita, kali ini akan dibahas Kebiasaan Wanita Yang Dibenci Para PriaSetiap wanita mempunyai kebiasaan masing-masing, tergantung bagaimana kita mensikapi hal tersebut. Berikut merupakan Kebiasaan Wanita Yang Kurang Baik dan para lelaki kebanyakan tidak menyukainya. Untuk lebih jelas tentang info tersebut silahkan baca lebih lanjut 8 Kebiasaan Wanita yang Dibenci Para Pria.
Ada beberapa aktivitas favorit bagi sebagian besar wanita, namun sebaliknya, menjadi hal yang tak disukai pria. Apa sajakah? College Candy mengungkap beberapa hal diantaranya.

1.  Tas berukuran besar
Wanita sangat suka menyimpan segala hal yang ia butuhkan dalam tas. Dompet, make up, minuman, makanan dan aksesoris dapat  disimpan dalam tas besar mereka. Sementara saat melihat wanita dengan tas besar, pria kemungkinan bertanya mengapa wanita sangat suka membawa tas yang tiga kali lebih besar dari ukuran normal.
2.  Menari
Secara umum, pria mengelak menari karena merasa diri terlalu macho melakukannya. Padahal, sebenarnya mereka juga senang dan menikmatinya.

3.  Es krim vs yogurt
Kegemaran wanita pada yogurt beku menimbulkan pertanyaan bagi sebagian pria, kenapa tak membeli es krim saja?


4.  Gosip
Untuk hal satu ini, pria sangat membencinya. Bukan berarti pria tak pernah membicarakan hal buruk mengenai teman mereka. Tetapi pria lebih senang melakukannya secara langsung, saat berhadapan dengan orang bersangkutan meski harus berakhir dengan adu jotos.



5.  Drama musikal

Menonton drama adalah satu hal yang tak disukai pria. Apalagi, menggabungkan dua hal yang mereka benci sekaligus.


6.  Celana harem
Sejumlah wanita memang tak menyukai model celana ini. Pria bahkan mengatakan tak mengerti mengapa wanita menggunakan celana yang sangat longgar di bagian atas.

7.  Mempermainkan orang lain
Kehidupan makin terasa menyenangkan bagi wanita karena mereka bisa mempermainkan pikiran orang. Namun, saat wanita melancarkan aksinya, pria kerap tak mengerti maksudnya. Dan, bila pria mencoba melakukan hal yang sama, takkan pernah sebaik wanita.


8.  Belanja
Salah satu hal yang paling menyenangkan wanita meskipun mereka harus melakukannya berjam-jam. Namun, bagi pria harus menunggu pasangan berbelanja selama dua jam tentu sangat membosankan.




Jumat, 11 November 2011

Tips Mengatasi Rambut Rontok


Rambut sehat dan indah adalah dambaan setiap orang. Kata orang, rambut adalah mahkota perempuan (sepertinya sekarang juga berlaku untuk laki-laki). Keindahan rambut akan menabah rasa percaya diri seseorang. Namun jika suatu masalah terjadi pada rambut, maka rasa percaya diri seseorang pun ikut bermasalah. Salah satu masalahnya adalah Rambut Rontok.

Rambut Rontok alah momok yang menakutkan bagi pria meupun wanita. Karena rambut rontok dapat mengurangi rasa percaya diri nya. Rambut rontok akan menjadi masalah besar jika telah sampai pada taraf Kebotakan. Oleh karena itu pencegahan terhadap hal tersebut harus dilakukan sebelum menjadi masalah yang besar.

Untuk mencegah terjadinya masalah rambut rontok, kita harus terlebih dahulu mengetahui apa penyebab dari masalah rambut rontok tersebut. Beberapa penyebab masalah rambut adalah, kebiasaan meramwat rambut yang tidak baik, karena kondisi tubuh yang sedang tidak sehat, atau karena keturunan.

Penyebab Rambut Rontok Karena Kebiasaan Tidak Baik
Rambut rontok bisa terjadi karena kebiasaan tidak baik anda terhadap rambut. Misalnya, anda terlalu sering mengeringkan rambut menggunakan hairdryer, hot curling atau flat iron, terlalu sering mengikat rambut, dan mencuci rambut terlalu sering dalam sehari. Hal-hal tersebut jika dilakukan akan mengurangi kadar miyak alami dari rambut anda, sehingga membuat rambut anda rapuh dan mudah rontok. Jadi, lebih baik anda mengurangi kegiatan-kegiatan tersebut agar tidak merusak rambut anda lebih jauh lagi.

Penyebab Rambut Rontok Karena Tubuh Sedang Tidak Sehat
Kondisi tubuh yang sedang tidak fit juga bisa menjadi penyebab masalah kerontokan anda. Berikut kondisi kesehatan anda yang dapat menebabkan kerontokan. 
  1. AnemiaRambut rontok karena anemia bisa terjadi akibat kekurangan zat besi pada sel darah merah. Zat besi diperlukan untuk kesehatan folikel rambut. Cara menanganinya; padukan suplemen zat besi dengan vitamin C. Vitamin C membantu penyerapan zat besi, dengan cara murah dan efektif.
  2. Obat-obatan tertentuObat-obatan keras, seperti antidepresan, diuretik, dan pil Rx memiliki efek samping kerontokan rambut. Cara mengatasinya, cobalah bicarakan dengan dokter Anda, apakah mungkin untuk menurunkan dosis obat-obatan tersebut. Atau jika memungkinkan untuk mengganti obat-obatan tersebut dengan pengobatan alternatif.
  3. Hypo atau hyperthyroidismKetidakseimbangan hormon bisa menaikkan level zat kimia bernama DHT yang menyerang folikel rambut. Obat-obatan untuk mengatasi kedua kondisi ini bisa menyeimbangkan kembali hormon tiroid Anda.
  4. Kekurangan kaloriBiasanya wanita akan melakukan segala hal untuk menurunkan berat badan. Termasuk diet ketat rendah kalori, yang akan menyebabkan keletihan, dehidrasi, dan keram. Untuk mengurangi dampak ini, pastikan untuk terus mendapatkan protein yang cukup dalam diet. Protein adalah zat esensial untuk menjaga kesehatan rambut dan kuat.
  5. StresTingkat stres yang tinggi bisa menyebabkan folikel rambut “tertidur” atau terserang oleh sel darah putih, dengan kondisi bahwa kerontokan rambut akan terjadi di beberapa minggu berikutnya. Solusinya? Relaksasi, bisa lewat yoga, terapi, meditasi, atau lainnya. Hindari tekanan dan stres untuk mengurangi kerontokan pada rambut sebelum benar-benar terjadi kebotakan. Jika pori-porinya belum tertutup, rambut akan sulit tumbuh. Maka, atasi sesegera mungkin agar rambut bisa tumbuh kembali.
Penyebab Rambut Rontok Karena Keturunan
Jika masalah rambut rontok yang anda alami diakibat kan karena keturunan, anda tidak usah lagi dibingungkan karena memikirkan apa penyebabnya. Hal yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Pada saat keramas, pakailah kondisioner pada seluruh rambut. Gunakan sedikit saja, minimalkan kondisioner mengenai kulit kepala. Jika terlalu banyak, kondisioner akan mengakibatkan rambut gatal.
  2. Selagi Anda memakai kondisioner, sisirlah rambut dengan sisir bergigi jarang. Fungsinya agar rambut tidak kusut saat dibilas.
  3. Pilih sampo herbal atau sampo yang ekstra ringan agar kulit kepala lebih nyaman.
  4. Jangan memakai air panas saat keramas. Gunakan air dingin atau hangat kuku.
  5. Keringkan tanpa hairdryer dan juga jangan pakai handuk. Rambut yang dikucek-kucek handuk akan gampang tercabut dari akarnya karena kulit kepala sangat lembab. Rambut cukup diangin-anginkan saja.
  6. Pakaikan hair tonic atau serum untuk menyuburkan rambut. Hair tonic yang mengandung ginseng bagus untuk merangsang pertumbuhan rambut baru.
  7. Hindari pemakaian jepitan atau karet. Biarkan rambut tergerai.
  8. Sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung kafein karena tidak baik bagi pertumbuhan rambut.
Untuk sekedar tambahan, jika anda melakukan Perawatan Rambut Khusus saran yang dapat anda lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Keramaslah dengan sampo yang mengandung ginseng, yang berfungsi membersihkan rambut dari segala kotoran dan menguatkan batang rambut sehingga tidak mudah patah.
  2. Gunakan masker rambut sebagai nutrisi untuk merawat dan memulihkan kesehatan dan keindahan rambut. Pakai 2-3 kali seminggu.
  3. Oleskan kondisioner yang mengandung ginseng agar rambut sehat berkilau dan tidak mudah patah.
  4. Teteskan serum penumbuh rambut secara intensif selama 3 kali seminggu.
  5. Rajin memakai ginseng hair tonic setelah keramas untuk menguatkan akar rambut.
Nah, setelah anda mengetahui apa saja penyebab dari rambut rontok tersebut, dan telah melakukan pencegahan terhadap nya, semoga Tips Mengatasi Rambut Rontok ini dapat mengurangi kerontokan rambut anda dan membawa kembali rasa percaya diri anda.

Reference Site : Kompas.com


Selasa, 18 Oktober 2011

BERITA: Masyarakat Jepang Gelar Demo Anti Kim Tae Hee “My Princess”

kimtaehee

SETELAH demo anti drama Korea yang menghebohkan Jepang beberapa bulan lalu, kini gerakan serupa menimpa aktris Korea Kim Tae Hee, bintang My Princess.

demo-anti-kim-tae-heMasyarakat Jepang merasa terganggu dengan partisipasi Kim Tae Hee di dorama Jepang berjudul 99 Days with a Star yang akan tayang pada tanggal 23 Oktober nanti.

Ada alasan khusus mengapa demonstran keberatan dengan kehadiran Kim Tae Hee.
Pada tahun 2005, pendukung Stairway To Heaven dan saudara laki-lakinya tertangkap kamera sedang berada di Swiss dan memakai kaos bertuliskan “Pulau Dokdo milik Korea”.

Pulau Dokdo, dikenal juga sebagai Takeshima atau Liancourt Rocks, adalah pulau yang terdaftar milik Korea. Namun Jepang meng-klaim bahwa Dokdo adalah bagian wilayahnya. Sengketa ini sudah terjadi bertahun-tahun dan selalu menjadi isu sensitif antara Jepang-Korea.

Beberapa pernyataan yang diserukan oleh demonstran: “Kim Tae Hee yang tidak suka Jepang, jangan mencari uang di sini” atau “Kami akan selalu ingat perusahaan Jepang yang mendukung aktris anti-Jepang Kim Tae Hee”.

Mengutip situs Soompi, Senin (17/10), di Tokyo setidaknya ada 550 demonstran turun ke jalan untuk berorasi selama 1 jam. Jika dijumlah di seluruh wilayah Jepang, ada 20 ribu warga yang menggelar demo.
“Aku pernah mengunjungi Jepang sekitar 30 kali. Aku suka baca novel dan menonton film buatan Jepang. Melalui dorama yang aku bintangi, aku harap bisa menjembatani budaya Korea dan Jepang,” komentar Kim Tae Hee tentang perannya di 99 Days with a Star.

Jumat, 14 Oktober 2011

BERITA: Jakarta Tidak Siap Terima Limpahan dari Palembang

Hingga 12 September 2011 lalu, masih banyak venue untuk SEA Games 2011 di Palembang yang masih dalam tahap pengerjaan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak siap jika nantinya semua pertandingan SEA Games XXVI dipindah ke Ibu Kota mengingat beberapa venue di Palembang belum siap. Hal ini lantaran perlu ada perbaikan lagi yang harus dilakukan untuk venue yang belum siap.
"Saat ini sih kami belum siap kalau ada pemindahan lagi, kecuali untuk cabang-cabang olahraga yang memang kami sudah siap ada venue-nya," kata Sekretaris Daerah DKI, Fadjar Panjaitan, di Jakarta, Jumat (14/10/2011).
Venue sepak bola, misalnya, sudah siap untuk menerima limpahan dari Palembang. Sebab, area lapangannya sudah tersedia sehingga tidak perlu membuat area baru. Selain itu, tidak perlu banyak perbaikan untuk venue tersebut.
"Sepak bola, kami sudah ada lapangannya, kalau yang belum ada mesti bikin lagi, kan itu tidak mungkin," kata Fadjar.
Di luar hal itu, meski ada beberapa venue yang belum rampung, dia mengungkapkan bahwa Jakarta siap menyelenggarakan perhelatan olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini. Untuk keamanan dan rekayasa lalu lintas, Dinas Perhubungan DKI berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya akan melakukan pengawalan terhadap kontingen, mulai dari kedatangan, saat pertandingan, hingga kembali ke negara masing-masing.
"Mereka akan dikawal mulai dari bandara ke hotel, hotel ke venue, dan kembali lagi ke hotel," kata Fadjar.
Menurut Fajdjar, Dishub DKI telah melakukan uji coba rute perjalanan para kontingen sehingga sudah ada pemetaan perjalanan dan estimasi waktu yang dibutuhkan. Ini perlu untuk mengantisipasi agar atlet sampai tepat waktu di lokasi pertandingan.
"Dishub sudah mencoba semua rute dari mana saja hotel dan menuju venue mana. Tanpa dan dengan voorijders berapa menit estimasi waktu yang diperlukannya," kata Fadjar.

Selasa, 04 Oktober 2011

FAKTA: Ayah Termuda di Dunia Berusia 13 Tahun

Ini berita lama sih, tapi masih tetap hangat untuk dibicarakan. Ini adalah Fakta Unik yang cukup mengejutkan. Seorang anak berusia 13 tahun yang datang bersama pasangannya dan mengatakan bahwa mereka telah memiliki seorang anak...

Alfie Patten 13 tahun dan pasangannya Chantelle 15 tahun menunjukkan bayi mereka kepada publik pada 12 Februari, 2009 membuat publik kagum sekaligus heran. Melihat Alfie Patten yang lebih mirip seorang anak berusia delapan tahun, saya mengalami kesulitan melihat gambar ayah dalam dirinya. Satu lagi fakta unik terjadi.

Dia bahkan diwawancarai, dan saya sudah copy paste beberapa cuplikan tentang bagaimana dia menjawab wawancara. Ketika ditanya apakah ia mencintai Chantelle ia berkata: “Entahlah”. Apakah Anda mendapatkan dia kartu Valentine? “Tidak!”. Apakah Anda tahu bagaimana bayi dibuat sebelum kau berhubungan seks dengan Chantelle? ”Tentu”. Apakah Anda melihat melihat masa depan dan kembali ke sekolah segera? “Tidak, sekolah… membosankan”. Apa mata pelajaran favorit Anda? “Entahlah”. Sumber berita mengatakan bahwa keluarga Alfie’s menjual ceritanya, bahkan beberapa kerabatnya mengatakan bahwa
ayahnya patut disalahkan tentang keanehan remaja ini mengherankan jika saya harus dicermati. Beberapa orang tua sangat terganggu pada bagaimana anak-anak seperti ini mampu melakukan hal ini ” hanya untuk dewasa” dan membuahkan bayi keluar dari sana. Haruskah media disalahkan, atau seharusnya pendidikan seks harus diajarkan kepada anak-anak sebelumnya? Dunia akan membayangkan anak ini sekarang harus memikirkan mengganti popok atau formula bayi daripada bermain di luar rumah dan menghabiskan waktu bersama anak-anak lain seusianya. Ini menyedihkan membayangkan bahwa memori masa kecilnya semua akan terisi tentang memiliki bayi pada usia dini dengan semua kertas dan wartawan mengambil gambar wajah lugunya dan bahwa bayi kecil mungil dalam pelukannya. Seks remaja yang sudah cukup lebih tidak terkendali saat ini dan kita terus mendengar berita remaja muda yang terpaksa kehilangan orangtua dan kepolosan mereka pada usia yang sangat muda. Entah bagaimana orang dewasa harus bertanggung jawab pada bagaimana mengontrol hal ini. 

Hubungan Antara Persepsi Remaja dengan Perilaku Seksual

    Masa remaja adalah masa yang labil, mudah mengalami kebimbangan di dalam dirinya, bahkan masih belum terlalu bisa memilah-milah antara yang baik dan yng buruk. Adapun yang dimaksud dengan remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang biasanya berusia 12 sampai 24 tahun. Untuk golongan remaja muda perempuan/gadis, dari usia 13 sampai 17 tahun. Sedangkan untuk laki-laki dari usia 14 sampai 17 tahun.
    Perilaku mereka rata-rata sudah mendekati perilaku orang dewasa, walaupun dari sudut perkembangan mental belum dapat dikatakan dewasa. Remaja dapat dikatakan adalah masa transisi. Karena mereka akan memasuki masa Dewasa. Pada masa transisi ini rasa ingin tahu mereka menjadi sangat besar. Mereka ingin tahu apa yang biasanya dilakukan oleh orang dewasa, termasuk sesuatu hal seperti seksual.
    Rasa ingin tahu mereka tentang seksualitas menjadi masalah saat mereka mulai mempelajari tentang seksualitas dengan cara mereka sendiri, atau tanpa bimbingan dari orang tua. Karena pengetahuan mereka masih sangat minim mengenai seksualitas, mereka tidak mengetahui mengenai batasan-batasan mana yang boleh, dan mana yang tidak.
    Ketidak pedulian orang tua terhadap perkembangan anak nya, dan juga dikarenakan membahas sesuatu yang berbau seksualitas adalah tabu, menyebabkan para remaja mencari tahu sendiri apa itu “seks”. Dan inilah yang menjadi masalah. Jika mereka mendapatkan pengetahuan yang salah mengenai seksualitas, dan tidak mengetahui di mana batasan-batasannya, mereka akan mempraktikkan pengetahuan mereka kepada lawan jenisnya. Hal ini lah yang disebut dengan seks bebas, atau seks diluar nikah.
     Pengetahuan para remaja tentang seksualitas yang setengah-setengah, dan bahkan mencari informasi dengan mempraktekkannya kepeda lawan jenis, lambat laun akan menyebabkan remaja tersebut menganggap prilaku seks terhadap lawan jenis adalah hal yang biasa, dan terus melakukannya tanpa menyadari resiko yang akan mereka dapatkan.
    Pengetahuan seks yang setengah-setangah tidak hanya mendorong remaja untuk mencoba-coba, tetapi juga dapat menimbulkan salah persepsi. Kesalahan persepsi ini bukan hanya berakibat pada pola pikirnya namun juga perlakuan mereka terhadap lawan jenis akan membuat mereka melupakan batasan-batasan yang masih bisa mereka dilakukan dan yang tidak buleh dilakukan.

Persepsi
     Persepsi adalah suatu proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat penerimanya, yaitu alat indera. Stimulus yang mengenai individu itu kemudian diorganisasikan, diinterpretasikan sehingga individu tersebut menyadari tentang apa yang indera nya terima itu. Proses inilah yang dinamakan dengan persepsi. Jadi Stimulus yang diterima oleh alat indera. Kemudain melalui proses persepsi sesuatu yang berarti setelah diorganisasikan dan diinterpretasikan.
     Menurut Freud dan Sobur, persepsi itu timbul karena adanya dua faktor, yaitu Internal dan Eksternal. Di dalam diri seseorang terdapat tiga sistem kepribadian, yang disebut id atau es, ego atau ich, dan superego atau uber ich. Faktor Internal tergantung pada pemahaman terhadap sesuatu yang berasal dari dorongan-dorongan dalam diri seseorang yang fundamental, yaitu id. Kemudian, ego menjembatani id dengan tuntutan dunia luar, yaitu superego. Superego berisi kata hati yang berhubungan dengan lingkungan sosial, meliputi nilai-nilai, tujuan, kepercayaan, dan tanggapan, sehingga merupakan kontrol terhadap dorongan-dorongan yang datang dari id, menggambarkan adanya faktor eksternal dalam persepsi tersebut. Pengetahuan itu sendiri sedikit banyak akan mempengaruhi pandangan seseorang atau individu dalam menginterpretasikan suatu objek stimulus tertentu yang akan menghasilkan suatu pemahaman.
     Menurut Stephen Robbins, bahwa ada beberapa faktor yang bekerja membentuk dan membiaskan persepsi, yaitu faktor pada pemersepsi, target atau objek, dan situasi. Faktor pada pemersepsi meliputi sikap, moral, kepentingan/minat, pengalaman masa lalu, dan harapan. Faktor pada objek meliputi hal-hal baru, gerakan, bunyi, ukuran, latarbelakang, dan kedekatan. Sedangkan faktor pada situasi yang unsur-unsur dalam situasi atau lingkungan terjadinya persepsi meliputi waktu, keadaan tempat, dan keadaan sosial.


Perilaku Seksual
     Pada dasarnya perilaku seseorang dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang sudah ada secara ilmiah di dalam diri seseorang. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sosial atau pergaulan seseorang tersebut. Jika seseorang terlalu sering mendapatkan eksposuritu, maka ia akan cepat dirangsang untuk melakukan tindakan-tindakan yang kongkrit tentang prilaku tersebut, atau dalam kasus ini adalah perilaku seksual.
     Adapun yang dimaksud dengan perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis, maupun dengan sesama jenis. Bentuk-bentuk tingkah laku ini bisa bermacam-macam. Mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan, bercumbu, dan bersenggama. Objek seksualnya bisa berupa orang lain, orang dalam khayalan atau diri sendiri.
     Remaja pada umumnya tidak dapat bebas mengekspresikan perilaku seksual mereka karena mereka memiliki batasan-batasan perilaku seksual. Seperti berhubungan seksual, pada tingkat kelembagaan, tidak mungkin dilakukan karena mereka belum melalui jalur lembaga perkawinan atau menikah. Apabila perilaku seksual tersebut dijumpai di kalangan remaja, maka perilaku tersebut adalah perilaku menyimpang dari aturan yang ada.


Hubungan Persepsi dengan Perilaku Seksual Remaja
     Anggapan dari sebagian orang tua yang menganggap bahwa masalah seks adalah sesuatu yang tabu sebaiknya harus dihilangkan. Karena seiring dengan berjalannya waktu, pengetahuan tentang seks dan pembicaraan mengenai masalah seksual dianggap sebagai hal yang penting dan perlu bagi perkembangan manusia. Hal ini dikarenakan saat ini hal-hal yang berbau pornografi sudah sangat mudah didapatkan oleh remaja.
     Sebagai mana yang dipaparkan oleh Elizabeth B. Hurlock, bahwa informasi yang nereka dapatkan dipenuhi melalui cara membahasnya bersama teman-teman, buku-buku tentang seks, atau mencobanya dengan cara bercumbu atau berhubungan seksual. Hal tersebut terjadi karena masih ada anggapan bahwa membahas tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi adalah tabu. Pendidikan tentang seksualitas seharusnya disampaikan sendiri oleh orang tua maupun guru-guru di sekolah agar mereka tidak mencari tahu sendiri, yang justru lebih berbahaya karena informasi yang akan mereka dapatkan hanya setengah-setengah.
Pendidikan seks yang hanya setengah-setengah tidak hanya mendorong remaja untuk mencoba-coba, tetapi juga dapat menimbulkan salah persepsi. Misalnya, berciuman dan melakukan hubungan suami-istri dengan pasangan/pacar adalah hal yang wajar dan sudah biasa, bahkan jika mereka tidak melakukannya akan dicemoohkan oleh teman sepergaulannya. Dan yang lebih parah lagi, anggapan bahwa jika terjadi kehamilan karena “kecelakaan” dapat mereka tangani dengan menggugurkan kandungannya.

Minggu, 25 September 2011

Disleksia: Penyebab Masalah Belajar Pada Anak

      Setiap anak-anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam memproses informasi dan pelajaran. Ada yang bisa memproses dengan mudah, dan ada yang mengalami masalah yang mungkin cukup besar untuk dilaluinya di sekolah formal yang umum. Masalah-masalah yang terjadi tersebut sering kali tidak disadari oleh orang tua maupun guru-guru mereka di sekolah. Disleksia adalah salah satunya.

Pengertian Disleksia
      Banyak yang tidak mengerti atau bahkan belum mengenal apa itu Disleksia. Baiklah, kita mulai dari definisinya Disleksia (Inggtis: dyslexia) adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis.
      Kata disleksia berasal dari bahasa Yunani δυς- dys- ("kesulitan untuk") dan λέξις lexis ("huruf" atau "leksikal"). Pada umumnya keterbatasan ini hanya ditujukan pada kesulitan seseorang dalam membaca dan menulis, akan tetapi tidak terbatas dalam perkembangan kemampuan standar yang lain seperti kecerdasan, kemampuan menganalisa dan juga daya sensorik pada indera perasa.
      Terminologi disleksia juga digunakan untuk merujuk kepada kehilangan kemampuan membaca pada seseorang dikarenakan akibat kerusakan pada otak. Disleksia pada tipe ini sering disebut sebagai Aleksia. Selain memengaruhi kemampuan membaca dan menulis, disleksia juga ditengarai juga memengaruhi kemampuan berbicara pada beberapa pengidapnya.
      Penderita disleksia secara fisik tidak akan terlihat sebagai penderita. Disleksia tidak hanya terbatas pada ketidakmampuan seseorang untuk menyusun atau membaca kalimat dalam urutan terbalik tetapi juga dalam berbagai macam urutan, termasuk dari atas ke bawah, kiri dan kanan, dan sulit menerima perintah yang seharusnya dilanjutkan ke memori pada otak. Hal ini yang sering menyebabkan penderita disleksia dianggap tidak konsentrasi dalam beberapa hal. Dalam kasus lain, ditemukan pula bahwa penderita tidak dapat menjawab pertanyaan yang seperti uraian, panjang lebar.
      Para peneliti menemukan disfungsi ini disebabkan oleh kondisi dari biokimia otak yang tidak stabil dan juga dalam beberapa hal akibat bawaan keturunan dari orang tua.

Tipe Disleksia
      Ada dua tipe disleksia, yaitu developmental dyslexsia (bawaan sejak lahir) dan aquired dyslexsiaDevelopmental dyslexsia diderita sepanjang hidup pasien dan biasanya bersifat genetik. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan disfungsi daerah abu-abu pada otak. Disfungsi tersebut berhubungan dengan perubahan konektivitas di area fonologis (membaca). Beberapa tanda-tanda awal disleksia bawaan adalah telat berbicara, artikulasi tidak jelas dan terbalik-balik, kesulitan mempelajari bentuk dan bunyi huruf-huruf, bingung antara konsep ruang dan waktu, serta kesulitan mencerna instruksi verbal, cepat, dan berurutan. Pada usia sekolah, umumnya penderita disleksia dapat mengalami keuslitan menggabungkan huruf menjadi kata, kesulitan membaca, kesulitan memegang alat tulis dengan baik, dan kesulitan dalam menerima. (didapat karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca).

Masalah yang dialami Penderita Disleksia 
      Penderita Disleksia mengalami berbagai macam masalah yang dialaminya. Seperti, susah berkonsentrasi dalam belajar, daya ingat yang cenderung pendek (cepat lupa dengan instruksi yang diberikan), tidak bisa mengikuti prosedur dalam pengorganisasian, misalnya, memakai sepatu tetapi lupa memakai kaus kaki. 
      Masalah lainnya, kesulitan dalam penyusunan atau pengurutan, entah itu hari, angka, atau huruf.
Secara lebih detail, seperti dikutip dari www.dyslexia-indonesia.org, penyandang disleksia biasanya mengalami masalah-masalah, seperti :
  1. Masalah fonologi: Yang dimaksud masalah fonologi adalah hubungan sistematik antara huruf dan bunyi. Misalnya mereka mengalami kesulitan membedakan ”paku” dengan ”palu”; atau mereka keliru memahami kata-kata yang mempunyai bunyi hampir sama, misalnya ”lima puluh” dengan ”lima belas”. Kesulitan ini tidak disebabkan masalah pendengaran, tetapi berkaitan dengan proses pengolahan input di dalam otak.
  2. Masalah mengingat perkataan: Kebanyakan anak disleksia mempunyai level kecerdasan normal atau di atas normal. Namun, mereka mempunyai kesulitan mengingat perkataan. Mereka mungkin sulit menyebutkan nama teman-temannya dan memilih untuk memanggilnya dengan istilah “temanku di sekolah” atau “temanku yang laki-laki itu”. Mereka mungkin dapat menjelaskan suatu cerita, tetapi tidak dapat mengingat jawaban untuk pertanyaan yang sederhana.
  3. Masalah penyusunan yang sistematis atau berurut: Anak disleksia mengalami kesulitan menyusun sesuatu secara berurutan misalnya susunan bulan dalam setahun, hari dalam seminggu, atau susunan huruf dan angka. Mereka sering ”lupa” susunan aktivitas yang sudah direncanakan sebelumnya, misalnya lupa apakah setelah pulang sekolah langsung pulang ke rumah atau langsung pergi ke tempat latihan sepak bola. Padahal, orangtua sudah mengingatkannya bahkan mungkin hal itu sudah pula ditulis dalam agenda kegiatannya. Mereka juga mengalami kesulitan yang berhubungan dengan perkiraan terhadap waktu. Misalnya mereka mengalami kesulitan memahami instruksi seperti ini: ”Waktu yang disediakan untuk ulangan adalah 45 menit. Sekarang pukul 08.00. Maka 15 menit sebelum waktu berakhir, Ibu Guru akan mengetuk meja satu kali”. Kadang kala mereka pun ”bingung” dengan perhitungan uang yang sederhana, misalnya mereka tidak yakin apakah uangnya cukup untuk membeli sepotong kue atau tidak.
  4. Masalah ingatan jangka pendek: Anak disleksia mengalami kesulitan memahami instruksi yang panjang dalam satu waktu yang pendek. Misalnya ibu menyuruh anak untuk “Simpan tas di kamarmu di lantai atas, ganti pakaian, cuci kaki dan tangan, lalu turun ke bawah lagi untuk makan siang bersama ibu, tapi jangan lupa bawa serta buku PR Matematikanya, ya”, maka kemungkinan besar anak disleksia tidak melakukan seluruh instruksi tersebut dengan sempurna karena tidak mampu mengingat seluruh perkataan ibunya.
  5. Masalah pemahaman sintaks: Anak disleksia sering mengalami kebingungan dalam memahami tata bahasa, terutama jika dalam waktu yang bersamaan mereka menggunakan dua atau lebih bahasa yang mempunyai tata bahasa yang berbeda. Anak disleksia mengalami masalah dengan bahasa keduanya apabila pengaturan tata bahasanya berbeda daripada bahasa pertama. Misalnya dalam bahasa Indonesia dikenal susunan diterangkan–menerangkan (contoh: tas merah). Namun, dalam bahasa Inggris dikenal susunan menerangkan-diterangkan (contoh: red bag).
      Pada orang yang mengalami dyslexia, maka kata-kata yang sederhana pun akan menjadi susah untuk dibaca, bahkan bila dilihat beberapa kali. Kata-kata yang terlihat juga dapat bercampur dengan kata-kata lain atau menjadi keliru dibaca, misalnya saja kata “nakal” menjadi “kanal” atau “dia” menjadi “adi”, dan huruf-huruf menjadi satu seperti tidak ada spasi. Berikut contoh kalimat yang mungkin dilihat oleh penderita dyslexia :
Kat akata tid akter pis ahse carat epat

       Bagi yang mengalami dyslexia, kadang susah untuk mengingat sesuatu yang mereka baca, kadang akan menjadi lebih mudah bagi mereka untuk mengingat apabila informasi tersebut dibacakan & didengar oleh mereka.

Penyebab Disleksia
     Ada beberapa tipe dyslexia yang dapat mempengaruhi kemampuan mengeja & membaca beserta penyebabnya, seperti berikut ini yang medicastore ambil dari medicinenet.com .
  • Trauma dyslexia
    Biasanya terjadi akibat adanya trauma atau luka pada bagian otak yang mengontrol cara untuk membaca & menulis.
  • Dyslexia primer
    Dyslexia ini disebabkan karena tidak berfungsinya bagian otak kiri (cerebral cortex) & tidak berubah karena usia. Orang yang mengalami jenis dyslexia ini sangat jarang bisa membaca dengan lancar, bahkan hingga dewasa. Dyslexia primer ini dapat diturunkan secara genetik & biasanya lebih banyak dialami oleh pria daripada wanita.
  • Dyslexia sekunder
    Dyslexia jenis ini disebabkan oleh pembentukan hormon yang kurang sempurna pada saat perkembangan awal janin. Dyslexia sekunder ini akan menghilang seiring bertambahnya usia anak, serta lebih sering terjadi juga pada anak laki-laki.
Tokoh-Tokoh Terkenal yang Mengalami Disleksia

        Anak-anak Disleksia bukanlah anak-anak yang bodoh dan tidak mampu bersaing. Banyak anak-anak Disleksia yang mampu memjadi sangat terkenal, bahkan para penemu-penemu terkenal di dunia juga merupakan penderita Disleksia. Berikut Tokoh-tokoh terkenal  dunia yang mengalami Disleksia.
  1. Albert Einstein -
    Dia tidak bisa berbicara sampai usia empat. Dia tidak bisa membaca sampai ia berusia sembilan tahun.  Gurunya menganggapnya lambat, tidak ramah dan pemimpi. Ia gagal dalam ujian masuk ke perguruan tinggi tapi akhirnya lulus setelah tahun tambahan persiapan. Dia kehilangan tiga posisi pengajaran dan kemudian menjadi seorang pegawai patena. Namus sekarang dia dikenal dengan orang ter-Jenius di dunia dengan Teori Relativitas nya. 
  2. Walt Disney -
    Dia dipecat dari Kansas City New Paper karena dianggap tidak kreatif, dan dia dicap sebagai anak yang lamban. Namun sekarang dia dikenal sebagai pendiri The Walt Disney Company.
  3. Thomas Alfa Edison -
    Dia dicap sakit jiwa oleh gurunya. Kemudian dia diajar sendiri oleh Ibu nya. Sekarang dia terkenal sebagai penemu Bola Lampu yang menjadi sangat berharga bagi peradaban manusia.
  4. Woodrow Wilson -
    Ia mengalami masalah besar dalam membaca, bahkan kenyataannya, dia tidak bisa membaca seumur hidupnya. Meskipun begitu, dia sangat sukses dalam karir Politiknya.
  5. Tom Cruise -
    Dia sangan sukses dalam karir di dunia hiburan meskipun dia belajar hanya dengan mendengarkan rekaman atau tape.

Masih banyak lagi penderita Disleksia yang menjadi terkenal dan sukses dalam karir nya dan tidak terhitung jumlahnya.

Cara Mengetahui Disleksia Pada Anak
       Kita dapat menegtahui apakah anak tersebut mengalamai Disleksia dengan melihat ciri-cirinya, sebagai berikut (ambil dari kidshealth.org) :
  • Kemampuan membaca yang buruk, meskipun memiliki kepintaran yang normal.
  • Kemampuan mengeja & menulis yang buruk.
  • Mengalami kesulitan untuk menyelesakan tugas atau tes sesuai batas waktunya.
  • Mengalami kesulitan untuk mengingat nama suatu benda.
  • Mengalami kesulitan untuk mengingat daftar tulisan atau nomor telepon.
  • Mengalami kesulitan dalam menentukan arah atau membaca peta.
Jika ada seseorang yang mengalami masalah-masalah tersebut di atas, bukan berarti ia menderita dyslexia. Tetapi sebaiknya dilakukan tes untuk mengetahui kondisinya. Suatu pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya masalah medis, termasuk tes pendengaran & penglihatan. Kemudian psikolog sekolah atau orang yang ahli mengenai pembelajaran dapat memberikan tes terstandar untuk mengukur kemampuan berbicara, membaca, mengeja & menulis.

Cara Penaganan Disleksia
      Di situs mayoclinic.com menyediakan beberapa penangan terhadap anak disleksia, sebagai berikut :
  • Selalu berikan dukungan pada anak. Memiliki dyslexia atau gangguan kesulitan belajar lainnya dapat membuat anak menjadi rendah diri. Berikan selalu dukungan & cinta untuk mendukung setiap kemampuannya.
  • Bicarakan dengan anak. Beritahukan kepada anak apa yang dimaksud dengan dyslexia, bahwa hal tersebut bukanlah suatu kesalahannya. Dengan membantu anak memahami hal tersebut, maka ia akan menjadi lebih mudah untuk mengatasi hal tersebut.
  • Buatlah keadaan rumah menjadi tempat belajar yang mudah untuk anak. Sediakan ruangan yang sepi & terorganisasi sebagai tempat belajar anak. Atur jadwal belajar yang nyaman & berikan dukungan dari seluruh anggota keluarga untuk membantu proses belajar anak.
  • Kerjasama dengan sekolah tempat anak belajar. Sering berkomunikasi dengan guru di sekolahnya untuk memastikan anak tidak tertinggal pelajarnya, bila memungkinkan minta rekaman/salinan bahan pelajaran hari itu untuk dipelajari nanti sepulang sekolah atau les khusus untuk membantunya belajar.
Penutup

      Disleksia memang merupakan hambatan bagi anak dalam menerima pelajaran di sekolah formal. Tetapi, Disleksia bukan merupakan orang yang bodoh. Anak penyandang Disleksia memiliki kemampuan yang luar biasa yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang karena terhalang oleh sistem pendidikan yang sebenarnya tidak cocok dengan anak penyandang Disleksia.      Sebenarnya anak Disleksia memiliki kemampuan berfikir yang imajinatif, yang bahkan tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Mereka mampu membayangkan hal-hal yang tidak pernah dibayangkan oleh orang lain. Seperti, melukis dengan memadukan warna-warna dengan berani.
      Jadi, anak Disleksia merupakan anak yang memiliki kemampuan yang luar biasa asalkan mereka bisa mendapatkan tempat untuk menyalurkan kemampuan mereka.

Sumber :