Tampilkan postingan dengan label perubahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perubahan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2011

Kumpulan DOKTRIN Kementrian Desain Republik Indonesia (KDRI)


Bapak, Ibu, Sobat, Pak Guru - Bu Guru.. Silahkan sebarkan video animasi ini ke teman - teman dan anak didik tersayang. Demi Manusia Indonesia yang lebih Berkualitas!!



MONDAY, AUGUST 15, 2011

PERBANYAK MAKAN SAYURAN - DOKTRIN KDRI


Tujuan :
Mengingatkan bahwa terlalu makan banyak daging dan gula bisa bahaya! 

TUESDAY, JUNE 14, 2011


CARI LENTERA JIWAMU! - DOKTRIN KDRI



Tujuan :
Kerja dan meniti karier lebih indah ketika sesuai yang diminati, bukan karena terpaksa atau ikut-ikutan !

FRIDAY, MAY 27, 2011


JANGAN HANYA MALU! - DOKTRIN KDRI (JOWO VERSION)


Tujuan :
Ngajak arek - arek gak gampang mewek!

FRIDAY, MAY 20, 2011


RANGKUL KERAGAMAN - DOKTRIN KDRI


Tujuan :
Mengajak untuk melihat perbedaan itu sebuah anugerah bukan untuk dipaksakan sama rata, harusnyakan bukan dijadiin SATU tapi BERSATU!

MONDAY, MAY 16, 2011


JANGAN HANYA MALU! - DOKTRIN KDRI



Tujuan :
Mengajak generasi muda Indonesia jangan jadi lembek!

30 X MENGUNYAH! - DOKTRIN KDRI


Tujuan :
Membuat rakyat sadar bahwa makan cepat - cepat itu berbahaya.


Bapak, Ibu, Sobat, Pak Guru - Bu Guru.. Silahkan sebarkan video animasi ini ke teman - teman dan anak didik tersayang. Demi Manusia Indonesia yang lebih Berkualitas!!

Bagaimana Kabar Boboho dan Teman nya ya ?

Siapa sih yang tidak kenal boboho?!. Boboho, yang bernama asli Hao Shaowen, adalah bintang film Komedi Mandarin yang terkenal lucu dan 'Chubby'. 

Pasti kita semua tahu dan mungkin juga suka setiap film boboho. Kekonyolan yang dibuatnya sungguh mengocok perut setiap yang menonton film nya. Namun, semakin lama tentu nya sang boboho pun akan semakin bertumbuh dewasa. Dan dia pun semakin lama semakin tidak ada tawaran film untuk nya.

Boboho saat bekerja sebagai penjual es krim
Kabar terakhir yang didapat dari nya adalah saat tahun 2008, dia diterima di Universitas Tamkang, Taiwan dijurusan Manajemen Transportasi. Untuk menambah biaya kuliah, Hao Shaowen bekerja di Toko Es Cream. Dia merasa senang lebih banyak mengetahui tentang managemen transportasi dan mempraktekkannya apa yang telah dia pelajari.

Hao Shaowen adalah anak yang berbakti kepada orang tua nya. Dia bekerja untuk mengurangi beban orang tuanya. Dia bekerja sebagai penjual es krim sampai masa kuliah nya dimulai.

Keadaannya saat ini sungguh berbeda dengan saat dia menjadi bintang film Mandarin. Dulu, untuk setiap episode film drama TV di China Daratan, dia mendapat bayaran sebesar 50.000 Yuan. Sedangkan saat ini dia hanya seorang mahasiswa yang bekerja sebagai penjual es krim untuk membiayai uang kuliah nya.

Shi Xiao Long saat bermain film
Nasib nya sungguh berbeda dengan rekan nya Shi Xiao Long (atau Ashton Chen), yang juga sering bermain film bersama Hao Shaowen. Saat lulus kuliah di Universitas New York, Shi Xiao Long memutuskan untuk pulang ke China dan ingin melanjutkan kuliahnya di Universitas yang mengizinkannya bermain film.

Shi Xiao Long (Ashton Chen)
Saat ini Shi Xiao Long telah memerankan banyak film Laga, di antaranya The Legend of Chinese Zodiac sebagai Yao Tian (2011), The Seven Weapons Series sebagai Qiu Feng Wu (2011), The Legendary Warrior sebagai Li Jian Shan (2006). Dia berencana pergi ke Hollywood, mengharapkan dapat bekerja sama dengan Jackie Chan dan Jet Li, dan belajar dari mereka.

Sumber :

Selasa, 04 Oktober 2011

FAKTA: Ayah Termuda di Dunia Berusia 13 Tahun

Ini berita lama sih, tapi masih tetap hangat untuk dibicarakan. Ini adalah Fakta Unik yang cukup mengejutkan. Seorang anak berusia 13 tahun yang datang bersama pasangannya dan mengatakan bahwa mereka telah memiliki seorang anak...

Alfie Patten 13 tahun dan pasangannya Chantelle 15 tahun menunjukkan bayi mereka kepada publik pada 12 Februari, 2009 membuat publik kagum sekaligus heran. Melihat Alfie Patten yang lebih mirip seorang anak berusia delapan tahun, saya mengalami kesulitan melihat gambar ayah dalam dirinya. Satu lagi fakta unik terjadi.

Dia bahkan diwawancarai, dan saya sudah copy paste beberapa cuplikan tentang bagaimana dia menjawab wawancara. Ketika ditanya apakah ia mencintai Chantelle ia berkata: “Entahlah”. Apakah Anda mendapatkan dia kartu Valentine? “Tidak!”. Apakah Anda tahu bagaimana bayi dibuat sebelum kau berhubungan seks dengan Chantelle? ”Tentu”. Apakah Anda melihat melihat masa depan dan kembali ke sekolah segera? “Tidak, sekolah… membosankan”. Apa mata pelajaran favorit Anda? “Entahlah”. Sumber berita mengatakan bahwa keluarga Alfie’s menjual ceritanya, bahkan beberapa kerabatnya mengatakan bahwa
ayahnya patut disalahkan tentang keanehan remaja ini mengherankan jika saya harus dicermati. Beberapa orang tua sangat terganggu pada bagaimana anak-anak seperti ini mampu melakukan hal ini ” hanya untuk dewasa” dan membuahkan bayi keluar dari sana. Haruskah media disalahkan, atau seharusnya pendidikan seks harus diajarkan kepada anak-anak sebelumnya? Dunia akan membayangkan anak ini sekarang harus memikirkan mengganti popok atau formula bayi daripada bermain di luar rumah dan menghabiskan waktu bersama anak-anak lain seusianya. Ini menyedihkan membayangkan bahwa memori masa kecilnya semua akan terisi tentang memiliki bayi pada usia dini dengan semua kertas dan wartawan mengambil gambar wajah lugunya dan bahwa bayi kecil mungil dalam pelukannya. Seks remaja yang sudah cukup lebih tidak terkendali saat ini dan kita terus mendengar berita remaja muda yang terpaksa kehilangan orangtua dan kepolosan mereka pada usia yang sangat muda. Entah bagaimana orang dewasa harus bertanggung jawab pada bagaimana mengontrol hal ini. 

Selasa, 27 September 2011

Apa Itu Social Marketing (Pemasaran Sosial) ?

Menurut  Nedra Kline Weinrech, Teknik pemasaran saat ini tidak lagi memfokus utamakan kepada keuntungan yang diperoleh dari penjualan tersebut,  melainkan memfokuskan kepada apa yang konsumen butuhkan dan inginkan dari produk yang diproduksi oleh produsen. Itulah yang dinamakan dengan Pemasaran Sosial.
Pemasaran sosiasl untuk pertamakali dijadikan suatu disiplin pada tahun 1970 oleh Philip Kotler dan Gerald Zaltman. Mereka menyadari bahwa prinsip-prinsip pemasaran yang digunakan untuk menjual produk kepada konsumen dapat pula digunakan untuk menjual ide, sikap, dan prilaku. Kotler dan Andreasen mendefinisikan Pemasaran Sosial sebagai berikut; “berbeda dari daerah pemasaran yang lain, yang hanya menekankan pada tujuan pemasar dan organisasinya. Pemasaran Sosial berusaha untuk mempengaruhi prilaku social tidak untuk keuntungan pemasar, tapi untuk menguntungkan konsumen dan masyarakat umum”.
Seperti Pemasaran Komersil, Fokus utamanya adalah pada Konsumen. Yaitu lebih mempelajari apa yang konsumen butuhkan, daripada hanya membujuk mereka untuk membeli apa yang kita produksi. Pemasaran itu membicarakan tentang Konsumen, bukan produk. Proses perencanaan berfokus pada konsumen dengan perhitungan terhadap unsure-unsur “Marketing Mix”. Hal ini mengacu pada keputusan tentang 1) konsepsi Produk, 2) Harga, 3) distribusi (Place), dan 4) Promosi. Ini sering disebut sebagai "Empat Filosofi Pemsaran”.
1.   Produk
Produk tidak hanya berupa barang fisik saja, namun juga berupa Jasa atau Pelayanan. Produk yang berupa barang fisik, sebagai contoh adalah Kondom. Sedangkan Produk dalam bentuk Jasa atau Pelayanan, seperti Fasilitas Umum.
2.   Harga
Harga adalah apa yang harus konsumen lakukan untuk mendapatkan produk dari pemasaran social tersebut. Dalam pengaturan Harga, ada banyak masalah yang harus dipertimbangkan. Jika harga produk tersebut terlalu rendah, atau bahkan gratis, konsumen cenderung menganggap kualitasnya rendah. Namun, jika harga terlalu tinggi, konsumen mungkin tidak akan dapat memperolehnya.
3.   Tempat
Tempat adalah cara konsumen untuk mendapatkan produk tersebut. Dalam bentuk yang “nyata”, tempat bias berupa gudang, atau Pasar.  Namun juga produk bisa didapatkan tidak melalui tempat yang “nyata”, seperti melalui pembelian melalui Online Shop. Untuk produk yang berupa jasa, seperti kesehatan, produk bisa diproleh dari pelayanan Dokter melalui Rumah Sakit.
4.   Promosi
Promosi adalah suatu bentuk integrasi antara iklan, hubungan masyarakat, promosi, advokasi media, penjualan personal, dan kendaraan hiburan, yang tujuannya untuk mengenalkan produk kepada konsumen.
            Masyarakat itu sangat luas dan banyak jumlahnya, agar dapat sukses dalam Pemasaran, pemasaran tersebut haruslah tepat sasaran. Kita harus tau siapa konsumen yang kita tuju. Selain memperhatikan sasarannya, kita juga harus memperhatikan “Kemitraan”, atau rekan untuk bekerja sama. Mitra ini bisa berupa organisasi-organisasi tujuan yang serupa dengan kita. Karena dalam proses pemasaran social kita akan menghadapi banyak masalah dan kita tentu nya tidak dapat berdiri sendiri. Harus ada orang/organisasi lain yang membantu kita.
Selain kemitraan, ada pula “Kebijakan” yang harus kita perhatikan. Pemasaran Sosial mampu mempengaruhi atau memotivasi perubahan prilaku individu. Namun sulit untuk mempertahankanya dalam jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan untuk mempertahankan perubahan prilaku tersebut. Kebijakan tersebut bisa dilakukan dengan Advokasi media.
Dan yang terakhir yang harus diperhatikan adalah “Purse Strings”. Karena Pemasaran Sosial berkembang dari dana yang disediakan oleh yayasan, sumbangan pemerintah, dan lain-lain, maka kita harus menjalin hubungan yang baik dengan penyedia dana tersebut. Karena dari merekalah kita mendapatkan uang untuk menjalankan program Pemasaran Sosial.

Sumber :
What is Social Marketing? by Nedra Kline Weinreich (Bahasa Inggris)
What is Social Marketing? by Nedra Kline Weinreich (Bahasa Indonesia)

Jumat, 23 September 2011

Nonton Film 3D, cukup di PC ataupun Laptop kesayangan Anda (NVIDIA Tech)


Satu persatu teknologi 3D baru diperkenalkan ke pasar Indonesia. NVIDIA Vision 3D hadir untuk notebook dan desktop. cyclops

Saat mempersiapkan artikel untuk ASUS G51J dengan kemampuan menampilkan 3D, Tambah.info merasa perlu untuk membahas dulu teknologi NVIDIA yang ada dibelakangnya.

Apa itu NVIDIA Vision 3D ?

Foto dan video yang dibuat khusus akan dikirim ke aplikasi yang dibuat oleh NVIDIA dan dipisahkan untuk ditampilkan secara bergantian untuk mata kiri dan mata kanan kita di TV dan monitor generasi baru yang mempunyai "refresh rate" 120 Hz. Kacamata 3D khusus yang dinamakan Wireless Shutter Glasses.

Berikut adalah bahan yang kami dapat dari presentasi NVIDIA ( 600 kb - pdf ). Graphics card NVIDIA siap mengubah materi 3D dari berbagai sumber ke display 3D yang mendukung.




Enlarge this image Click to see fullsize

Dimensionalized Experience


Ada aplikasi / driver "Stereoscopic 3D" yang harus diinstall di Windows Vista / Windows 7 kita.


Gambar dibagi untuk mata kiri dan mata kanan

Enlarge this image Click to see fullsize

Pembagi antara mata kiri dan kanan


Mata kiri ditutup saat mata kanan melihat dan sebaliknya. Monitor yang mempunyai display rate 120 Hz itu akan menjadi 60Hz untuk tiap tiap mata.

Hasilnya adalah gambar yang memiliki kedalaman serta kesan 3 dimensi.

Persyaratan

Teknologi ini tidak murah. Kita harus punya komponen seperti ini yang tercantum di website NVIDIA :


Nvidia 3D Vision Kit

Enlarge this image Click to see fullsize

Enlarge this image Click to see fullsize

Kacamata dan Infrared

Satu Set Kacamata Kit ini dijual terpisah seharga US$ 199. Isi dari box :

* Satu buah kacamata 3D Wireless Shutter dengan 3 buah ukuran ganjal hidung
* Infrared receiver
* Kabel DVI ke HDMI
* 2 buah kabel USB
* Satu buah kabel stereo VESA untuk koneksi ke TV

Lihat tulisan legitreviews.com untuk pembahasan lebih mendalam.

Monitor / Projector / TV LCD 120 Hz
Berbagai merek mulai dari Acer, Alienware, Samsung, Viewsonic, Mitsubishi dan lainnya sudah tersedia.

atau kita bisa membeli notebook ASUS G51J 3D seharga mulai dari US$ 1849 untuk satu paket yang sudah siap.



Sumber:
http://tambah.info/


Minggu, 18 September 2011

"Aku Berfikir maka Aku Ada"

 Manusia diciptakan sempurna oleh Pencipta kita, Allah SWT, dengan akal pikiran yang membedakan kita sebagai manusia dengan makhluk-makhluk lainnya. Kita beri kemampuan untuk mencerna apa yang dikatakan oleh orang lain dan mengemukakan pendapat kita agar tidak hanya menerima tanpa ada pertimbangan terlebih dahulu.
 Mengingat apa yang dikatakan oleh René Descartes ("Penemu Filsafat Modern" dan "Bapak Matematika Modern"), "cogito ergo sum" sedangkan dalam bahasa Perancis adalah: "Je pense donc je suis". Keduanya artinya adalah:
"Aku berpikir maka aku ada". (Ing: I think, therefore I am)
Berfikir saja tidak cukup. Diperlukan cara berfikir yang rasional atau masuk akal dalam mencerna informasi tersebut. Jika kita hanya berfikir namun tidak dibarengi dengan pemikiran yang masuk akal, maka hasil pikiran tersebut akan bisa menyesatkan diri sendiri maupun orang lain. Berfikir secara rasional akan membantu kita menentukan mana yang benar, dan mana yang salah.
Dengan kemampuan berfikir tersebut kita bisa mengemukakan pendapat kita kepada orang lain. Menyampaikan opini dan pendapat kita tentang sesuatu yang telah kita fikirkan. Maka dengan inilah kita dapat menunjukkan diri bahwa kita ada, dan bukan hanya sebagai benalu di dunia ini.
Namun, untuk mengungkapkan apa yang kita fikirkan saja tanpa ada dasar-dasar atau landasan-landasan yang kuat, yang dapat dipertanggung jawabkan, kita tidak bisa menyatakan pernyataan yang tanpa landasan yang kuat. Karena pendapat kita tersebut akan diragukan atau bahkan ditolak, karena belum teruji kebenarannya. Di dalam Al-Qur'an Surah Yunus: 36 mengatakan,
"Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran[1] . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan." (Q.S.Yunus: 36)

[1]Maksudnya adalah Sesuatu yang diperoleh dengan prasangkaan saja, sama sekali tidak bisa mengantikan sesuatu yang diperoleh dengan keyakinan.
Untuk menyatakan pendapat yang didasarkan oleh landasan-landasan yang kuat, dibutuhkan sumber-sumber pemikiran yang berhubungan dengan apa yang kita sampaikan tersebut, dan telah teruji kebenarannya. Sumber-sumber tersebut harus lah melalui penelitian dengan metode penelitian yang telah disepakati dalam penelitian, dan telah memenuhi syarat-syarat penelitian tersebut.
Kesimpulan
 Kita diberikan kemampuan berfikir oleh Pencipta kita, Allah SWT, untuk menunjukkan bahwa kita adalah makhluk yang berbeda dari makhluk lainnya. Kita bukan hewan yang tidak pernah memikirkan apa yang diperintahkan oleh pemilik/tuannya. Kita diberi kemampuan untuk mencerna informasi dari luar, dan memikirkan dengan kemampuan berfikir rasional untuk membedakan mana yang benar, mana yang salah.
Dengan kemampuan berfikir tersebut, kita dapat ngungkapkannya/menyatakannya kepada orang lain agar kita bisa dianggap ada dan memberikan kontribusi terhadap dunia ini. Namun, agar kita bisa dianggap, tentunya pendapat kita tersebut haruslah bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Untuk mempertanggung jawabkan kebenaran tersebut kita harus memiliki landasan-landasan yang kuat untuk mendukung kebenaran informasi atau pendapat yang kita kemukakan tersebut. Landasan-landasan tersebut pun harus teruji kebenarannya. Kebenaran tersebut diperoleh dari penelitian-penelitian yang terstruktur dengan metode penelitian yang telah disepakati dibidang penelitiannya.
Oleh karena itu, untuk menjadi ada, dan dianggap ada, kita harus berfikir dan menyatakan pemikiran kita tersebut dengan landasan-landasan yang kuat dan telah teruji kebenarannya.

Senin, 22 Agustus 2011

Kampung Arab Palembang


            Palembang memiliki berbagai etnis dan budaya yang ada di masyarakatnya. Ada etnis Tiong Hoa, etnis India, etnis Arab, dan lain-lain. Setiap etnis tersebut memiliki komunitasnya masing-masing. Baik itu berupa tempat tinggal, organisasi, maupun hanya sekedar perkumpulan. Tempat tinggal atau pemukiman yang ada di suatu masyarakat etnis tertentu, sebagian besarnya adalah masyarakat dari etnis tersebut. Misalnya, Sekumpulan masyarakat yang berasal dari Arab, bermukim di suatu tempat besar, dinamakan Kampung Arab. 
Sebagian besar penduduk di Kampung Arab adalah orang-orang yang berasal dari Arab. Diperkirakan sekitar 300 tahun yang lalu, orang-orang yang berasal dari Arab datang ke Palembang untuk berdagang dan menyebarkan Agama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah penduduk yang berasal dari Hadramaut, yang terletak di daerah pesisir Jazirah, Arab bagian Selatan (yang sekarang telah menjadi Yaman).Banyak di antara mereka yang akhirnya menetap dan menikah dengan orang asli Palembang, yang akhirnya kemudian bermukim di suatu tempat bersama kelompoknya.

Menurut Teori Segregasi Ekologis H. D. Evers, penduduk keturunan Arab tersebut bermukim di suatu tempat atau terkonsentrasi di suatu tempat tertentu dikarenakan persamaan latarbelakang mereka yang sama-sama berasal Arab. Kesamaan budaya dan kebiasaan yang sama juga menyebabkan penduduk yang berasal dari Arab lebih betah berada bersama dengan penduduk yang juga berasal dari daerah yang sama.
Kampung Arab yang berada di Palembang terletak di sepanjang Sungai Musi, baik di bagian Ilir, maupun yang di bagian Ulu, yang tepatnya berada di Lorong Asia dan kampung Sungai Bayas, Kelurahan Kotabatu, Kecamatan Ilir Timur 1; Lorong Sungai Lumpur di Kelurahan 9-10 Ulu, Kemudian di Lorong BBC di Kelurahan 12 Ulu, Lorong Almunawar di Kelurahan 13 Ulu, Lorong Al-Hadad, Lorong Al-Habsy dan Lorong Al-Kaaf di Kelurahan 14 Ulu, dan Kompleks Assegaf di Kelurahan 16 Ulu. Dalam masyarakat tersebut terdapat beragam paham yang berkembang. Diantaranya, Assegaf, Al-Habsy, Al-Kaaf, Hasny,Syahab (Shyhab), dan sebagainya. Secara Administratif, situs-situs yang berda di kawasan seberang ulu tersebut termasuk dalam wilayah Kecamatan Seberang Ulu II. Meski paham yang mereka anut tersebut berbeda-beda, sebagian besar dari mereka masih bersaudara.
Bentuk-bentuk rumah penduduk yang berada di Kampung Arab, tepatnya di Lorong Al-Munawar Kelurahan 13 Ulu, sama seperti bentuk rumah masyarakat Palembang pada umumnya. Hal tersebut dikarena, menurut mereka, mereka datang jauh-jauh ke Palembang hanya untuk menyebarkan Agama Islam. Yang mereka bawa hanyalah Kitab dan Nisan. Kitab artinya ajaran-ajaran Agama Islam yang harus di sebarkan, Nisan artinya tanda makam jika mereka meninggal di daerah rantauan. Sehingga, bentuk-bentuk rumah mereka cenderung mengikuti bentuk-bentuk rumah, seperti rumah panggung dan rumah Indies, yang sedang berkembang saat itu.
Rumah-rumah penduduk Kampung Arab tersebut mengelilingi sebuah lapangan terbuka, dan rumah orang-orang yang dipertuakan menghadap ke arah Sungai Musi. Selain itu, banyak rumah-rumah penduduk yang berada di sepanjang Sungai Musi, dan menghadap ke arah Sungai. Pembagian tersebut didasarkan oleh tingkat pengetahuan agama mereka. Rumah-rumah tersebut biasanya setiap rumahnya memiliki beberapa Kepala Keluarga. Hal terebut dikarenakan rumah-rumah mereka di tinggali secara turun-temurun dari keluarga mereka.

Budaya Masyarakat Kampung Arab
Meski mereka melakukan adaptasi terhadap lingkungan sekitar mereka, Masyarakat Kampung Arab memiliki kebudayaan mereka tentang Pernikahan. Menurut kebudayaan mereka, seorang perempuan keturunan Arab tidak boleh menikah dengan laki-laki Pribumi (masyarakat dari daerah sekitar). Namun, laki-laki keturunan Arab boleh menikah dengan perempuan Pribumi. Perempuan keturunan Arab yang menikah dengan laki-laki Pribumi akan dianggap aib oleh masyarakat Kampung Arab. Karena menurut mereka, Laki-laki-lah yang masih memiliki darah keturunan dari Rasulullah, sedangkan perempuan tidak. Oleh sebab itu jika perempuan keturunan Arab menikah dengan laki-laki Pribumi, maka garis dari Rasulullah tersebut akan terputus hanya pada perempuan tersebut, karena laki-laki Pribumi tidak memiliki darah keturunan dari Rasulullah.

Selasa, 09 Agustus 2011

Resensi Buku Outliers (2008) oleh Malcom Gladwell : The Story of Success


Spesifikasi Buku
Judul : Outliers: The Story of Succes
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Pengarang : Malcom Gladwell
Jumlah Halaman : 352 halaman
Ukuran : 135 x 200 mm
Tahun Terbit : Maret 2009
Genre : Pengembangan Diri
Bahasa : Indonesia
ISBN : 978-979-22xxx
Pratinjau : di Google Book (klik di sini)









Resensi Buku

      Mungkin menurut kebanyakan orang, kesuksesan seseorang itu bisa terjadi hanya dengan kerja keras dan kemauan yang kuat, disertai dengan keahlian saja. Namun taukah anda bahwa faktor penentu kesuksesan seseorang itu bukan hanya dari hal-hal tersebut. Masih banyak faktor-faktor lain yang bahkan tidak diperhatikan oleh kebanyakan orang.
      Faktor-faktor itu itu bisa berupa, kesempatan-kesempatan yang didapatkannya yang belum tentu didapatkan oleh orang lain. Kemudian kerja keras yang melebihi 10.000 jam. Hal-hal tersebut dibahas oleh Malcom Gladwell dalam bukunya Outliers.
      Malqom Gladwell telah menulis banyak buku yang sangat mencengangkan para pembaca buku dan mengubah paradigma pembaca mengenai kesuksesan. Diantaranya adalah buku, The Tipping Point, Blink, The Dog, dan Outliers, yang menjadi buku yang dapat membuka mata kita tentang hal-hal yang bahkan belum pernah kita lihat.
      Salah satu buku dari keempat buku tersebut yang akan saya bahas adalah Outliers. Mengutip dari blog pribadinya secara langsung, dia mengatakan bahwa “Outlier” is a scientific term to describe things or phenomena that lie outside normal experience. Arti mudahnya seperti ini,Outliers adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu atau sebuah fenomena yang terjadi diluar kebiasaan yang normal. Jika kita kaitkan dalam ilmu sosiologi manusia, maka manusia bisa dikatakan seorangOutliers ketika ia menjadi seorang individu yang berbeda/unik dibanding individu lainnya. Jadi orang gila maupun orang sukses dapat dikatakan seorang Outliers karena mereka berbeda dari orang kebanyakan. Tapi untuk kali ini, mari kita bahas tentang Outliers yang dikaitkan dengan orang sukses saja.
      Didalam bukunya, Malcolm mencoba mengangkat berbagai realita yang telah terjadi dalam kehidupan manusia, di suatu waktu dan tempat tertentu, untuk menjelaskan bagaimana pandangannya tentang konsep Outliers yang ia fahami. Ia mencoba mengaitkan variabel-variabel tidak terikat (uncontrolled variable) yang mempengaruhi kesuksesan seseorang, yang sayangnya tidak pernah diangkat oleh penulis buku pengembangan diri kebanyakan. Kalau biasanya penulis buku pengembangan diri selalu menonjolkan faktor kecerdasan, kerja keras, serta ambisi sebagai pengantar kisah-kisah orang sukses, maka Malcolm mencoba mengaitkan beberapa variabel tidak terikat kehidupan manusia seperti tanggal lahir, domisi tempat, bahkan ras yang mempengaruhi kesuksesan seseorang.


     Jadi menurut dia, kesuksesan ternyata bisa dipengaruhi oleh tanggal lahir, domisi hidup, dan bahkan ras manusia. Kisah sejati tentang sukses benar-benar berbeda dari apa yang biasa kita baca, dan bahkan jika kita ingin memahami bagaimana perjuangan orang-orang, kita harusnya meluangkan waktu luang lebih banyak untuk mengamati apa yang ada disekeliling mereka ketimbang yang terlihat dipermukaan. Maka adalah salah, jika kita bergerak menuju kesuksesan diri kita tanpa mencoba memahami hal-hal yang ada disekitar kita. Bisa jadi, hal-hal disekitar diri kita inilah yang nanti akan mengantarkan kita ke pintu kesuksesan lebih cepat.
      Singkatnya, Gladwell yakin bahwa keberhasilan The Beatles adalah karena fakta bahwa pada tahun-tahun awal mereka di Hamburg, Jerman, mereka harus bermain set sangat panjang di klub, dalam berbagai macam gaya, yang keduanya membantu mereka untuk mendapatkan waktu 10.000 jam berlatih mereka dan memaksa mereka untuk menjadi kreatif dan unggul dalam bereksperimen. Kemudian Gladwell mencatat korelasi yang aneh antara seorang pilot yang baik dengan budaya asal mereka. Dia mengeksplorasi mengapa kota kecil di Pennsylvania Timur tidak perna terjadi kasus penyakit serangan jantung. Dia menilai bahwa kemampuan masyarakat Cina dalam berhitung yang sangat luar biasa berasal dari warisan budaya hari panjang bekerja di sawah; Gladwell membandingkan orang Cina melalui pepatah 'tidak ada seorangpun yang bisa bangun  sebelum, fajar 360 hari setahun gagal untuk membuat keluarganya kaya' dengan orang Amerika yang meninggalkan lahan pertanian mereka di musim dingin, yang menyebabkan satu tahun sekolah dengan liburan musim panas - sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang berpendidikan baik dapat dikalahkan oleh anak-anak yang berpendidikan kurang yang memberikan mereka materi yang berat setelah liburan musim panas yang panjang. Dia menyatakan kesuksesan Bill Gates dikarenakan kesempatan dia untuk menggunakan komputer pertama kali disaat orang-orang masih sangat susah untuk bisa menggunakannya.
      Masih banyak lagi hal-hal yang tidak pernah kita ketahui dari kesuksesan seseorang dapat dijelaskan dengan fakta-fakta dan sejarah kebudayaan maupun individu di dalam buku Outliers ini yang membuat kita tidak bisa berhenti membaca buku ini. Jadi, jika anda orang yang mengejar kesuksesan, atau orang yang memiliki rasa penasaran mengapa banyak orang-orang bisa sukses dan orang lain tidak, saya sarankan untuk membaca buku ini. Karena buku ini mampu membuat kita membuka paradigma baru dari kesuksesan masa depan.

Gladwell: “Our romantic notion of the genius must be wrong. A scientific genius is not a person who does what no one else can do; he or she is someone who does what it takes many others to do. The genius is not a unique source of insight; he is merely an efficient source of insight.”
Gladwell: "Gagasan kita tentang Jenius pastilah salah. Seorang Jenius Ilmiah bukanlah orang yang bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain; namun, dia adalah seseorang yang bisa melakukan apa yang dibutuhkan oleh orang lain untuk dilakukan. Seorang Jenius bukanlah sumber wawasan yang unik; tapi dia hanyalah sumber wawasan yang efisien."



Daftar Pustaka :

Minggu, 07 Agustus 2011

Mahasiswa Tidak Lagi Kuliah Karena Pendidikan

      Waktu itu saya pernah di tanya oleh adik tingkat saya yang baru saja masuk di Universitas saya. Dia bertanya, "Kak, prospek kerja jurusan kita apa ya?". Saya dengan gampang menjawab "saya tidak tahu". Jujur saja, saya kuliah bukan karena ingin mencari kerja, atau sengaja mengambil jurusan saya saat ini sebagai batu loncatan saya dalam mencari kerja. Saya kuliah karena saya ingin kuliah. Hanya ingin mencari pengalaman.
      Banyak orang beranggapan bahwa kuliah itu semacam alat untuk mempermudah mereka dalam mencari pekerjaan, agar mereka bisa mengalahkan mereka yang tidak kuliah. Hal semacam itu memang tidak dapat disalahkan. Karena memang banyak perusahaan saat ini menggunakan standar pendidikan, yang bahkan minimal S1. Tentu saja orang berbondong-bondong untuk kuliah karena mengejar pekerjaan, karena takut tidak bisa bersaing dengan mereka yang telah berpendidikan lebih tinggi.
      Pada akhirnya pendidikan hanya sebagai alat untuk mempermudah mereka saja, tanpa memahami makna dan manfaat sebenarnya dari pendidikan tersebut. Padahal pada zaman dahulu, saat pendidikan sangat susah untuk diperoleh, pendidikan merupakan sarana untuk mendapatkan ilmu. Orang-orang berusaha untuk mendapatkan pendidikan agar tidak tertinggal, dari mereka yang telah mendahului mereka dalam mendapatkan pendidikan.
    
Contohnya saja, para nenek moyang kita, pada saat zaman penjajahan Belanda, berjuang dengan susah payah untuk bisa bersekolah di sekolah-sekolah para kolonial Belanda. Mereka tidak dituntut untuk mendapatkan pendidikan agar dapat bekerja. Tapi sebagian besar dari mereka mencari pendidikan untuk sekedar memuaskan rasa ingin tahu. Memang pada saat itu belum ada standar minimum pendidikan untuk melamar pekerjaan. Namun tetap saja, mereka kan belajar atas kemauan mereka sendiri, tanpa ada tuntutan apapun.
      Saya secara pribadi pun menempuh pendidikan saya sampai saat ini hanya karena "rasa ingin tahu" saya yang begitu besar. Saya hanya belajar karena saya ingin tahu. Apapun itu. Saya bahkan tidak pernah memikirkan kemana saya nanti akan bekerja (mohon jangan ditiru). Saya hanya memikirkan sejauh mana pendidikan tersebut dapat memuaskan rasa ingin tahu saya.
      Kalau ditanya mengapa saya mengambil jurusan saya saat ini (yaitu Sosiologi), jawabnya "Saya Tidak Tahu". Saya hanya sekedar ingin mencari pengalaman, mendapatkan pendidikan, mendapatkan teman, membentuk kepribadian, hidup mandiri, dan lain-lain, yang meurut saya itu lebih penting dari pada merisaukan kemana, atau seperti apa, pekerjaan yang akan kita dapat dari kuliah tersebut.
      Saya yakin, meskipun saya tidak melakukan penelitian secara langsung, 80% mahasiswa saat ini, atau bahkan di Kampus saya, lebih merisaukan ke mana pendidikan mereka itu dapat membantu mereka dalam mendapatkan pekerjaan, daripada merisaukan mampukah saya memiliki pengetahuan lebih banyak lagi.
      Orang yang berada di pihak yang menempuh pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan akan membela diri seperti ini, "Kita kan butuh pendidikan minimal S1 untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, agar bisa mendapat penghasilan tetap, dan tentunya akan hidup bahagia dengan kecukupan tersebut, tentu saja pendidikan itu untuk mendapat pekerjaan, jangan munafik-lah". Saya mengakui bahwa pindidikan memang alat untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Namun bukan berarti itulah inti dari manfaat pendidikan. Masih sangat banyak manfaat yang bisa kita ambil dari pendidikan tersebut, jurusan apapun yang anda ambil.
      Pendidikan itu gunanya untuk memberi kita pengetahuan dari apa yang belum kita ketahui, yang menurut saya itu lebih penting dari pada merisaukan nilai yang diperoleh. Saya tidak memaksa anda yang membaca ini untuk mengubah pikiran anda tentang pendidikan. Tapi saya hanya mengingatkan, bahwa 
Pendidikan itu lebih dari sekedar alat untuk mendapatkan uang, namun lebih dari itu, pendidikan bisa membuka pikiran kita dari ketidak tahuan kita mengenai apapun yang terjadi di dunia ini, agar kita tidak menjadi orang yang buta di tengah keluasan dan ketidak terbatasan pengetahuan di dunia ini.
      Kalau masalah pekerjaan, itu tergantung dari anda bisa atau tidaknya menggunakan dan memanfaatkan pengetahuan yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.